Saham Rekomendasi Hari Ini saat IHSG Dibayangi Sentimen Negatif

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 21 Januari 2026 | 07:53 WIB
Saham Rekomendasi Hari Ini saat IHSG Dibayangi Sentimen Negatif
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IHSG berakhir stagnan, namun investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp6,5 miliar pada saham komoditas dan *big caps*.
  • Analis memprediksi IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan Rabu (21/1/2026) dengan rentang prediksi pergerakan teknikal tertentu.
  • Bursa Wall Street dan Asia melemah signifikan akibat ancaman tarif impor baru oleh Presiden Trump terkait isu kedaulatan Greenland.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sebelumnya dengan penguatan tipis sebesar 0,01%.

Meski bergerak stagnan, investor asing tercatat masih melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp6,5 miliar, dengan fokus akumulasi pada saham-saham big caps dan komoditas seperti BBRI, PTRO, BRMS, ANTM, dan ADRO.

Namun, untuk perdagangan Rabu (21/1/2026), Fanny Suherman selaku Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas memperkirakan IHSG berisiko mengalami tekanan koreksi.

Secara teknikal, pergerakan indeks hari ini diproyeksikan berada pada rentang:

Level Support: 9.025 - 9.075
Level Resistance: 9.180 - 9.220

Rekomendasi Saham Hari Ini

Sejumlah sekuritas telah merilis daftar saham pilihan guna menghadapi volatilitas pasar:

BNI Sekuritas: Merekomendasikan saham MINA, BRMS, ARCI, SMDR, KIJA, dan EMTK.

Mandiri Sekuritas (via Growin): Menyarankan BRMS untuk strategi swing trade, sementara MDKA, ARCI, dan DEWA dijagokan untuk aktivitas daytrade.

Baca Juga: Emiten ZATA Harganya Meroket, Ini Dia Sosok Saudagar Pemegang Sahamnya

Wall Street Terpuruk Akibat Manuver Trump

Pasar saham Amerika Serikat ditutup rontok pada Selasa malam menyusul pernyataan provokatif Presiden Donald Trump.

Tensi geopolitik memanas setelah Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor baru terhadap delapan negara anggota NATO sebagai alat tawar untuk mengakuisisi Greenland.

Efek domino dari pernyataan tersebut menyebabkan indeks Dow Jones anjlok 1,76%, S&P 500 merosot 2,06%, dan Nasdaq jatuh paling dalam sebesar 2,39%.

Trump berencana menerapkan tarif awal 10% pada Februari 2026 dan naik menjadi 25% pada Juni mendatang.

Ia bahkan mengancam tarif hingga 200% pada produk Prancis karena Presiden Emmanuel Macron enggan mendukung inisiatif Board of Peace. Ketegangan ini memicu kekhawatiran pelaku pasar akan terjadinya perang dagang yang lebih luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI