Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 04 Februari 2026 | 14:56 WIB
Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy
Ilustrasi. Pemerintah terus memperkuat pengembangan program waste to energy (WtE) sebagai bagian dari strategi nasional mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat bauran energi. Foto Antara.
baca 10 detik
  • MCP dukung strategi nasional WtE sebagai Integrated Waste Movement Partner.
  • Penggunaan electric feeder Hiab di Sukabumi tingkatkan efisiensi operasional.
  • Solusi alat berat terintegrasi kunci stabilitas ekonomi proyek energi sampah.

Suara.com - Pemerintah terus memperkuat pengembangan program waste to energy (WtE) sebagai bagian dari strategi nasional mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat bauran energi.

Langkah ini diambil seiring timbunan sampah nasional yang kini menembus lebih dari 189 ribu ton per hari.

Besarnya volume sampah tersebut mendorong pemerintah memandang WtE sebagai solusi jangka panjang. Program ini tidak hanya diarahkan untuk menekan beban lingkungan, tetapi juga mendukung ekonomi sirkular serta ketahanan energi nasional.

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, sejumlah proyek WtE dan refuse-derived fuel (RDF) mulai dikembangkan di berbagai daerah. Namun, keberhasilan proyek pengolahan sampah menjadi energi dinilai tidak hanya bergantung pada teknologi pembangkit atau tungku pembakaran.

Aspek krusial lain berada pada sistem penanganan dan pergerakan limbah yang menjadi fondasi operasional fasilitas WtE. Tanpa sistem alat berat yang tepat, proyek berisiko mengalami feeding tidak stabil, downtime tinggi, hingga lonjakan biaya operasional yang memengaruhi kelayakan ekonomi.

Dalam konteks itu, PT Multicrane Perkasa menegaskan peran alat berat sebagai faktor penentu keberhasilan proyek WtE. Perusahaan ini memosisikan diri sebagai integrated waste movement partner untuk mendukung rantai penanganan limbah secara menyeluruh.

Multicrane Perkasa mendukung penanganan limbah mulai dari pre-processing, transfer, feeding, hingga keberlanjutan operasional fasilitas WtE melalui pendekatan sistem yang terintegrasi. Pendekatan ini dinilai penting agar operasional proyek berjalan konsisten dan efisien.

Salah satu pengembangan yang saat ini berjalan adalah proyek WtE di Sukabumi bersama Cahaya Yasa Cipta, serta inisiatif RDF yang telah berjalan sejak Juli 2025. Pengalaman implementasi RDF di tingkat regional, termasuk untuk kebutuhan industri semen di Thailand, menunjukkan kesiapan sistem operasional menjadi faktor kunci keberhasilan.

Dalam konteks feeding limbah, Presiden Direktur PT Multicrane Perkasa menyebut pihaknya mendorong solusi berbasis crane Hiab 19000 sebagai electric waste feeder. Sistem ini dirancang untuk memastikan aliran limbah ke lini WtE atau RDF berlangsung stabil dan terkontrol.

baca juga

"Sebagai bagian dari komitmen kami mendukung agenda pemerintah dalam pengelolaan sampah berkelanjutan, kami melihat bahwa keberhasilan proyek Waste-to-Energy tidak cukup hanya dari sisi teknologi pembangkit, tetapi juga dari kesiapan sistem operasional di lapangan," ujarnya kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Dua unit Hiab telah ditempatkan untuk mendukung operasional proyek di Sukabumi. Sistem feeding berbasis listrik ini dinilai lebih stabil dibanding metode konvensional berbasis excavator diesel, sekaligus menekan biaya operasional dan risiko gangguan teknis.

Sementara itu, untuk kebutuhan transfer dan handling limbah skala menengah hingga besar, Multicrane Perkasa juga menghadirkan material handler Liebherr LH 40 yang dirancang khusus untuk operasi waste duty. Unit ini memungkinkan penanganan limbah curah secara kontinu dan menjaga konsistensi feeding dalam jangka panjang.

“Melalui penempatan dua unit Hiab di Sukabumi serta dukungan material handler Liebherr LH 40, kami berharap dapat membantu memastikan proses penanganan limbah berjalan lebih stabil, efisien, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:41 WIB

PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027

PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:51 WIB

Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah

Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:04 WIB

Terkini

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:47 WIB

Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi

Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:32 WIB

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:20 WIB

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB