- Pengemudi ojek online menerima Bonus Hari Raya (BHR) kedua kalinya jelang Lebaran 2026 atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
- Sujianto, pengemudi ojol, menerima Rp 200.000 BHR yang akan digunakan untuk membeli kebutuhan anaknya.
- BHR 2026 sebesar 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih, diberikan kepada 850 ribu mitra paling lambat H-7 Lebaran.
Suara.com - Para pengemudi ojek online mengaku bersyukur telah menerima Bonus Hari Raya (BHR) jelang Lebaran 2026. Tahun ini merupakan kali kedua para pengemudi transportasi online menikmati BHR, salah kebijakan yang dirumuskan oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu pengemudi ojol yang menikmati BHR tahun ini adalah Sujianto. Lelaki berusia 38 tahun yang sudah menjadi pengemudi ojol sejak 2015. Ia mengaku sangat bersyukur karena mendapat BHR dari aplikator tahun ini. Uang tersebut akan dipakai membeli susu untuk anaknya.
"Alhamdulillah lumayan dapat (BHR) Rp 200.000. Baru sekarang dapat BHR, sebelumnya tidak pernah dapat. Bisa buat beli susu untuk anak," kata Sujianto saat ditemui di Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Ia berharap kebijakan BHR dapat terus berlanjut demi kesejahteraan para mitra pengemudi. Sujianto berterima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang memberi perhatian khusus kepada para mitra pengemudi ojol.
Sudah dua tahun berturut-turut pemerintah menetapkan kebijakan BHR untuk para mitra pengemudi.
![Para pengemudi ojek online mengaku bahagia menerima Bonus Hari Raya atau BHR jelang Idul Fitri 2026. [Dok Bakom]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/10/59979-ojek-online.jpg)
"Terima kasih untuk Bapak Presiden Prabowo sudah menetapkan kebijakan BHR untuk ojol. Terima kasih banyak," ucapnya.
Indra Pradana, pengemudi ojol lainnya, juga merasa terbantu oleh kebijakan BHR.
"BHR sangat membantu mitra pengemudi. Alhamdulillah saya senang, bisa buat keperluan anak," ujarnya.
Sementara Wuru Apriyanto, pengemudi ojol lain berusia 40 tahun, mengaku akan menggunakan dana BHR untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan menjelang Lebaran.
"Tahun ini senang banget dapat BHR, tahun lalu enggak dapat. Lumayan, Rp 200 ribu. Bisa untuk keperluan Lebaran seperti baju koko, sarung, dan lain-lain. Semoga kebijakan BHR dipertahankan terus," ujarnya.
Baca Juga: Berapa THR untuk Ojol 2026? Catat Besaran BHR dan Tanggal Pencairan
Sebagai informasi, pemerintah telah memastikan BHR untuk pengemudi ojol dan kurir pada Lebaran 2026. Besarannya 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih mitra pengemudi selama 12 bulan terakhir. Dibayar paling lambat H-7 Lebaran. Total penerimanya mencapai 850 ribu mitra pengemudi.
Total BHR dari aplikator naik signifikan, dari Rp 110 miliar pada 2025 menjadi Rp 220 miliar di tahun ini. Pemerintah pun meminta perusahaan aplikasi transparan dalam perhitungan besaran BHR untuk mitra pengemudi.