Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Penjelasan Purbaya Kenapa Rupiah Anjlok Tapi IHSG Naik, Bisa Picu Krisis Ekonomi?

Dicky Prastya

Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:55 WIB
Penjelasan Purbaya Kenapa Rupiah Anjlok Tapi IHSG Naik, Bisa Picu Krisis Ekonomi?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat melantik empat pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah Jakarta Utara pada Kamis (22/1/2026). [Dok. Kemenkeu]
  • Menteri Keuangan Purbaya menyatakan pelemahan Rupiah tidak memicu krisis sebab fundamental ekonomi Indonesia dinilai sangat baik.
  • Pemerintah sedang menyinkronkan kebijakan fiskal dan moneter untuk menarik investor asing demi menguatkan nilai tukar Rupiah.
  • Kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi sinyal positif yang menarik minat investor global terhadap perekonomian Indonesia.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pandangannya soal kenapa Rupiah melemah tapi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru malah naik.

Menkeu Purbaya menegaskan kalau Rupiah melemah tidak akan menjadi pemicu krisis ekonomi. Ia beralasan kalau Pemerintah terus berupaya untuk memperbaiki fundamental ekonomi.

"Jadi Anda enggak usah khawatir bahwa Rupiah itu akan men-trigger krisis ekonomi. Jauh dari itu, karena fundamental ekonominya masih amat baik," katanya di Aula Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Saat ini, lanjut Purbaya, dirinya sedang menyinkronkan kebijakan antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai otoritas fiskal dan Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter.

Dari sana dia yakin kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih cepat karena investor dalam maupun luar negeri bakal menanamkan modalnya di Indonesia, yang berujung pada penguatan kurs Rupiah.

"Investor akan merealisasikan rencana investasinya, yang asing juga akan masuk. Rupiah akan terus menguat," lanjut dia.

Bendahara Negara menyimpulkan ini dari kenaikan IHSG yang terjadi beberapa waktu belakangan. Ia membantah kalau pasar saham tidak berhubungan dengan kondisi ekonomi masyarakat.

"Anda lihat, pasar modal kan menguat kencang. Apa perlunya buat kita? Karena banyak orang bilang, enggak ada hubungannya dengan kantong gua katanya," tutur dia.

Purbaya bertutur kalau IHSG semacam bendera untuk investor di seluruh dunia. Kenaikan IHSG menandakan adanya perubahan positif untuk perekonomian.

Jika tidak ada kenaikan di pasar modal, Purbaya menyebut investor tidak akan datang ke IHSG. Sebaliknya, IHSG naik menandakan kalau investor melihat pertumbuhan ekonomi RI membaik.

"Jadi Anda jangan menganggap enggak penting pergerakan di pasar modal karena itu bendera ke banyak investor. Jadi FID (foreign direct investment atau investasi asing) kayaknya akan mulai banyak masuk ke sini," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IMF Ramal Ekonomi RI Hanya 5,1 Persen, BI Siapkan Strategi Ini

IMF Ramal Ekonomi RI Hanya 5,1 Persen, BI Siapkan Strategi Ini

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:42 WIB

Purbaya Kukuh Bela Keponakan Prabowo Masuk BI, Klaim Rupiah Melemah Sejak Lama

Purbaya Kukuh Bela Keponakan Prabowo Masuk BI, Klaim Rupiah Melemah Sejak Lama

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:19 WIB

Rupiah Masih Perkasa di Jumat Pagi ke Level Rp 16.844/USD

Rupiah Masih Perkasa di Jumat Pagi ke Level Rp 16.844/USD

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 09:39 WIB

IHSG Dibuka Menguat Tapi Langsung Merosot ke Level 8.974 di Jumat Pagi

IHSG Dibuka Menguat Tapi Langsung Merosot ke Level 8.974 di Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 09:14 WIB

Momen Prabowo Paparkan Prabowonomics di World Economic Forum 2026

Momen Prabowo Paparkan Prabowonomics di World Economic Forum 2026

Foto | Jum'at, 23 Januari 2026 | 08:00 WIB

IHSG 2 Hari Berturut Merosot Hingga ke Level 8.900, Ada Apa?

IHSG 2 Hari Berturut Merosot Hingga ke Level 8.900, Ada Apa?

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Rupiah Melemah Hampir Sentuh Rp18.000 per Dolar, Bagaimana Nasib Harga Pertalite?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:00 WIB