Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Target Saham DEWA: Analis Beri Rekomendasi, Tapi Catatan BEI Respon Sebaliknya

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 26 Januari 2026 | 07:31 WIB
Target Saham DEWA: Analis Beri Rekomendasi, Tapi Catatan BEI Respon Sebaliknya
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) [Suara.com]
  • Saham DEWA diprediksi menguat setelah perpanjangan kontrak strategis senilai Rp10,5 triliun dengan Arutmin Indonesia.
  • Perusahaan juga didukung sentimen positif dari program pembelian kembali saham (buyback) yang terealisasi Rp590 miliar.
  • Meskipun ada katalis positif, BEI masih menyematkan Notasi L pada saham DEWA karena keterlambatan laporan keuangan Q3/2025.

Suara.com - Saham emiten jasa pertambangan Grup Bakrie, PT Darma Henwa Tbk (DEWA), tengah menjadi primadona di pasar modal. Meski masih ada tekanan melemah, harganya diprediksi akan terus menguat menuju level psikologis Rp900 per lembar saham.

Optimisme ini muncul setelah perusahaan mengumumkan perpanjangan kontrak strategis senilai triliunan rupiah serta kelanjutan aksi korporasi berupa pembelian kembali (buyback) saham.

Pada penutupan perdagangan pekan lalu, saham DEWA sempat menyentuh level tertinggi di Rp805 sebelum akhirnya terkoreksi tipis dan bertahan di posisi Rp770 per lembar. 

Namun demikian, sentimen positif masih mendominasi pergerakan emiten ini.

Katalis utama penguatan DEWA adalah penandatanganan perpanjangan kontrak dengan PT Arutmin Indonesia pada 19 Januari 2026. Kontrak ini mencakup dua lokasi tambang utama di Kalimantan Selatan, yaitu Proyek Kintap dan Asam Asam.

Berikut adalah rincian poin penting dalam kontrak baru tersebut:

  • Estimasi Nilai Proyek: Mencapai Rp10,5 triliun.
  • Durasi Kontrak: Bersifat Life of Mine atau berlaku selama umur tambang tersebut masih ada.
  • Target Produksi: Estimasi volume pemindahan tanah (overburden) sebesar 252 juta bcm dan produksi batu bara sebanyak 50 juta ton.

Direktur & Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan bukti kepercayaan tinggi Arutmin terhadap kapabilitas DEWA sebagai mitra jangka panjang.

Langkah ini juga memberikan kepastian operasional dan dipastikan akan memperkuat fundamental keuangan perusahaan secara signifikan.

Selain kontrak tambang, harga saham DEWA juga ditopang oleh program buyback yang dijadwalkan berlangsung hingga 19 Februari 2026. Hingga update terbaru pada 23 Januari 2026, realisasi dana yang telah digunakan perusahaan adalah sebagai berikut:

  1. Alokasi Dana: Manajemen mengalokasikan total dana hingga Rp950 miliar.
  2. Realisasi Saat Ini: Dana yang sudah terpakai mencapai sekitar Rp590 miliar (akumulasi dari periode Desember hingga Januari).
  3. Sisa Dana: Masih terdapat sisa anggaran sekitar Rp360 miliar yang berpotensi terus menyerap saham di pasar dalam satu bulan ke depan.

Sebelumnya, DEWA telah berhasil melakukan buyback sebanyak 867 juta lembar saham dengan harga rata-rata Rp554 per saham. Sisa dana yang cukup besar ini menjadi jaring pengaman (buffer) bagi harga saham DEWA di pasar sekunder.

Target Harga Hingga Rp1.500?

Sejumlah sekuritas memberikan pandangan yang sangat optimistis terhadap prospek saham DEWA. Berdasarkan data TradingView, sebanyak 11 analis menyematkan rating BUY (Beli) untuk emiten ini.

Target Jangka Pendek: Diprediksi menuju Rp820 hingga Rp900 jika tekanan beli terus konsisten.

BCA Sekuritas: Mematok target harga lebih agresif di level Rp1.100.

UOB Kay Hian Sekuritas: Memberikan proyeksi paling tinggi hingga mencapai Rp1.500.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diproyeksi Rebound Hari Ini: DEWA Masuk Saham Rekomendasi, Cek Selengkapnya

IHSG Diproyeksi Rebound Hari Ini: DEWA Masuk Saham Rekomendasi, Cek Selengkapnya

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 06:50 WIB

5 Rekomendasi Tablet Layar AMOLED untuk Game dengan Spek Dewa

5 Rekomendasi Tablet Layar AMOLED untuk Game dengan Spek Dewa

Tekno | Minggu, 25 Januari 2026 | 16:17 WIB

Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya

Gubernur Target Bank Jakarta Segera IPO Saham, Ini Persiapannya

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 12:47 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB