Bukan Perbankan Malas Salurkan Kredit, Tapi Pasar Masih Wait and See

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:54 WIB
Bukan Perbankan Malas Salurkan Kredit, Tapi Pasar Masih Wait and See
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memberikan perspektif soal penyaluran kredit saat ini ke tangan pelaku pasar. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memberikan perspektif berbeda dengan melempar bola panas ke tangan pelaku pasar.
  • Perry meminta dunia usaha untuk berhenti bersikap wait and see dan segera mengambil momentum pertumbuhan.
  • Pesan Perry sangat jelas dimana fondasi ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 dan 2027 sudah cukup kokoh untuk dijadikan pijakan ekspansi. 

Suara.com - Selama ini, melambatnya laju kredit sering kali dituding sebagai akibat dari kehati-hatian perbankan. Namun, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memberikan perspektif berbeda dengan melempar kondisi ini ke tangan pelaku pasar.

Dalam peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 yang digelar daring pada Rabu (28/1/2026), Perry meminta dunia usaha untuk berhenti bersikap wait and see dan segera mengambil momentum pertumbuhan.

“Berhentilah wait and see. Kalau kita terus-terusan wait and see, kita akan ketinggalan kereta. Optimisme itulah yang akan membawa ekonomi kita lebih baik,” tegas Perry secara lugas.

Pesan Perry sangat jelas dimana fondasi ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 dan 2027 sudah cukup kokoh untuk dijadikan pijakan ekspansi. BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2026 akan berada di rentang 4,9–5,7% dengan titik tengah 5,3%. Angka ini diharapkan terus menanjak pada 2027 hingga menyentuh angka 5,5%.

Keyakinan ini bukan tanpa dasar. Perry menekankan tiga pilar utama untuk menggerakkan mesin ekonomi: Optimisme, Komitmen, dan Sinergi.

Menjawab isu penyaluran kredit, BI justru mendorong perbankan untuk mencapai target pertumbuhan kredit yang cukup agresif, yakni 8–12% pada 2026 dan meningkat hingga 13% pada 2027. Dari sisi otoritas moneter, BI berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah agar dunia usaha memiliki kepastian dalam perencanaan anggaran.

“BI berkomitmen, we will do our best untuk merumuskan dan melaksanakan bauran kebijakan BI guna menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Perry.

Perry juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter. BI terus mempererat kerja sama dengan pemerintah, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), hingga sektor akademik untuk memastikan iklim investasi tetap kondusif.

Bagi dunia usaha, pesan dari LPI 2025 ini adalah sinyal hijau. Saat stabilitas nilai tukar dijaga dan kebijakan makroprudensial diarahkan untuk pro-pertumbuhan, maka keberanian pelaku pasar untuk melakukan ekspansi menjadi kunci terakhir agar target pertumbuhan ekonomi 5,5% di 2027 bukan sekadar angka di atas kertas.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kredit Perbankan Lesu Karena Daya Beli Masyarakat Masih Lemah

Kredit Perbankan Lesu Karena Daya Beli Masyarakat Masih Lemah

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:13 WIB

IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya

IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:51 WIB

Lewat Paripurna DPR, Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI

Lewat Paripurna DPR, Thomas Djiwandono Resmi Jadi Deputi Gubernur BI

Foto | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:33 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×