ADHI Selesaikan Jembatan Darurat di Bireun Aceh, Aktivitas Ekonomi Kembali Jalan

Achmad Fauzi Suara.Com
Kamis, 22 Januari 2026 | 09:35 WIB
ADHI Selesaikan Jembatan Darurat di Bireun Aceh, Aktivitas Ekonomi Kembali Jalan
Pembangunan Jembatan darurat di Kabupaten Bireun, Aceh. [Dok ADHI]
Baca 10 detik
  • PT Adhi Karya menyelesaikan jembatan darurat 60 meter di Bireun, Aceh, dalam 18 hari, memulihkan ekonomi pasca banjir bandang.
  • Jembatan darurat berkapasitas 30 ton tersebut membuka kembali akses pasar dan menormalkan distribusi kebutuhan pokok wilayah sekitar.
  • ADHI juga memobilisasi alat berat di beberapa titik kritis Aceh sebagai bagian dari tanggung jawab pemulihan penugasan negara.

Suara.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) telah menyelesaikan pembangunan jembatan darurat di Kabupaten Bireun, Aceh. Hal ini untuk membangkitkan kembali ekonomi warga Bireuen dan sekitarnya, setelah Jembatan Bailey Krueng Tingkeum terputus akibat banjir bandang.

Bersama kontraktor lokal PT Krueng Meuh, ADHI menyelesaikan pembangunan jembatan darurat sepanjang lebih dari 60 meter dalam waktu 18 hari, didukung 33 personel Zeni Kodam Iskandar Muda yang bekerja intensif.

Jembatan dengan kapasitas 30 ton ini telah melayani kendaraan roda dua hingga truk logistik. Sehingga, akses pasar lintas wilayah kembali terbuka, distribusi kebutuhan pokok yang sempat melambat berangsur normal, dan layanan publik dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.

Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago mengatakan, percepatan pemulihan dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab perseroan dalam menjalankan penugasan negara.

Pembangunan Jembatan darurat di Kabupaten Bireun, Aceh. [Dok ADHI]
Pembangunan Jembatan darurat di Kabupaten Bireun, Aceh. [Dok ADHI]

"Kami menegaskan akses infrastruktur adalah fondasi pemulihan, karena ketika jalan dan jembatan kembali berfungsi, distribusi bantuan, aktivitas ekonomi, dan layanan publik dapat bergerak bersamaan," ujarnya seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (22/1/2026).

Selain pembangunan jembatan, ADHI mobilisasi alat berat ke sejumlah titik kritis di Aceh sejak akhir November 2025. Ekskavator dan dump truck dimobilisasi ke Aceh Tamiang, ruas Blangkejeren-Kutacane, Bireuen-Takengon, hingga Pidie untuk membuka akses, membersihkan material longsor, dan menyiapkan lahan infrastruktur darurat.

Kementerian PU mengerahkan sekitar 1.400 personel dan 1.854 unit alat berat untuk mendukung pemulihan konektivitas pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di Aceh, ADHI menjadi salah satu BUMN Karya yang berkontribusi melalui pembangunan jembatan dan mobilisasi alat berat di titik-titik prioritas.

Baca Juga: Kementerian PU Ingatkan Truk ODOL: Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI