Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 03 Februari 2026 | 18:30 WIB
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Danantara, Jumat (30/1/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin fundamental ekonomi Indonesia kuat meskipun terjadi gejolak pasar.
  • Pemerintah fokus pada percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, bukan mengendalikan harga saham langsung.
  • Kinerja sektor riil positif, ditunjukkan dengan PMI manufaktur yang terus berada di zona ekspansi (52,3).

Suara.com - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku yakin dengan ketahanan fundamental ekonomi Indonesia. Ia meminta publik dan pelaku pasar tidak bereaksi berlebihan terhadap gejolak yang sempat terjadi belakangan imbas kebijakan MSCI.

Menurut Purbaya, pemerintah tidak berada pada posisi untuk mengendalikan harga saham secara langsung. Fokus utama kebijakan, kata dia, adalah memastikan ekonomi bergerak lebih cepat dan berkelanjutan.

"Saya tidak mengendalikan harga saham. Tapi saya memastikan ekonominya bergerak lebih cepat," ujar Purbaya usai acara Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Pengelola investasi raksasa asal Jepang, Nomura, resmi menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi Neutral dari sebelumnya Overweight.  Foto Rina-Suara.com
Pengelola investasi raksasa asal Jepang, Nomura, resmi menurunkan rekomendasi saham Indonesia menjadi Neutral dari sebelumnya Overweight. Foto Rina-Suara.com

Mantan Ketua LPS ini menjelaskan, ketika pondasi ekonomi kuat dan pertumbuhan terjaga, kinerja perusahaan yang tercatat di bursa akan ikut membaik. Kondisi tersebut pada akhirnya akan tercermin secara alami pada pergerakan harga saham.

Purbaya menilai, investor akan masuk ke pasar ketika melihat prospek pertumbuhan ekonomi yang positif. Karena itu, penguatan fundamental dinilai jauh lebih penting dibandingkan intervensi jangka pendek terhadap pasar.

Ia juga menanggapi guncangan yang sempat terjadi di pasar keuangan dalam beberapa waktu terakhir. Menurut Purbaya, kondisi tersebut tidak perlu disikapi dengan kekhawatiran berlebihan.

"Jadi kemarin goncangan-goncangan itu, enggak usah terlalu khawatir. Pondasi ekonomi makin ke sana, masih makin cepat," ucapnya.

Sebagai indikator, Purbaya menyinggung kinerja sektor riil yang terus menunjukkan perbaikan. Ia menyebut data Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia masih berada di zona ekspansi.

"Anda lihat sekarang PMI baru keluar kan? Berapa? 52,3 ya? Sebelumnya 51. Sudah di atas 50 terus, di atas 50 terus," katanya.

baca juga

Menurut Purbaya, capaian PMI tersebut menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi masih bergerak positif. Dengan tren tersebut, ia optimistis pertumbuhan ekonomi ke depan tetap terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel

Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan

Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:43 WIB

IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?

IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 17:17 WIB

Terkini

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:36 WIB

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:54 WIB

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:40 WIB

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:11 WIB

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:49 WIB

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:57 WIB

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:22 WIB

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Senin Pagi, Cek Saham yang Cuan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:16 WIB