Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Rupiah Kembali Melemah Terseret Sentimen Global

Liberty Jemadu | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2026 | 17:32 WIB
Rupiah Kembali Melemah Terseret Sentimen Global
Nilai tukar rupiah melemah pada penutupan perdagangan Kamis (29/1/2026). Foto: Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
  • Nilai tukar rupiah melemah 0,20 persen menjadi Rp16.755 per dolar AS pada Kamis, 29 Januari 2026.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen global, termasuk indeks dolar AS yang *rebound* dan ekspektasi suku bunga AS tinggi.
  • Beberapa mata uang Asia melemah signifikan, namun Won Korea Selatan tercatat menguat paling besar di kawasan tersebut.

Suara.com - Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan pada hari ini, Kamis (29/1/2026). Seperti dilansir dari Bloomberg, nilai tukar rupiah melemah 0,20 persen menjdi Rp 16.755 per dolar Amerika Serikat dari sebelumnya Rp 16.722 pada penutupan perdagangan Rabu.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.786 per dolar AS. Sementara itu, pergerakan mata uang Asia sebagian bervariasi.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah terhadap dolar AS dikarenakan sentimen global. Apalagi, indeks dolar AS mengalami rebound.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah sentimen risk off di pasar ekuitas domestik terkait potensi downgrade MSCI dan Goldman Sachs," katanya saat dihubungi Suara.com.

Kata dia, IHSG masih di wilayah negatif membuat rupiah tertekan. Apalagi,tidak ada data ekonomi penting baik dari dalam maupun luar membuat investor masih perlu mencemati dampak dari perkembangan seputar MSCI dan geopolitik seputar ancaman Trump pada Iran.

Sementara menurut Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Taufan Dimas Hareva pelemahan rupiah dipengaruhi ekspektasi suku bunga AS bertahan tinggi lebih lama.

“Rupiah pada perdagangan hari ini bergerak fluktuatif. Tekanan masih berasal dari faktor global, terutama penguatan dolar AS seiring ekspektasi suku bunga Amerika Serikat yang bertahan tinggi lebih lama, serta kenaikan imbal hasil US Treasury,” kata Dimas.

Bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga kebijakan tidak berubah pada kisaran antara 3,5-3,75 persen.

Berbagai indikator menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi berkembang dengan solid, penambahan lapangan kerja tetap rendah, tingkat pengangguran menunjukkan beberapa tanda stabilitas, serta inflasi agak tetap tinggi.

“Kondisi tersebut mendorong investor global bersikap lebih berhati hati terhadap aset berisiko, sehingga ruang penguatan rupiah menjadi terbatas meski pelemahan diperkirakan tidak agresif,” ungkap Taufan.

Rupiah bukan satu-satunya mata uang Asia yang melemah. Peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,34 persen. Selanjutnya, ringgit Malaysia ambles 0,23 persen, rupee India tertekan 0,2 persen dan diikuti dolar Taiwan yang terkoreksi 0,19 persen.

Baht Thailand juga turun 0,06 persen dan dolar Hongkong melemah 0,04 persen di sore ini.

Sedangkan won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,31 persen, yen Jepang terangkat 0,08 persen, yuan China yang menanjak 0,01 persen dan dolar Singapura menguat tipis 0,008 persen terhadap the greenback.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788

Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 09:49 WIB

Beda dengan IHSG, Rupiah Justru Berjaya

Beda dengan IHSG, Rupiah Justru Berjaya

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:06 WIB

Rupiah Perkasa, Dolar AS Ambruk ke Level Rp16.730

Rupiah Perkasa, Dolar AS Ambruk ke Level Rp16.730

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:32 WIB

Rupiah Masih Tekan Dolar AS, Melesat ke Level Rp 16.768/USD

Rupiah Masih Tekan Dolar AS, Melesat ke Level Rp 16.768/USD

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:09 WIB

Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Rupiah Anjlok Lagi

Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Rupiah Anjlok Lagi

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 09:55 WIB

Terkini

BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Gratiskan Sertifikasi TKDN Lewat Skema Self Declare

Pemerintah Gratiskan Sertifikasi TKDN Lewat Skema Self Declare

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:00 WIB

Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg

Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:18 WIB

Dasco Ditelepon Presiden Prabowo saat Terima Buruh Kasbi dan Gebrak di Senayan

Dasco Ditelepon Presiden Prabowo saat Terima Buruh Kasbi dan Gebrak di Senayan

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:10 WIB

Wacana Layer Baru Cukai Rokok: Ancaman Nyata bagi Industri Legal dan Nasib Buruh

Wacana Layer Baru Cukai Rokok: Ancaman Nyata bagi Industri Legal dan Nasib Buruh

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:09 WIB

B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat

B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:05 WIB

Goto Siap Ikut Aturan Pemerintah soal Pemotongan Pendapatan Mitra Pengemudi

Goto Siap Ikut Aturan Pemerintah soal Pemotongan Pendapatan Mitra Pengemudi

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:57 WIB

Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau

Koperasi Desa Tumbuh di Tengah Tekanan Daya Beli, Warga Mulai Cari Akses Sembako Lebih Terjangkau

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:22 WIB

Ancaman PHK Massal di Balik Rencana 'Karpet Merah' Rokok Ilegal

Ancaman PHK Massal di Balik Rencana 'Karpet Merah' Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:17 WIB

BSI Jadi Perusahaan dan Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO 56001:2024

BSI Jadi Perusahaan dan Bank Pertama di Indonesia Raih Sertifikasi ISO 56001:2024

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:12 WIB