Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

MSCI 'Sentil' BEI, Purbaya: Sudah Saya Ingatkan soal Saham Gorengan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2026 | 11:59 WIB
MSCI 'Sentil' BEI, Purbaya: Sudah Saya Ingatkan soal Saham Gorengan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menjalankan sidang debottlenecking edisi kedua di Kantor Kemenkeu pada Senin (26/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menkeu sebut anjloknya IHSG hanya faktor teknis MSCI dan koreksi saham gorengan.
  • OJK berkomitmen perbaiki transparansi bursa demi pertahankan status indeks global.
  • Fondasi ekonomi solid, Menkeu optimis Indonesia mampu tumbuh hingga 6 persen. 

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai koreksi tajam yang menimpa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari terakhir.

Menurutnya, pelemahan tersebut bukan mencerminkan kondisi ekonomi nasional, melainkan murni akibat masalah teknis terkait pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) serta eksistensi saham "gorengan" yang masih menghantui bursa.

Purbaya memastikan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bawah kepemimpinan Mahendra Siregar akan segera membenahi catatan kritis dari MSCI. Sebagaimana diketahui, MSCI menyoroti isu transparansi dan penilaian free float pada saham-saham di Indonesia.

"Kekurangan yang disebutkan MSCI akan diperbaiki Pak Mahendra. Saya yakin kita tidak akan turun kelas ke frontier level karena fondasi ekonomi kita sangat bagus," ujar Purbaya di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (29/1/2026).

Di tengah tekanan pasar modal, Menkeu tetap percaya diri terhadap ketahanan ekonomi domestik. Ia menegaskan bahwa guncangan ini bersifat sementara (shock temporer). Bahkan, Purbaya optimistis ekonomi Indonesia mampu menyentuh level pertumbuhan 6%.

Meski optimistis, Purbaya memberikan peringatan keras kepada otoritas bursa untuk lebih tegas dalam membersihkan pasar dari praktik saham gorengan. Ia menilai, kejatuhan saham-saham spekulatif seharusnya tidak membuat investor panik selama mereka memegang saham dengan fundamental kuat.

"Kalau yang jatuh saham-saham gorengan, kan sudah saya ingatkan dari dulu. Bersihkan bursa! Tapi untuk saham bluechip, kenaikannya kan belum terlalu tinggi. Kalau Anda takut, lari saja ke situ (bluechip)," tuturnya memberikan saran bagi para investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Tetap Pede IHSG 'To The Moon' 10.000 Meski Ada Trading Halt 2 Hari Berturut-turut

Purbaya Tetap Pede IHSG 'To The Moon' 10.000 Meski Ada Trading Halt 2 Hari Berturut-turut

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:57 WIB

IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan

IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:38 WIB

Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN

Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:28 WIB

Terkini

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:25 WIB

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB