Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Target Saham DEWA: Analis Beri Rekomendasi, Tapi Catatan BEI Respon Sebaliknya

M Nurhadi

Senin, 26 Januari 2026 | 07:31 WIB
Target Saham DEWA: Analis Beri Rekomendasi, Tapi Catatan BEI Respon Sebaliknya
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) [Suara.com]
baca 10 detik
  • Saham DEWA diprediksi menguat setelah perpanjangan kontrak strategis senilai Rp10,5 triliun dengan Arutmin Indonesia.
  • Perusahaan juga didukung sentimen positif dari program pembelian kembali saham (buyback) yang terealisasi Rp590 miliar.
  • Meskipun ada katalis positif, BEI masih menyematkan Notasi L pada saham DEWA karena keterlambatan laporan keuangan Q3/2025.

Suara.com - Saham emiten jasa pertambangan Grup Bakrie, PT Darma Henwa Tbk (DEWA), tengah menjadi primadona di pasar modal. Meski masih ada tekanan melemah, harganya diprediksi akan terus menguat menuju level psikologis Rp900 per lembar saham.

Optimisme ini muncul setelah perusahaan mengumumkan perpanjangan kontrak strategis senilai triliunan rupiah serta kelanjutan aksi korporasi berupa pembelian kembali (buyback) saham.

Pada penutupan perdagangan pekan lalu, saham DEWA sempat menyentuh level tertinggi di Rp805 sebelum akhirnya terkoreksi tipis dan bertahan di posisi Rp770 per lembar. 

Namun demikian, sentimen positif masih mendominasi pergerakan emiten ini.

Katalis utama penguatan DEWA adalah penandatanganan perpanjangan kontrak dengan PT Arutmin Indonesia pada 19 Januari 2026. Kontrak ini mencakup dua lokasi tambang utama di Kalimantan Selatan, yaitu Proyek Kintap dan Asam Asam.

Berikut adalah rincian poin penting dalam kontrak baru tersebut:

  • Estimasi Nilai Proyek: Mencapai Rp10,5 triliun.
  • Durasi Kontrak: Bersifat Life of Mine atau berlaku selama umur tambang tersebut masih ada.
  • Target Produksi: Estimasi volume pemindahan tanah (overburden) sebesar 252 juta bcm dan produksi batu bara sebanyak 50 juta ton.

Direktur & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan bukti kepercayaan tinggi Arutmin terhadap kapabilitas DEWA sebagai mitra jangka panjang.

Langkah ini juga memberikan kepastian operasional dan dipastikan akan memperkuat fundamental keuangan perusahaan secara signifikan.

Selain kontrak tambang, harga saham DEWA juga ditopang oleh program buyback yang dijadwalkan berlangsung hingga 19 Februari 2026. Hingga update terbaru pada 23 Januari 2026, realisasi dana yang telah digunakan perusahaan adalah sebagai berikut:

baca juga
  1. Alokasi Dana: Manajemen mengalokasikan total dana hingga Rp950 miliar.
  2. Realisasi Saat Ini: Dana yang sudah terpakai mencapai sekitar Rp590 miliar (akumulasi dari periode Desember hingga Januari).
  3. Sisa Dana: Masih terdapat sisa anggaran sekitar Rp360 miliar yang berpotensi terus menyerap saham di pasar dalam satu bulan ke depan.

Sebelumnya, DEWA telah berhasil melakukan buyback sebanyak 867 juta lembar saham dengan harga rata-rata Rp554 per saham. Sisa dana yang cukup besar ini menjadi jaring pengaman (buffer) bagi harga saham DEWA di pasar sekunder.

Target Harga Hingga Rp1.500?

Sejumlah sekuritas memberikan pandangan yang sangat optimistis terhadap prospek saham DEWA. Berdasarkan data TradingView, sebanyak 11 analis menyematkan rating BUY (Beli) untuk emiten ini.

Target Jangka Pendek: Diprediksi menuju Rp820 hingga Rp900 jika tekanan beli terus konsisten.

BCA Sekuritas: Mematok target harga lebih agresif di level Rp1.100.

UOB Kay Hian Sekuritas: Memberikan proyeksi paling tinggi hingga mencapai Rp1.500.

Meskipun banjir katalis positif, investor tetap perlu memperhatikan aspek administratif perusahaan. Saat ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menyematkan Notasi L pada saham DEWA.

Notasi ini diberikan akibat adanya keterlambatan dalam penyampaian laporan keuangan kuartal III/2025. Kedisiplinan dalam pelaporan keuangan menjadi faktor penting bagi kepercayaan investor jangka panjang.


DISCLAIMER: Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga yang tinggi. Angka proyeksi dan target harga dari analis bukan merupakan jaminan keuntungan pasti di masa depan. Selalu lakukan analisis fundamental dan teknikal secara mandiri sebelum mengambil keputusan transaksi. Artikel ini disusun sebagai referensi berita dan bukan instruksi investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diproyeksi Rebound Hari Ini: DEWA Masuk Saham Rekomendasi, Cek Selengkapnya

IHSG Diproyeksi Rebound Hari Ini: DEWA Masuk Saham Rekomendasi, Cek Selengkapnya

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 06:50 WIB

5 Rekomendasi Tablet Layar AMOLED untuk Game dengan Spek Dewa

5 Rekomendasi Tablet Layar AMOLED untuk Game dengan Spek Dewa

Tekno | Minggu, 25 Januari 2026 | 16:17 WIB

Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya

Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 12:47 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×