Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Purbaya Akui Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu Pengganti Keponakan Prabowo, Dilantik Minggu Depan

Dicky Prastya | Suara.com

Selasa, 27 Januari 2026 | 17:15 WIB
Purbaya Akui Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu Pengganti Keponakan Prabowo, Dilantik Minggu Depan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menjalankan sidang debottlenecking edisi kedua di Kantor Kemenkeu pada Senin (26/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Juda Agung adalah kandidat kuat Wamenkeu pengganti Thomas Djiwandono.
  • Thomas Djiwandono mundur setelah terpilih menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia pada Selasa (27/1/2026).
  • Pelantikan Wakil Menteri Keuangan yang baru diperkirakan akan dilaksanakan sekitar bulan Februari mendatang.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kalau Juda Agung adalah calon Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) terkuat yang bakal menggantikan Thomas Djiwandono.

Thomas yang juga keponakan Presiden RI Prabowo Subianto itu baru saja terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Posisinya disebut-sebut bakal 'tukar guling' dengan Juda Agung, yang baru saja mundur dari Deputi Gubernur BI.

"Kelihatannya (Juda), kan saya sudah ketemu dengan beliau dan kelihatannya sih salah satu calon yang kuat ya. (Juda) Keliatannya dia calon yang kuat," kata Purbaya usai ditemui di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Juda Agung. (Suara.com/Achmad Fauzi)
Juda Agung, Calon Wamenkeu kuat pengganti Thomas Djiwandono. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Hanya saja Purbaya enggan memberikan calon lain yang direkomendasikan jadi Wamenkeu. Ia hanya menyebut kalau itu otoritas Presiden.

Namun Bendahara Negara membocorkan kalau pelantikan Wamenkeu baru dilakukan sekitar Februari. 

"Pelantikan saya dengar sih Februari ya, ada yang bilang harusnya Februari. Mungkin minggu depan," imbuhnya.

Purbaya juga belum mengetahui soal pembagian jabatan antara dirinya dengan Wamenkeu baru. Dia hanya menegaskan kalau masalah-masalah saat ini bakal dibereskan, termasuk Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan DIrektorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

"Saya juga enggak tahu pembagiannya seperti apa, pokoknya kita kerja aja sudah, yang macet-macet saya beresin. Tapi Bea Cukai dan Pajak saya tangani langsung karena itu penting buat penerimaan tahun ini dan untuk menekan defisit anggaran kita," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Ungkap Alasan Rupiah Menguat: Bukan Karena Thomas Djiwandono

Purbaya Ungkap Alasan Rupiah Menguat: Bukan Karena Thomas Djiwandono

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:01 WIB

Lewat Paripurna DPR, Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI

Lewat Paripurna DPR, Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI

Foto | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:33 WIB

Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru

Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:31 WIB

Purbaya Mau Tambah Bandwidth Coretax Jelang Deadline SPT Tahunan

Purbaya Mau Tambah Bandwidth Coretax Jelang Deadline SPT Tahunan

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:46 WIB

Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR

Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:10 WIB

Tok! Keponakan Prabowo Resmi Disetujui DPR RI Jadi Deputi Gubernur BI

Tok! Keponakan Prabowo Resmi Disetujui DPR RI Jadi Deputi Gubernur BI

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:18 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB