Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Saham BBCA Ambyar, Cetak Rekor Terburuk Sejak Era Pandemi COVID-19

M Nurhadi

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15 WIB
Saham BBCA Ambyar, Cetak Rekor Terburuk Sejak Era Pandemi COVID-19
Bank BCA
  • Investor asing melakukan aksi jual bersih saham BBCA senilai Rp5,86 triliun selama periode 19 hingga 27 Januari 2026.
  • Penjualan masif asing ini menyebabkan harga saham BBCA merosot tajam sebesar 7,12% atau 575 poin dalam sepekan.
  • Pelemahan BBCA yang disertai volume tinggi turut menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara signifikan.

Suara.com - Saham perbankan raksasa, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), tengah menghadapi gelombang aksi jual masif oleh investor asing dalam kurun waktu sepekan terakhir.

Data perdagangan periode 19 hingga 27 Januari 2026 menunjukkan nilai jual bersih (net foreign sell) pada saham BBCA telah mencapai angka fantastis, yakni Rp5,86 triliun.

Menariknya, nilai tekanan jual pada BBCA ini melampaui total net sell asing di seluruh pasar reguler pada periode yang sama, yang tercatat sebesar Rp4,46 triliun.

Akibat gempuran ini, harga saham BBCA telah merosot tajam sebesar 7,12% atau setara penurunan 575 poin dalam waktu singkat.

Analisis Teknikal: Sinyal Bearish Masih Dominan

Secara teknikal, pergerakan harga BBCA saat ini memberikan sinyal kewaspadaan bagi para pemodal. Beberapa poin penting yang perlu dicermati antara lain:

  • Tren Harga: Harga saham BBCA kini bertengger di bawah garis rata-rata bergerak Moving Average (MA) 9 dan MA 50, yang mengonfirmasi bahwa tren penurunan masih menguasai pasar.
  • Struktur Pasar: Saham ini membentuk pola lower high-lower low setelah sebelumnya gagal mempertahankan area support kuat di rentang Rp8.800 hingga Rp9.000.
  • Volume Transaksi: Penurunan harga yang terjadi saat ini dibarengi dengan volume transaksi yang cukup tinggi, menandakan besarnya tekanan distribusi dari pemegang saham besar.

Pada perdagangan Selasa (27/1/2026), aksi jual asing di BBCA belum juga mereda dengan catatan net sell harian mencapai Rp1,1 triliun pada harga rata-rata Rp7.536,3.

Hal ini menjadikan BBCA sebagai pemberat utama laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kinerja IHSG sendiri terpantau sangat dinamis. Meski pada penutupan kemarin indeks sempat berbalik arah dan naik tipis 0,05% ke level 8.980,23, namun tekanan besar kembali muncul pada perdagangan hari ini, Rabu (28/1/2026).

Pelemahan ekstrem IHSG hari ini karena tertekan respon MSCI terkait free float.

Hingga pukul 11.00 WIB, saham BBCA kembali melorot ke posisi Rp7.050. Penurunan ini mencapai 5% jika dikomparasikan dengan harga pembukaan pagi tadi di level Rp7.500.

Nilai hari ini lebih buruk jika dirunut sejak 2022 silam. Sementara, pada Oktober 2025, BBCA sempat anjlok ke level Rp7.250 - Rp7.375, yang merupakan harga penutupan terendah dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Pelemahan BBCA ini beriringan dengan kondisi pasar yang mayoritas memerah.

Hingga penutupan sesi I hari ini, tercatat sebanyak 441 saham mengalami penurunan, sementara hanya 232 saham yang menguat, dan 130 saham lainnya stagnan.

Nilai transaksi di bursa terpantau sangat tinggi mencapai Rp15,11 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 2,08 juta kali transaksi, mencerminkan tingginya volatilitas pasar akibat sentimen arus modal keluar.


DISCLAIMER: Saham perbankan seperti BBCA memiliki bobot yang sangat besar terhadap indeks, sehingga fluktuasinya sangat memengaruhi IHSG. Penurunan harga akibat aksi jual asing merupakan bagian dari risiko pasar modal. Artikel ini disusun sebagai referensi berita ekonomi dan bukan merupakan saran untuk melakukan aksi jual atau beli. Selalu pertimbangkan profil risiko dan analisis mandiri sebelum berinvestasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya

IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:51 WIB

IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!

IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:26 WIB

Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Longsor 6 Persen ke Level 8.393

Setelah Pengumuman MSCI, IHSG Longsor 6 Persen ke Level 8.393

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:17 WIB

Terkini

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:12 WIB

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:35 WIB

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:20 WIB

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:11 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:40 WIB

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:34 WIB

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:34 WIB

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Mengapa Pertalite Mau Dihapus?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:26 WIB