Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 04 Februari 2026 | 14:56 WIB
Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy
Ilustrasi. Pemerintah terus memperkuat pengembangan program waste to energy (WtE) sebagai bagian dari strategi nasional mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat bauran energi. Foto Antara.
  • MCP dukung strategi nasional WtE sebagai Integrated Waste Movement Partner.
  • Penggunaan electric feeder Hiab di Sukabumi tingkatkan efisiensi operasional.
  • Solusi alat berat terintegrasi kunci stabilitas ekonomi proyek energi sampah.

Suara.com - Pemerintah terus memperkuat pengembangan program waste to energy (WtE) sebagai bagian dari strategi nasional mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat bauran energi.

Langkah ini diambil seiring timbunan sampah nasional yang kini menembus lebih dari 189 ribu ton per hari.

Besarnya volume sampah tersebut mendorong pemerintah memandang WtE sebagai solusi jangka panjang. Program ini tidak hanya diarahkan untuk menekan beban lingkungan, tetapi juga mendukung ekonomi sirkular serta ketahanan energi nasional.

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, sejumlah proyek WtE dan refuse-derived fuel (RDF) mulai dikembangkan di berbagai daerah. Namun, keberhasilan proyek pengolahan sampah menjadi energi dinilai tidak hanya bergantung pada teknologi pembangkit atau tungku pembakaran.

Aspek krusial lain berada pada sistem penanganan dan pergerakan limbah yang menjadi fondasi operasional fasilitas WtE. Tanpa sistem alat berat yang tepat, proyek berisiko mengalami feeding tidak stabil, downtime tinggi, hingga lonjakan biaya operasional yang memengaruhi kelayakan ekonomi.

Dalam konteks itu, PT Multicrane Perkasa menegaskan peran alat berat sebagai faktor penentu keberhasilan proyek WtE. Perusahaan ini memosisikan diri sebagai integrated waste movement partner untuk mendukung rantai penanganan limbah secara menyeluruh.

Multicrane Perkasa mendukung penanganan limbah mulai dari pre-processing, transfer, feeding, hingga keberlanjutan operasional fasilitas WtE melalui pendekatan sistem yang terintegrasi. Pendekatan ini dinilai penting agar operasional proyek berjalan konsisten dan efisien.

Salah satu pengembangan yang saat ini berjalan adalah proyek WtE di Sukabumi bersama Cahaya Yasa Cipta, serta inisiatif RDF yang telah berjalan sejak Juli 2025. Pengalaman implementasi RDF di tingkat regional, termasuk untuk kebutuhan industri semen di Thailand, menunjukkan kesiapan sistem operasional menjadi faktor kunci keberhasilan.

Dalam konteks feeding limbah, Presiden Direktur PT Multicrane Perkasa menyebut pihaknya mendorong solusi berbasis crane Hiab 19000 sebagai electric waste feeder. Sistem ini dirancang untuk memastikan aliran limbah ke lini WtE atau RDF berlangsung stabil dan terkontrol.

"Sebagai bagian dari komitmen kami mendukung agenda pemerintah dalam pengelolaan sampah berkelanjutan, kami melihat bahwa keberhasilan proyek Waste-to-Energy tidak cukup hanya dari sisi teknologi pembangkit, tetapi juga dari kesiapan sistem operasional di lapangan," ujarnya kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Dua unit Hiab telah ditempatkan untuk mendukung operasional proyek di Sukabumi. Sistem feeding berbasis listrik ini dinilai lebih stabil dibanding metode konvensional berbasis excavator diesel, sekaligus menekan biaya operasional dan risiko gangguan teknis.

Sementara itu, untuk kebutuhan transfer dan handling limbah skala menengah hingga besar, Multicrane Perkasa juga menghadirkan material handler Liebherr LH 40 yang dirancang khusus untuk operasi waste duty. Unit ini memungkinkan penanganan limbah curah secara kontinu dan menjaga konsistensi feeding dalam jangka panjang.

“Melalui penempatan dua unit Hiab di Sukabumi serta dukungan material handler Liebherr LH 40, kami berharap dapat membantu memastikan proses penanganan limbah berjalan lebih stabil, efisien, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:41 WIB

PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027

PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:51 WIB

Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah

Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:04 WIB

Terkini

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB