Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Beras Naik, Bawang Merah hingga Kedelai Impor Turun

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 26 Januari 2026 | 09:19 WIB
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Beras Naik, Bawang Merah hingga Kedelai Impor Turun
Ilustrasi pedagang bawaang merah. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Data Panel Harga BPN menunjukkan pergerakan harga pangan nasional bervariasi pada Senin, 26 Januari 2026.
  • Beberapa komoditas naik signifikan seperti bawang putih dan telur ayam ras, berdasarkan rata-rata nasional.
  • Komoditas yang mengalami penurunan harga meliputi daging ayam ras, cabai rawit merah, dan berbagai jenis daging.

Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional kembali terjadi pada Senin (26/1/2026). Sejumlah komoditas terpantau naik, namun beberapa bahan pokok lainnya justru mengalami penurunan.

Data tersebut merujuk panelharga.badanpangan.go.id yang dikelola Badan Pangan Nasional (BPN). Harga yang ditampilkan merupakan rata-rata nasional dari zona pasar di Indonesia, dengan perbandingan terhadap hari sebelumnya, Minggu (25/1/2026).

Komoditas yang tercatat naik salah satunya telur ayam ras. Harga rata-ratanya berada di angka Rp30.692 per kilogram, naik Rp144 atau 0,47 persen.

Selain telur, gula konsumsi juga ikut mengalami kenaikan. Rata-rata harganya tercatat Rp18.191 per kilogram, naik Rp74 atau 0,41 persen.

Cabai merah besar juga masuk daftar komoditas yang bergerak naik. Harga rata-rata nasionalnya berada di angka Rp37.239 per kilogram, naik Rp112 atau 0,30 persen.

Kenaikan turut terjadi pada ikan tongkol yang kini berada di level Rp36.770 per kilogram. Komoditas tersebut naik Rp185 atau 0,51 persen.

Tak hanya itu, bawang putih bonggol juga mengalami kenaikan menjadi Rp38.799 per kilogram. Harga komoditas ini naik Rp333 atau 0,87 persen.

Sementara itu, komoditas beras juga menunjukkan pergerakan harga yang beragam. Beras premium tercatat Rp15.599 per kilogram, naik Rp53 atau 0,34 persen.

Selain beras premium, beras medium non SPHP turut mengalami kenaikan. Harga rata-ratanya berada di level Rp13.949 per kilogram, naik Rp 61 atau 0,44 persen. Kenaikan juga terlihat pada beras khusus (lokal). Komoditas ini tercatat Rp15.804 per kilogram, naik Rp136 atau 0,87 persen.

Di sisi lain, sejumlah komoditas mengalami penurunan. Daging ayam ras berada di angka Rp38.468 per kilogram, turun Rp511 atau 1,31 persen.

Harga cabai rawit merah juga tercatat turun menjadi Rp51.122 per kilogram. Komoditas ini turun Rp744 atau 1,43 persen.

Penurunan juga terjadi pada minyak goreng. Minyakita tercatat Rp17.432 per liter, turun Rp170 atau 0,97 persen, sedangkan minyak goreng curah berada di angka Rp17.334 per liter, turun Rp334 atau 1,89 persen.

Komoditas daging sapi murni ikut terkoreksi ke level Rp134.534 per kilogram, turun Rp2.270 atau 1,66 persen. Sementara daging kerbau beku impor tercatat Rp104.813 per kilogram, turun Rp5.426 atau 4,92 persen, dan daging kerbau segar lokal berada di angka Rp136.846 per kilogram, turun Rp3.600 atau 2,56 persen.

Selain itu, garam konsumsi juga turun menjadi Rp11.235 per kilogram, turun Rp240 atau 2,09 persen. Cabai merah keriting tercatat Rp35.375 per kilogram, turun Rp1.472 atau 3,99 persen.

Komoditas lainnya yang turun yakni ikan bandeng dan ikan kembung. Ikan bandeng tercatat Rp36.345 per kilogram, turun Rp137 atau 0,38 persen, sementara ikan kembung berada di level Rp43.824 per kilogram, turun Rp535 atau 1,21 persen.

Untuk komoditas tepung terigu, pergerakan tercatat berbeda. Tepung terigu kemasan berada di angka Rp12.844 per kilogram, turun Rp45 atau 0,35 persen, sedangkan tepung terigu curah naik menjadi Rp9.743 per kilogram, naik Rp83 atau 0,86 persen.

Ilustrasi kedelai. [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi kedelai. [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun komoditas kedelai biji kering (impor) terpantau turun menjadi Rp10.716 per kilogram. Harga kedelai impor turun Rp203 atau 1,86 persen.

Bawang merah juga tercatat turun di akhir Januari 2026. Harga rata-rata nasionalnya berada di level Rp 40.100 per kilogram, turun Rp638 atau 1,57 persen.

Sementara komoditas beras medium tercatat Rp13.353 per kilogram, turun tipis Rp5 atau 0,04 persen. Beras SPHP juga turun menjadi Rp12.409 per kilogram, turun Rp43 atau 0,35 persen.

Komoditas jagung untuk pakan ternak pun mengalami penurunan. Harga rata-ratanya berada di angka Rp6.888 per kilogram, turun Rp32 atau 0,46 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:59 WIB

Program MBG:  Bukan Pemicu Inflasi, Justru Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

Program MBG: Bukan Pemicu Inflasi, Justru Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 21:49 WIB

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 15:41 WIB

Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan

Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 14:10 WIB

Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah

Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 12:37 WIB

Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun

Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 12:45 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:45 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB