PIS Catat Kurangi 116 Ribu Ton Emisi di 2025

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 21:22 WIB
PIS Catat Kurangi 116 Ribu Ton Emisi di 2025
Kapal PT Pertamina International Shipping (PIS) [Suara.com/HO-PIS]
  • PIS kurangi 116.761 ton emisi CO2e lewat optimalisasi kecepatan dan modernisasi kapal tanker.
  • Restorasi laut melalui penanaman mangrove serta konservasi 207 ekor hiu paus di perairan Indonesia.
  • Pemberdayaan sosial mencakup akses kesehatan di Papua hingga peningkatan kepemimpinan perempuan.

Suara.com - PT Pertamina International Shipping (PIS) terus membuktikan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional yang selaras dengan aspek keberlanjutan. Sepanjang tahun 2025, PIS mengintegrasikan strategi operasional dengan pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat guna menciptakan ekosistem industri maritim yang lebih hijau.

Dalam upaya dekarbonisasi, PIS mencatatkan prestasi gemilang dengan menekan emisi karbon sebesar 116.761 ton CO2e pada tahun lalu. Keberhasilan ini didorong oleh kontribusi armada tangguh seperti Pertamina Prime, Pertamina Pride, dan Pertamina Halmahera. Secara teknis, langkah efisiensi energi melalui optimalisasi kecepatan kapal (speed optimization) menjadi kunci utama yang menyumbang 67% dari total pengurangan emisi, atau setara dengan 78.500 ton CO2e.

Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menegaskan bahwa perusahaan tengah melakukan transformasi besar menuju pelayaran hijau. "PIS berkomitmen menjaga keseimbangan energi dengan transformasi industri maritim menuju pelayaran hijau yang lebih berkelanjutan," ungkapnya.

Komitmen lingkungan PIS juga menyentuh ekosistem pesisir melalui program blue carbon restoration. Perusahaan telah menanam 38.000 pohon mangrove, 3.200 lamun, dan ribuan fragmen terumbu karang. Di sektor fauna, PIS aktif memantau 207 ekor hiu paus di Kepulauan Derawan, di mana 7 di antaranya telah berhasil ditandai sebagai bagian dari upaya konservasi biodiversitas laut.

Tak hanya lingkungan, PIS juga fokus pada penguatan sumber daya manusia dan inklusivitas. Lewat komunitas PERTIWI, PIS menargetkan keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan hingga 30% pada 2034. Pengembangan talenta unggul pun digerakkan melalui program Next Wave, Navigator, dan AcademySEA untuk mencetak pemimpin maritim berdaya saing global.

Dampak sosial nyata turut dirasakan masyarakat pesisir melalui inisiatif OceanLiteraSEA dan Desa Energi Berdikari yang mendorong kemandirian energi di daerah terpencil. Di sektor kesehatan, kolaborasi dengan doctorSHARE melalui Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II di Raja Ampat telah melayani lebih dari 4.000 pasien.

Kesadaran lingkungan juga tumbuh di internal karyawan melalui Uniform Recycling Program, yang berhasil mengolah 668 seragam bekas menjadi produk fungsional. "Bagi PIS, bumi adalah ruang yang kami jaga agar denyut kehidupan terus berlanjut beriringan dengan pertumbuhan berkelanjutan," tutup Vega.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menuju Net Zero Emission, Indonesia Siapkan Ekosistem Carbon Capture

Menuju Net Zero Emission, Indonesia Siapkan Ekosistem Carbon Capture

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 09:27 WIB

Menembus Awan Tanpa Jejak: Ambisi Singapore Airlines Menata Langit Biru Masa Depan

Menembus Awan Tanpa Jejak: Ambisi Singapore Airlines Menata Langit Biru Masa Depan

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:33 WIB

Strategi Daihatsu Kejar Target Netral Karbon Lewat Investasi Pabrik dan Produk Ramah Lingkungan

Strategi Daihatsu Kejar Target Netral Karbon Lewat Investasi Pabrik dan Produk Ramah Lingkungan

Otomotif | Senin, 26 Januari 2026 | 11:52 WIB

Terkini

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Harga Pangan Masih Meroket Jelang Lebaran, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp125.850 Per Kilogram

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:00 WIB

Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik

Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:40 WIB

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

CBDK Genjot Produk Margin Tinggi, Profitabilitas Terdongkrak di 2025

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:10 WIB

Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya

Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:35 WIB

HSBC Siap PHK Massal hingga 20.000 Karyawan

HSBC Siap PHK Massal hingga 20.000 Karyawan

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:20 WIB

Gak Perlu Panik Cari Kartu ATM, Kini Tarik Tunai Saldo Digital Makin Praktis Jelang Lebaran

Gak Perlu Panik Cari Kartu ATM, Kini Tarik Tunai Saldo Digital Makin Praktis Jelang Lebaran

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:37 WIB

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

BI Bakal Siaga Pelototi Rupiah saat Libur Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:18 WIB

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Mudik Naik Motor Tahun Ini? Baca Ini Dulu Sebelum Berangkat

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 09:00 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Harga Minyak Dunia Makin Melonjak, Nilainya Tembus Rp1,8 Juta per Barel

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 08:38 WIB

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 07:48 WIB