Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.285

Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:41 WIB
Bitcoin Sulit Tembus Level USD 90.000, Proyeksi Analis di Tengah Penguatan Emas
Ilustrasi Bitcoin. (Freepik)
  • Pasar kripto menunjukkan pemulihan pada Selasa (27/1/2026), di mana Bitcoin bergerak mendekati US$ 88.700 setelah sempat turun.
  • Bitcoin menghadapi resistensi teknis signifikan di rentang US$ 90.168 hingga US$ 90.591 untuk melanjutkan tren positif.
  • Risiko penurunan harga terkonfirmasi jika Bitcoin ditutup di bawah support kritis US$ 85.900, berpotensi koreksi ke US$ 78.000.

Suara.com - Setelah sempat mengalami tekanan jual yang cukup signifikan, pasar kripto kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada perdagangan Selasa (27/1/2026).

Bitcoin (BTC), sebagai aset digital nomor satu di dunia, terpantau melakukan rebound dan kini bergerak di kisaran harga US$ 88.700.

Pergerakan positif ini terjadi setelah pada akhir pekan lalu, tepatnya 25 Januari 2026, harga Bitcoin sempat merosot hingga menyentuh area US$ 86.100.

Berdasarkan pemantauan terkini, aset ini diperdagangkan di sekitar level USD 88.415, atau setara dengan nilai fantastis Rp 1.485.806.410.

Meskipun menunjukkan pemulihan, perjalanan Bitcoin untuk kembali ke tren bullish yang kuat masih dihadapi tantangan besar.

Berdasarkan data cost-basis, para analis menyoroti adanya hambatan atau resistensi teknis yang cukup tebal pada rentang harga US$ 90.168 hingga US$ 90.591.

Level US$ 90.550 menjadi titik paling krusial yang harus ditaklukkan oleh Bitcoin dalam waktu dekat.

Jika BTC mampu melampaui angka tersebut, langkah selanjutnya adalah menguji level US$ 91.210. Keberhasilan melewati zona ini akan secara signifikan melemahkan potensi pergerakan bearish (penurunan) jangka pendek.

Namun, investor perlu mencatat bahwa struktur pasar secara keseluruhan baru akan kembali ke posisi netral jika Bitcoin mampu merebut kembali level US$ 97.930.

Selama harga masih berada di bawah angka tersebut, pola pergerakan saat ini dinilai masih cukup rentan terhadap fluktuasi mendadak.

Di balik optimisme pemulihan ini, risiko penurunan harga masih membayangi. Melansir laporan dari Beincrypto, pasar perlu mencermati batas bawah atau support kritis di angka US$ 85.900 hingga US$ 86.100.

Apabila terjadi penutupan harga harian secara jelas di bawah zona tersebut, maka hal itu akan menjadi sinyal konfirmasi breakdown (patahan tren naik).

Skenario terburuknya, harga Bitcoin berpotensi mengalami koreksi lanjutan sekitar 10% yang bisa menyeret nilainya kembali ke area US$ 78.000.

Angka ini merupakan proyeksi maksimal dari pola pelemahan yang saat ini sedang terbentuk di pasar.

Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap memperhatikan volume transaksi dan rilis data ekonomi makro yang mungkin memengaruhi sentimen investor dalam beberapa hari ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:33 WIB

Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?

Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:00 WIB

Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas

Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB