Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2026 | 19:41 WIB
Pemerintah Ungkap Aceh Telah Pulih dari Bencana Banjir Sumatera
Anak-anak pengungsi di Gampong Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. [Suara.com/Iskandar]
  • Kabupaten Aceh Besar ditetapkan pulih normal pascabencana karena dampaknya ringan, berbeda dari wilayah Aceh lainnya.
  • Dampak bencana di Aceh Besar mayoritas hanya berupa genangan air, tidak seperti daerah lain yang mengalami endapan lumpur parah.
  • Keputusan status normal oleh Satgas didasarkan pemenuhan seluruh indikator pemulihan sarana dan prasarana daerah tersebut.

Suara.com - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi menyatakan Kabupaten Aceh Besar menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Aceh yang telah masuk kategori pulih normal pascabencana alam.

Direktur Jenderal Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara Kemendagri sekaligus Juru Bicara Satgas, Amran menyampaikan Aceh Besar sejak awal mengalami dampak bencana yang relatif tidak terlalu parah dibandingkan daerah lain.

"Kalau untuk di Aceh, Provinsi Aceh, memang yang dari awal sudah langsung pulih secara keseluruhan adalah Aceh Besar," ujar Amran saat konferensi pers, di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Kayu-kayu besar diduga milik korporasi bergelimpangan setelah terbawa banjjir di Gampong Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. [Suara.com/Iskandar]
Kayu-kayu besar diduga milik korporasi bergelimpangan setelah terbawa banjjir di Gampong Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. [Suara.com/Iskandar]

Ia menjelaskan, kondisi di Aceh Besar berbeda dengan wilayah terdampak lainnya. Jika di daerah lain terjadi endapan lumpur yang cukup parah, di Aceh Besar dampak bencana lebih didominasi oleh genangan air.

"Karena memang kondisi wilayah terdampak tidak terlalu parah. Gambarannya adalah kalau di tempat lain lumpur masuk, maka di Aceh Besar hanya air," kata Amran.

Dengan kondisi tersebut, pemulihan sarana dan prasarana di Aceh Besar dapat dilakukan lebih cepat. Namun demikian, Satgas masih terus memantau perkembangan daerah lain di Aceh.

Amran menegaskan, penetapan status normal dilakukan berdasarkan sejumlah indikator. Pemerintah akan menyatakan suatu daerah pulih sepenuhnya setelah seluruh indikator tersebut terpenuhi.

:Kita akan lihat perkembangannya setelah semuanya 100 persen terpenuhi, baru bisa dikatakan bahwa sudah normal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 18:55 WIB

BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku

BRI Tanggap Bencana Sumatera Pulihkan Sekolah di Aceh Tamiang Lewat Program Ini Sekolahku

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:37 WIB

Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera

Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:34 WIB

Terkini

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB