Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Rupiah Anjlok Lagi

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 27 Januari 2026 | 09:55 WIB
Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Rupiah Anjlok Lagi
Thomas Djiwandono, Deputi Gubernur BI. [Bidik layar/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah pada pembukaan Selasa, 27 Januari 2026, mencapai Rp16.792 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah disebabkan sentimen dalam negeri serta kekhawatiran defisit anggaran melebihi tiga persen.
  • Dolar Taiwan menguat paling besar di Asia, sementara won Korea dan baht Thailand melemah terdalam.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik melemah pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa  (27/1/2026) dibuka Rp16.792 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan ini membuat mata uang garuda tertekan. Alhasil, rupiah melemah 0,06 persen dibanding penutupan pada Senin  yang berada di level Rp16.782 dolar AS. Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.772 per dolar AS. 

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia sebagian bervariasi. Salah satunya, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,04 persen.

Diikuti, dolar Hongkong yang terlihat menguat tipis 0,004 persen terhadap the green back di pagi ini.

Lalu, ada baht Thailand yang anjlok 0,37 persen dan peso Filipina tertekan 0,18 persen Disusul, yen Jepang yang terkoreksi 0,1 persen.

Berikutnya ada yuan China tergelincir 0,06 persen dan ringgit Malaysia turun 0,03 persen. Lalu ada dolar Singapura yang melemah tipis 0,008 persen.

Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]
Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]

Sementara itu, won Korea Selatan dan baht Thailand yang sama-sama menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,24 persen. 

Kemudian ada yen Jepang yang turun 0,16 persen dan dolar Hongkong melemah tipis 0,004 persen di pagi ini.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah pelemahan rupiah terhadap dolar AS dikarenakan sentimen dalam negeri. 

baca juga

Salah satunya Thomas Djiwandono yang merupakan keponakan Probowo terpilih menjadi Deputi Gubernur BI.

Kata dia, rupiah susah bangkit walau indeks dolar AS sendiri masih terus turun. Apalagi mata uang garuda ini berkisar level terendah dalam 4 bulan. 

"Rupiah masih terbebani kekuatiran defisit anggaran melewati 3 persen," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun

Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 16:27 WIB

Dasco: Pak Prabowo Tak Pernah Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

Dasco: Pak Prabowo Tak Pernah Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 14:08 WIB

Purbaya Sesumbar Tak Akan Peras BI Meski Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur

Purbaya Sesumbar Tak Akan Peras BI Meski Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 12:16 WIB

Purbaya Minta Penjelasan BI Kenapa Rupiah Melemah, Akui Aneh Padahal IHSG Naik

Purbaya Minta Penjelasan BI Kenapa Rupiah Melemah, Akui Aneh Padahal IHSG Naik

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 11:19 WIB

Dolar Masih Kuat, Rupiah Melemah Tipis ke Level Rp16.963

Dolar Masih Kuat, Rupiah Melemah Tipis ke Level Rp16.963

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 09:46 WIB

Purbaya Pede Bisa Bikin Rupiah Menguat dalam Semalam, Akui Tahu Kenapa Melemah

Purbaya Pede Bisa Bikin Rupiah Menguat dalam Semalam, Akui Tahu Kenapa Melemah

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 09:18 WIB

Terkini

Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:34 WIB

AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen

AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:33 WIB

Literasi Digital Indonesia: Jago Scroll, Gampang Terkecoh

Literasi Digital Indonesia: Jago Scroll, Gampang Terkecoh

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Buntut Polemik Ijazah Gibran, Syarat Ijazah Capres-Cawapres Diusulkan Dihapus di RUU Pemilu

Buntut Polemik Ijazah Gibran, Syarat Ijazah Capres-Cawapres Diusulkan Dihapus di RUU Pemilu

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin

Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Menkeu Suahasil Klaim Kontribusi APBN ke PDB RI Cuma 15%

Menkeu Suahasil Klaim Kontribusi APBN ke PDB RI Cuma 15%

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:27 WIB

×