Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Saham-saham Emiten Tambang Rontok Massal

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 15:40 WIB
Saham-saham Emiten Tambang Rontok Massal
Ilustrasi saham, main saham. (Pexels/energepic.com)
  • IHSG anjlok hingga 8 persen menyebabkan Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan sementara pada Rabu, 28 Januari 2026.
  • Penurunan signifikan terjadi pada saham sektor pertambangan, seperti BRMS, NICL, dan AMMN yang mengalami kerugian besar.
  • Penghentian perdagangan oleh BEI dilakukan untuk menjaga pasar saham tetap teratur, wajar, dan efisien setelah penurunan indeks.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kebakaran jenggot setelah, adanya perubahan syarat dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Bahkan, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan IHSG setelah nilainya longsor hingga 8 persen.

Saham-saham yang merosot salah satunya di sektor pertambangan. Hampir semua emiten di sektor pertambangan memerah pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Stokbit, hingga pukul 15.13 WIB, saham-saham emiten pertambangan yang masuk dalam sektor industri dasar atau basic industry sudah anjlok 7,70 persen.

Ilustrasi IHSG Bursa Efek Indonesia [Ist]
Ilustrasi IHSG Bursa Efek Indonesia [Ist]

Salah satu emiten tambang yang harganya terjungkal yaitu, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) yang telah turun 14,67 persen atau 190 poin menjadi Rp 1.105 per lembar saham.

Kemudian ada emiten tambang nikel PT PAM Mineral Tbk. (NICL) yang juga merosot 215 poin menjadi Rp 1.235 per lembar atau 14,83 persen.

Selanjutnya, emiten tambang mineral, PT Amman Mineral International Tbk. (AMMN) yang tak luput dari penurunan harga sama di level Rp 6.850 per lembar saham atau anjlok 12,18 persen.

Begitu juga, tambang emas milik BUMN yaitu PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), yang mana investor pada menjual sahamnya hingga turun 4.12 persen ke level Rp 4.420 per lembar saham.

Namun, di tengah keriuhan anjloknya saham emiten tambang, terdapat saham PT Merdeka Cooper Gold Tbk. (EMAS) yang justru tahan banting dengan mengalami kenaikan 1,43 persen ke level Rp 7.100 per lembar saham.

Sempat Trading Halt

Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan perdagangan sementara selama 30 menit atau trading halt karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok. Adapun, IHSG mengalami penurunan lebih dari 8 persen pada pukul 13:43 WIB.

Adapun, IHSG terjun bebas atau tersungkur 718,441 poin atau anjlok 8 persen ke level 8.261,78 pada perdagangan Rabu (28/1).

"Hari ini, Rabu, 28 Januari 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia," tulis keterangan BEI di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

BEI memastikan tindakan  ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen.

BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Trading Halt Saat IHSG Anjlok 8 Persen, Siapa yang Melakukannya?

Apa Itu Trading Halt Saat IHSG Anjlok 8 Persen, Siapa yang Melakukannya?

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:55 WIB

IHSG Trading Halt Pada Sesi 2 Imbas Tekanan MSCI, BEI Segera Gerak Cepat

IHSG Trading Halt Pada Sesi 2 Imbas Tekanan MSCI, BEI Segera Gerak Cepat

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:54 WIB

Saham BUMI Diserok saat IHSG Dihantui Risiko Status Frontier Market MSCI

Saham BUMI Diserok saat IHSG Dihantui Risiko Status Frontier Market MSCI

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:57 WIB