IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 05 Februari 2026 | 08:54 WIB
IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham
Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
Baca 10 detik
  • IHSG menguat tipis 0,3% pada penutupan kemarin, meskipun diwarnai aksi jual bersih asing signifikan mencapai Rp1,42 triliun.
  • Kebijakan ESDM memangkas target produksi batu bara menjadi 600 juta ton, menguntungkan emiten seperti AADI, BUMI, dan INDY.
  • Bursa global Wall Street melemah karena kejenuhan sektor teknologi AI, sementara bursa Asia-Pasifik mayoritas bergerak menguat.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil parkir di zona hijau dengan penguatan tipis 0,3% pada penutupan perdagangan kemarin.

Namun, penguatan ini dibayangi oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing yang cukup masif mencapai Rp1,42 triliun.

Beberapa saham blue chip seperti BUMI, ANTM, ASII, TLKM, dan BBNI menjadi sasaran utama pelepasan aset oleh pemodal internasional.

Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak melemah terbatas.

Pelaku pasar cenderung bersikap wait and see menanti rilis data Produk Domestik Bruto (GDP) Indonesia yang dijadwalkan keluar hari ini.

Area Support: 8.030 – 8.120

Area Resisten: 8.200 – 8.230

Rekomendasi Saham: BBRI, TLKM, JPFA, MAPA, BRMS, PGEO, dan WIIM (Mandiri Sekuritas).

Peta Baru Industri Batu Bara: Siapa yang Bertahan?

Baca Juga: BEI: 2 Emiten Konglomerat Bakal IPO, Ini Bocorannya

Kebijakan Kementerian ESDM yang memangkas target produksi batu bara nasional sebesar 24% (menjadi 600 juta ton) menciptakan standar baru di pasar modal.

Menurut analisis BRI Danareksa Sekuritas, strategi investasi kini bergeser kepada emiten yang memiliki keamanan kuota di tengah suplai yang mencekik.

Emiten di "Zona Aman":

  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Milik konglomerat Boy Thohir ini diprediksi tetap stabil dengan output sekitar 65,2 juta ton.
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Grup Bakrie-Salim ini memegang posisi kunci. Produksi KPC dan Arutmin yang tidak terpangkas membuat BUMI berpotensi meraup margin lebih besar saat harga melambung dengan estimasi produksi 74 juta ton.
  • PT Indika Energy Tbk (INDY): Melalui anak usahanya, Kideco, emiten ini aman dengan target 30 juta ton.

Sebaliknya, PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) diprediksi akan tertekan akibat pemangkasan kuota drastis hingga 45%, yang menurunkan kapasitas produksinya ke level 3,3 juta ton.

Skandal "Saham Gorengan" dan Sentimen Wall Street

Di sisi regulasi, publik masih menyoroti pemeriksaan terhadap Shinhan Sekuritas terkait dugaan manipulasi harga. Saham-saham seperti PADI, MINA, dan PIPA kini masuk dalam radar pengawasan ketat akibat pola pergerakan yang dinilai tidak wajar.

Sementara itu dari bursa global, Wall Street ditutup bervariasi cenderung melemah akibat kejenuhan pada sektor teknologi. Kekhawatiran bahwa reli saham kecerdasan buatan (AI) telah mencapai puncaknya membuat Nasdaq rontok 1,51%.

AMD & Nvidia: Terkoreksi setelah proyeksi pendapatan AMD mengecewakan pasar.

Alphabet & Palantir: Turut melemah akibat kecemasan investor terhadap efektivitas investasi besar pada teknologi AI dibandingkan pertumbuhan pendapatan riil.

Berbeda dengan AS, mayoritas bursa Asia-Pasifik justru bergerak menguat. Indeks Kospi Korea Selatan melesat 1,57%, disusul penguatan di Australia dan Taiwan.

Namun, raksasa gim Nintendo mencatatkan penurunan tajam hingga 9% di bursa Jepang. Investor mulai mengkhawatirkan kenaikan harga komponen memori yang dapat mengancam margin keuntungan konsol Switch 2 yang akan datang.


DISCLAIMER: Perdagangan saham melibatkan risiko volatilitas tinggi. Analisis ini bersifat informatif berdasarkan data pasar per Kamis, 5 Februari 2026, dan bukan merupakan perintah jual atau beli. Investor diharapkan melakukan analisis mendalam secara mandiri sebelum mengambil keputusan investasi. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul dari transaksi pribadi pembaca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI