Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengembang Catat Telah Serah Terima 16.500 Unit Hunian di Meikarta

Achmad Fauzi

Selasa, 27 Januari 2026 | 10:31 WIB
Pengembang Catat Telah Serah Terima 16.500 Unit Hunian di Meikarta
Ilustrasi Hunian Meikarta/ist.
baca 10 detik
  • Sepanjang 2025, PT Mahkota Sentosa Utama telah menyelesaikan 16.500 unit dan 3.600 unit telah dihuni di Meikarta.
  • Presiden Direktur memastikan pembangunan Meikarta berfokus menciptakan kawasan urban yang hidup dan bernilai jangka panjang.
  • Konsistensi serah terima unit meningkatkan kepercayaan investor serta mengoptimalkan fasilitas dan ekosistem bisnis internal.

Suara.com - Pengembang properti Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama, memastikan proses serah terima hunian ke konsumen terus berjalan. Sepanjang tahun 2025, lebih dari 3.600 unit telah dihuni, sementara lebih dari 16.500 unit telah diselesaikan.

Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama, Indra Azwar, menegaska pengembangan Meikarta diarahkan untuk menghadirkan kawasan yang hidup dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban.

"Keberhasilan serah terima unit sepanjang 2025 serta kelanjutan proses pembangunan ke depan merupakan bagian dari komitmen kami untuk membangun kawasan yang berfungsi, hidup, dan memberikan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Indra, seperti dikutip di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ilustrasi Meikarta/ist
Ilustrasi Meikarta/ist

Ia menambahkan, proses serah terima yang berkelanjutan tidak hanya memberikan kepastian hunian bagi end-user, tetapi juga berperan dalam membentuk komunitas dan lingkungan sosial yang semakin solid.

Bertambahnya penghuni turut mendorong optimalisasi pemanfaatan fasilitas, mulai dari ruang publik hingga area komersial.

Dari sisi investor, keberhasilan dan konsistensi serah terima unit menjadi indikator penting bagi keberlanjutan proyek.

Meningkatnya tingkat hunian dinilai dapat memperkuat potensi pertumbuhan nilai properti dalam jangka menengah hingga panjang, seiring semakin kuatnya fundamental Meikarta sebagai kota mandiri.

Selain itu, pertumbuhan jumlah penghuni turut menciptakan pasar internal yang semakin besar dan stabil bagi pelaku usaha.

Area komersial, restoran, kafe, hingga layanan kebutuhan harian mendapatkan manfaat langsung dari meningkatnya aktivitas kawasan, yang pada akhirnya membentuk ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPRO Dorong Transformasi Bisnis Lewat Pendekatan Berbasis Pengalaman Konsumen

PPRO Dorong Transformasi Bisnis Lewat Pendekatan Berbasis Pengalaman Konsumen

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:19 WIB

PGN dan REI Kolaborasi Bangun Jaringan Gas di Proyek Properti Nasional

PGN dan REI Kolaborasi Bangun Jaringan Gas di Proyek Properti Nasional

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 12:17 WIB

Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran

Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 01:47 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×