Investor Asing Makin Melek, Emiten Diminta Susun Laporan ESG Berkelas Dunia

Achmad Fauzi

Senin, 26 Januari 2026 | 09:37 WIB
Investor Asing Makin Melek, Emiten Diminta Susun Laporan ESG Berkelas Dunia
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/9/2022). . ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
baca 10 detik
  • BDO Indonesia dan BEI menekankan integrasi standar global dalam laporan keberlanjutan untuk memenuhi kebutuhan transparansi investor global.
  • Pelaporan berkelanjutan menuntut kesiapan organisasi, komitmen jangka panjang, dan disiplin dalam membangun data serta tata kelola yang akuntabel.
  • Tantangan utama meliputi kualitas data, koordinasi lintas departemen, serta urgensi penerapan double materiality dan assurance laporan.

Suara.com - Investor global kini mulai melihat transparansi dan kredibilitas laporan keberlanjutan untuk berinvestasi. Maka dari itu, BDO Indonesia bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menekankan pentingnya integrasi standar global dalam penyusunan laporan keberlanjutan perusahaan tercatat.

BEI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas perusahaan tercatat agar mampu menyajikan informasi keberlanjutan yang konsisten dan berkualitas dari tahun ke tahun.

Upaya ini dinilai krusial, tidak hanya untuk membantu investor mengambil keputusan, tetapi juga sebagai fondasi pengelolaan kinerja, risiko, dan peluang keberlanjutan perusahaan.

Sejalan dengan itu, CEO BDO Indonesia Thano Tanubrata menegaskan bahwa laporan keberlanjutan kini menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan kredibilitas jangka panjang perusahaan di mata investor global.

Ilustrasi kawasan ekonomi hijau. (Shutterstock)
Ilustrasi kawasan ekonomi hijau. (Shutterstock)

"Pelaporan keberlanjutan bukan sekadar menghasilkan satu laporan, tetapi merupakan proses yang membutuhkan kesiapan organisasi, komitmen jangka panjang, serta disiplin dalam membangun data, sistem, dan tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan," ujar Thano seperti dikutip, Senin (26/1/2026).

Associate Director MVGX, Bayu Wardanaputra, memaparkan tantangan utama yang masih dihadapi banyak perusahaan di Indonesia, mulai dari keterbatasan kualitas dan ketersediaan data, koordinasi lintas departemen, kompleksitas standar dan regulasi, hingga kesiapan sumber daya manusia.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas fungsi sejak tahap awal penyusunan laporan keberlanjutan, termasuk keterlibatan internal audit sebelum masuk ke tahap independent assurance.

Bayu juga menyoroti urgensi penerapan double materiality untuk menilai dampak finansial terhadap bisnis sekaligus dampak lingkungan dan sosial, guna meningkatkan relevansi laporan dan memitigasi risiko greenwashing.

Dari sisi assurance, Audit & Assurance Partner BDO Indonesia Julio Jayawardhani mengungkapkan bahwa tingkat adopsi asurans laporan keberlanjutan di Indonesia masih relatif rendah, meski tuntutan investor global terhadap kredibilitas ESG terus meningkat.

baca juga

"Asurans menjadi langkah penting untuk memastikan informasi keberlanjutan disusun secara andal dan dapat diverifikasi, seiring semakin terintegrasinya pengungkapan ESG dengan laporan keuangan," katanya.

Sementara itu, anggota Dewan Standar Keberlanjutan Ikatan Akuntan Indonesia Arie Pratama menjelaskan bahwa PSPK 1 dan PSPK 2 dirancang untuk mengintegrasikan informasi keberlanjutan ke dalam laporan informasi keuangan bertujuan umum.

Pendekatan ini memungkinkan investor menilai dampak isu keberlanjutan terhadap kinerja, risiko, dan prospek bisnis secara lebih komprehensif.

Sementara, ESG Partner BDO Indonesia Johan Sebastian menegaskan bahwa penguatan pengendalian internal menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepercayaan investor terhadap laporan keberlanjutan.

"Data keberlanjutan harus diperlakukan sebagai aset strategis perusahaan dan didukung pengendalian internal yang kuat agar laporan tidak hanya patuh regulasi, tetapi juga relevan dan dipercaya investor," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun

Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun

Bisnis | Sabtu, 24 Januari 2026 | 17:27 WIB

Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen

Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 13:53 WIB

CBDK Catat Kapitalisasi Pasar Rp44 Triliun di Tengah Ekspansi Infrastruktur

CBDK Catat Kapitalisasi Pasar Rp44 Triliun di Tengah Ekspansi Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×