- Pada Senin pagi (2/2/2026), harga emas Antam Rp 2.860.000 per gram tetap stabil di pasar domestik.
- Harga emas spot internasional dilaporkan anjlok hingga 4 persen pada sesi perdagangan Asia pagi itu.
- Penyebab utama penurunan global meliputi penguatan Dolar AS dan koreksi setelah kenaikan signifikan Januari 2026.
Kondisi Pasar "Overbought": Robert Gottlieb, mantan trader logam mulia di JPMorgan, menilai pasar saat ini terlalu jenuh dengan posisi beli, sehingga harga sedang mencari titik keseimbangan baru.
Meski ketidakpastian geopolitik masih menghantui, penguatan mata uang Amerika Serikat tampaknya menjadi faktor dominan yang memaksa para spekulan untuk melepaskan posisi mereka di logam mulia.
DISCLAIMER: Investasi pada logam mulia tetap memiliki risiko fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro dan geopolitik global. Harga emas Antam diperbarui secara berkala dan dapat berubah mengikuti kurs serta harga spot dunia. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi beli atau jual. Investor disarankan untuk memantau update harga resmi dan berkonsultasi dengan ahli keuangan sebelum bertransaksi.