Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.107

Harga Pengadaan Chromebook Disetujui LKPP?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 03 Februari 2026 | 06:40 WIB
Harga Pengadaan Chromebook Disetujui LKPP?
Terdakwa kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019-2022 Nadiem Makarim usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Pengadaan Chromebook melalui e-Katalog LKPP secara transparan, tanpa intervensi Menteri.
  • Harga Rp5,7–Rp5,8 juta per unit sudah termasuk CDM dan memenuhi standar TKDN 25%.
  • Penggunaan sistem Chromebook berhasil menghemat anggaran negara sebesar Rp1,2 triliun.

Suara.com - Proses pengadaan laptop Chromebook untuk sektor pendidikan dipastikan telah melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel.

Fakta persidangan mengungkap bahwa penetapan harga dan pemilihan vendor sepenuhnya dikelola melalui sistem e-Katalog di bawah pengawasan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), tanpa keterlibatan teknis dari Menteri Pendidikan.

Berdasarkan keterangan saksi dalam sidang lanjutan pemeriksaan pokok perkara, peran Menteri terbatas pada kebijakan dan penggunaan anggaran sesuai ketentuan pengadaan barang/jasa pemerintah. Secara sistem, tidak tersedia ruang bagi Menteri untuk memberikan perintah, menunjuk vendor, maupun mengarahkan harga pengadaan.

Proses pengadaan Chromebook dilakukan secara ketat melalui tahapan verifikasi spesifikasi teknis dan kepatuhan regulasi. Negosiasi harga berlangsung transparan dalam e-Katalog sebelum akhirnya disetujui oleh LKPP di bawah koordinasi Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen.

Harga final yang ditetapkan berada pada kisaran Rp5,7 juta hingga Rp5,8 juta per unit. Harga ini sudah mencakup biaya Chrome Device Management (CDM) dan memenuhi ambang batas Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 25%.

Tim Penasihat Hukum Nadiem Makarim, Dr. Dodi S. Abdulkadir, menegaskan bahwa tuduhan kerugian negara akibat penggelembungan harga (mark-up) tidak memiliki dasar hukum.

"Harga di e-Katalog adalah hasil proses teknis dan negosiasi sah oleh LKPP. Tidak ada intervensi dari Nadiem Makarim karena sistem tidak memungkinkan hal tersebut," tegas Dodi.

Senada dengan itu, Dr. Ari Yusuf Amir menjelaskan bahwa penggunaan fitur CDM justru tidak membebani anggaran. Dibandingkan perangkat berbasis Windows yang memerlukan biaya lisensi dan manajemen mencapai ratusan dolar AS per tiga tahun, pemilihan Chromebook diklaim berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp1,2 triliun. Dengan demikian, penggunaan CDM terbukti tidak memiliki hubungan sebab-akibat dengan kerugian negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook

Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook

News | Senin, 02 Februari 2026 | 22:06 WIB

Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku

Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku

News | Senin, 02 Februari 2026 | 16:16 WIB

Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook

Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook

News | Senin, 02 Februari 2026 | 15:38 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB