Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Stok Minyak AS Diprediksi Naik, Harga Brent dan WTI Terkoreksi

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Rabu, 21 Januari 2026 | 11:23 WIB
Stok Minyak AS Diprediksi Naik, Harga Brent dan WTI Terkoreksi
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
  • Harga minyak mentah Brent dan WTI turun pada Rabu 21 Januari dipicu proyeksi kenaikan stok minyak mentah Amerika Serikat.
  • Sentimen negatif stok minyak AS melampaui dampak penghentian produksi Kazakhstan dan ancaman tarif geopolitik AS.
  • Ancaman tarif AS terkait Greenland dan ketegangan AS-Iran berpotensi memperparah tekanan pasar minyak mentah global.

Suara.com - Harga minyak mengalami penurunan pada perdagangan Rabu 21 Januari akibat proyeksi kenaikan stok minyak mentah Amerika Serikat.

Sentimen negatif ini melampaui dampak dari penghentian sementara produksi di dua lapangan minyak besar di Kazakhstan, serta tekanan geopolitik yang dipicu oleh ancaman tarif AS terkait upaya pengendalian wilayah Greenland.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent berjangka turun 79 sen, atau 1,22 persen, menjadi 64,13 dolar AS per barel pada pukul 02.01 GMT atau 09.01 WIB. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 64 sen, atau 1,06 persen, menjadi 59,72 dolar AS per barel.

Pada sesi sebelumnya, kedua harga minyak tersebut ditutup menguat hampir 1 dolar AS per barel atau naik 1,5 persen.

Kenaikan ini dipicu oleh penghentian produksi di ladang minyak Tengiz dan Korolev milik Kazakhstan (anggota OPEC+) sejak Minggu akibat gangguan distribusi listrik. Selain itu, data ekonomi China yang kuat turut memberikan sentimen positif bagi pasar.

Berdasarkan keterangan tiga sumber industri kepada Reuters, penghentian produksi di kedua ladang minyak tersebut diperkirakan akan berlangsung selama tujuh hingga sepuluh hari ke depan.

Analis pasar IG, Tony Sycamore, menyatakan pada hari Rabu meskipun penghentian produksi di Tengiz, salah satu ladang minyak terbesar di dunia, dan Korolev bersifat sementara, tekanan harga tetap ada.

Hal ini disebabkan oleh proyeksi kenaikan stok minyak mentah AS serta ketegangan geopolitik yang terus berlanjut.

Ilustrasi Greenland dan Presiden Donald Trump
Ilustrasi Greenland dan Presiden Donald Trump

Tekanan pasar semakin diperparah oleh ancaman tarif baru Presiden AS Donald Trump terhadap negara-negara Eropa jika kesepakatan pengalihan kontrol atas Greenland tidak tercapai.

Tarif tersebut berisiko memperlambat pertumbuhan ekonomi global. Pada hari Selasa, Trump menegaskan bahwa targetnya untuk menguasai Greenland adalah harga mati dan "tidak ada jalan mundur."

Berdasarkan jajak pendapat awal Reuters pada Selasa, stok minyak mentah dan bensin Amerika Serikat diperkirakan meningkat pekan lalu, sementara persediaan produk distilat diprediksi menurun.

Enam analis yang disurvei memperkirakan stok minyak mentah naik rata-rata sekitar 1,7 juta barel untuk pekan yang berakhir pada 16 Januari.

Laporan mingguan dari American Petroleum Institute (API) dijadwalkan rilis pada Rabu, diikuti data resmi dari Energy Information Administration (EIA) pada Kamis.

Kedua laporan ini mundur satu hari dari jadwal biasanya karena libur federal AS pada Senin lalu.

Meskipun pertumbuhan stok tersebut memberikan sentimen negatif bagi harga minyak, Gregory Brew, analis senior dari Eurasia Group, menilai potensi kembalinya ketegangan antara AS dan Iran dapat mengerek harga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Berulah! AS Blokade Tanker Venezuela, Harga Minyak Mentah Meroket Tajam

Trump Berulah! AS Blokade Tanker Venezuela, Harga Minyak Mentah Meroket Tajam

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 12:15 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Jadi USD 62,63 di November, BBM Gimana?

Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Jadi USD 62,63 di November, BBM Gimana?

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 15:55 WIB

Imbas Blokade Tanker Venezuela oleh AS, Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak

Imbas Blokade Tanker Venezuela oleh AS, Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 10:47 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, di Tengah Menguatnya Perdamaian Rusia-Ukraina

Harga Minyak Dunia Turun, di Tengah Menguatnya Perdamaian Rusia-Ukraina

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 11:09 WIB

Harga Minyak Menguat Lagi: AS Bersiap Tambah Pencegatan Kapal Tanker Venezuela

Harga Minyak Menguat Lagi: AS Bersiap Tambah Pencegatan Kapal Tanker Venezuela

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 12:09 WIB

Harga Minyak Melonjak: AS Sita Kapal Tanker di Lepas Pantai Venezuela

Harga Minyak Melonjak: AS Sita Kapal Tanker di Lepas Pantai Venezuela

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 11:15 WIB

Terkini

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB