Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 27 Januari 2026 | 10:24 WIB
Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur
Ilustrasi pasar tradisional. [Suara.com/ANTARA]
  • Pada Selasa, 27 Januari 2026, tren penurunan harga pangan nasional meluas mencakup beras dan komoditas strategis lainnya.
  • Data BPN menunjukkan harga rata-rata nasional berbagai jenis beras mengalami koreksi signifikan dibandingkan hari sebelumnya, Senin (26/1/2026).
  • Penurunan harga juga meliputi kedelai impor, jagung peternak, bawang merah, daging, serta beberapa komoditas protein hewani dan ikan.

Suara.com - Tren penurunan harga pangan nasional kian meluas pada Selasa (27/1/2026). Tak hanya komoditas protein hewani dan hortikultura, sejumlah jenis beras hingga bahan pangan strategis lainnya juga tercatat mengalami koreksi harga.

Berdasarkan data rata-rata harga pangan nasional dari situs  panelharga.badanpangan.go.id yang dikelola Badan Pangan Nasional (BPN), harga beras di berbagai kategori tercatat turun dibandingkan hari sebelumnya, Senin (26/1/2026).

Harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berada di level Rp12.397 per kilogram atau turun Rp68. Sementara itu, beras medium non-SPHP tercatat turun Rp87 menjadi Rp13.836 per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada beras medium secara umum yang kini berada di angka Rp13.242 per kilogram setelah terkoreksi Rp150. Adapun beras premium tercatat sebesar Rp15.497 per kilogram atau turun Rp90.

Selain itu, harga beras khusus lokal juga mengalami penurunan tipis. Komoditas tersebut tercatat berada di level Rp15.645 per kilogram atau turun Rp35 dibandingkan hari sebelumnya.

Tak hanya beras, komoditas pangan pendukung lainnya juga menunjukkan tren serupa. Harga kedelai biji kering impor tercatat sebesar Rp10.827 per kilogram atau turun Rp73. Sementara harga jagung tingkat peternak turun cukup dalam sebesar Rp183 menjadi Rp6.804 per kilogram.

Bawang merah penyumbang tertinggi deflasi di Lampung pada Juli 2024. [ANTARA]
Bawang merah. [ANTARA]

Dari kelompok bumbu dapur, harga bawang merah nasional tercatat turun Rp897 menjadi Rp40.056 per kilogram. 

Sebelumnya, sejumlah komoditas cabai juga mengalami koreksi signifikan, terutama cabai merah besar yang turun hingga Rp3.404 atau 9,17 persen.

Komoditas daging dan protein hewani juga kompak melemah. Harga daging sapi murni turun menjadi Rp135.280 per kilogram, daging ayam ras menjadi Rp38.469 per kilogram, serta daging kerbau beku impor yang berada di level Rp108.308 per kilogram.

Telur ayam ras, ikan kembung, ikan tongkol, hingga ikan bandeng juga tercatat mengalami penurunan harga, mencerminkan kondisi pasokan yang relatif terjaga di berbagai wilayah.

Secara keseluruhan, data BPN menunjukkan bahwa mayoritas harga pangan strategis nasional berada dalam tren penurunan. 

Harga yang ditampilkan dalam situs itu merupakan rata-rata nasional dari berbagai zona pasar di Indonesia dan dapat berbeda di masing-masing daerah, tergantung kondisi distribusi serta pasokan setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Akui Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Nataru, Tembus Rp 60.000 per Kg

Pemerintah Akui Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Nataru, Tembus Rp 60.000 per Kg

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 14:10 WIB

Update Harga Pangan 29 Desember: Bawang, Cabai, Hingga Beras Kompak Turun

Update Harga Pangan 29 Desember: Bawang, Cabai, Hingga Beras Kompak Turun

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 12:39 WIB

Panel BPN Catat Harga Pangan Turun, Cabai dan Beras Ikut Terkoreksi

Panel BPN Catat Harga Pangan Turun, Cabai dan Beras Ikut Terkoreksi

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 07:34 WIB

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:59 WIB

Program MBG:  Bukan Pemicu Inflasi, Justru Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

Program MBG: Bukan Pemicu Inflasi, Justru Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 21:49 WIB

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 15:41 WIB

Terkini

Kapan IHSG Kembali Dibuka Setelah Iduladha 2026, Ini Jadwalnya

Kapan IHSG Kembali Dibuka Setelah Iduladha 2026, Ini Jadwalnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:16 WIB

PHE dan Mitra Global Perkuat Kerja Sama Pengembangan Proyek CCS Lintas Batas IndonesiaKorsel

PHE dan Mitra Global Perkuat Kerja Sama Pengembangan Proyek CCS Lintas Batas IndonesiaKorsel

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:04 WIB

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00 WIB

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:54 WIB

Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:50 WIB

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:45 WIB

Program CSR Berdampak Positif, Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia Penghargaan Best CSR 2026

Program CSR Berdampak Positif, Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia Penghargaan Best CSR 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:39 WIB

Pertamina Gandeng ERIA Percepat Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan

Pertamina Gandeng ERIA Percepat Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:25 WIB