BEI: 2 Emiten Konglomerat Bakal IPO, Ini Bocorannya

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:03 WIB
BEI: 2 Emiten Konglomerat Bakal IPO, Ini Bocorannya
Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Suara.com/Rina]
baca 10 detik
  • BEI mengonfirmasi dua perusahaan besar sektor infrastruktur akan melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO) tahun 2026.
  • BEI menargetkan 50 perusahaan melangsungkan IPO pada 2026, termasuk enam perusahaan berkategori *lighthouse company*.
  • Target BEI 2026 meliputi peningkatan RNTH menjadi Rp14,5 triliun dan penambahan dua juta investor baru.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan ada beberapa perusahaan berskala besar akan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering /IPO).

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna, mengatakan ada dua perusahaan berskal besar yang akan mengajukan IPO.

"Konglomerasi saya belum melihat di pipeline, tapi yang lighthouse IPO, yang tipenya lighthouse IPO ada dua," katanya di Gedung BEI, Rabu (4/2/2026).

Dia mengatakan, dua emiten yang tipenya perusahaan besar berada di sektor infrastruktur. Namun untuk waktunya, BEI harus meninjau laporan keuangannya tersebut.

"Sektornya infrastruktur. Kemarin mereka menyampaikan review atas laporan keuangannya, nanti saya cek lagi kalau terjadi laporan keuangannya," ujarnya.

Sebagai informasi, BEI menargetkan 50 perusahaan dapat melangsungkan IPO sepanjang 2026. Termasuk enam perusahaan berkapitalisasi besar atau lighthouse company.

Target tersebut meningkat signifikan dibanding 2025, di mana sebanyak 26 perusahaan mencatatkan saham perdana dengan total dana dihimpun Rp18,11 triliun.

Dengan capaian tersebut, jumlah perusahaan tercatat di BEI kini mencapai 969 perusahaan.

Selain itu, BEI juga menargetkan rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) sebesar Rp14,5 triliun dan penambahan dua juta investor baru pada 2026.

baca juga

Optimisme terhadap pasar modal semakin kuat seiring kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang akan membaik. Apalagi, pemerintah menargetkan IHSG akan berada di level 10.000 di tahun 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya

Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:53 WIB

Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini

Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:32 WIB

MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG

MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 11:16 WIB

Petinggi Borong Saham BBCA saat Harga Diskon, Berapa Targetnya?

Petinggi Borong Saham BBCA saat Harga Diskon, Berapa Targetnya?

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 11:00 WIB

IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888

IHSG Masih Terjungkal pada Selasa Pagi ke Level 7.888

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 09:16 WIB

OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal

OJK Belum Terima Laporan Polri Mau Selidiki Saham Gorengan di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 08:09 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×