Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:52 WIB
Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa membuka opsi realokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendanai kebijakan mengganti atap rumah dari seng ke genteng alias gentengisasi. Foto Dok Kemenkeu.
  • Purbaya buka opsi realokasi anggaran MBG untuk mendanai kebijakan mengganti atap rumah dari seng ke genteng alias gentengisasi.
  • Purbaya juga menjelaskan, perhitungan anggaran gentengisasi yang beredar saat ini masih bersifat kasar.
  • Purbaya menilai, perhitungan yang mengasumsikan seluruh rumah diganti gentengnya membuat angka kebutuhan anggaran menjadi membengkak.

Suara.com - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa membuka opsi realokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendanai kebijakan mengganti atap rumah dari seng ke genteng alias gentengisasi.

Saat ditanya soal besaran anggaran, Purbaya memperkirakan nilainya tidak besar terlalu besar.

"(Anggarannya) nggak sampai 1 triliun, kan," ujar Purbaya usai acara Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/1/2026).

Menurut Purbaya, pemerintah memiliki sejumlah cadangan anggaran yang dapat digunakan untuk membiayai program tersebut. Salah satu opsi yang terbuka adalah realokasi dari pos lain yang sebelumnya telah disesuaikan.

Ketika ditanya apakah anggaran program MBG yang bisa menjadi sumber pendanaan gentengisasi, Purbaya tidak menutup kemungkinan tersebut.

"Ada kemungkinan dari situ (anggaran MBG), ada kemungkinan dari tempat lain. Tapi cukuplah, enggak banyak-banyak amat kalau enggak salah anggarannya itu," kata dia.

Purbaya juga menjelaskan, perhitungan anggaran gentengisasi yang beredar saat ini masih bersifat kasar. Menurut dia, hitungan tersebut dilakukan dengan asumsi seluruh rumah harus mengganti genteng, padahal kondisi di lapangan tidak demikian.

Ia menyebut program gentengisasi ditujukan untuk mengganti genteng seng dengan material lain yang dinilai lebih layak. Namun, tidak semua rumah menggunakan genteng seng sehingga kebutuhan anggarannya jauh lebih kecil.

"Gentengisasi, kan gentengisasi untuk ganti genteng seng ya, dengan genteng yang buatan.. batu-batuan gitu ya saya nggak tahu. bekas minyak segala macam... berapa rumah yang pakai seng?" ucap Purbaya.

Ia menilai, perhitungan yang mengasumsikan seluruh rumah diganti gentengnya membuat angka kebutuhan anggaran menjadi membengkak. Padahal, rumah yang benar-benar membutuhkan penggantian hanya sebagian kecil.

"Itu kan hitungan yang ada kan hitungan kasar sekali. Di mana semua rumah dihitung, terus semuanya diganti. Padahal kan yang diganti paling berapa puluh persen yang pakai seng," tutur dia.

Dengan kondisi tersebut, Purbaya menilai kebutuhan anggaran program gentengisasi seharusnya lebih kecil dari angka yang selama ini beredar. Ia menyebut perhitungan detail masih akan dilakukan pemerintah.

"Jadi harusnya nanti angkanya lebih kecil daripada yang pernah anda dengar angka aktualnya. Ini kan belum dihitung, baru hitungan kasar sekali," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah gagasan besar dilontarkan Presiden Prabowo Subianto yang berpotensi mengubah lanskap visual kota dan desa di seluruh Indonesia. Prabowo menginginkan adanya gerakan nasional untuk mengganti atap seng yang selama ini mendominasi rumah-rumah warga dengan genteng berbahan dasar tanah liat.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Prabowo secara tegas menyoroti pemandangan yang menurutnya merusak estetika wajah Indonesia, dominasi atap seng yang kusam dan berkarat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Sebut Tanaman Ajaib, Sawit Kini Berubah Arti Jadi 'Pohon' di KBBI

Prabowo Sebut Tanaman Ajaib, Sawit Kini Berubah Arti Jadi 'Pohon' di KBBI

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 16:26 WIB

Saat Daerah Tak Sanggup Bayar Gaji ASN, Siswa SD di NTT Menyerah pada Hidup Demi Buku Tulis

Saat Daerah Tak Sanggup Bayar Gaji ASN, Siswa SD di NTT Menyerah pada Hidup Demi Buku Tulis

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:59 WIB

Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump

Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB