Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 22 Januari 2026 | 17:10 WIB
Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang
Ilustrasi uang rupiah. [Antara]
  • Rupiah menguat 0,24 pesen pada Kamis, 22 Januari 2026, ditutup Rp 16.895 per dolar AS di pasar spot.
  • Penguatan rupiah dipicu sentimen global risk on terkait harapan pembicaraan seputar Greenland, menurut analis.
  • Prospek penguatan lebih lanjut rupiah terancam oleh sentimen domestik mengenai independensi Bank Indonesia dan defisit fiskal.

Suara.com - Nilai tukar rupiah konsisten menguat pada penutupan, Kamis, 22 Januari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup Rp 16.895 per dolar AS.

Penguatan ini membuat mata uang garuda mulai bangkit. Alhasil, rupiah menguat 0,24 persen dibanding penutupan pada Rabu kemarin yang berada di level Rp 16.936 dolar AS. 

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.902 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia sebagian menguat. Di mana, peso Filipina berada satu level di bawah rupiah setelah ditutup melonjak 0,2 persen.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selanjutnya ada ringgit Malaysia yang terkerek 0,1 persen dan rupee India yang terangkat 0,09 persen. Disusul, dolar Taiwan yang ditutup menanjak 0,06 persen.

Lalu ada dolar Singapura yang naik 0,05 persen dan yuan China yang menguat tipis 0,02 persen di sore ini. Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,48 persen.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah menguat terhadap dolar AS dikarenakan sentimen global. Sentimen ini membuat dolar AS semakin melemah.

"Rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on oleh harapan pada pembicaraan seputar Greenland," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun penguatan lebih lanjut mungkin akan sulit. Lantaran, sentimen negatif domestik seputar independensi BI dan defisit fiskal masih membayangi rupiah.

"Investor menantikan daa revisi final PDB AS dan inflasi PCE AS malam ini. Range Rp 16.850 - Rp 16.950," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.908

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.908

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 09:51 WIB

Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok

Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 17:39 WIB

BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:45 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 19:46 WIB

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:46 WIB

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:40 WIB

Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!

Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:39 WIB

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:31 WIB

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:13 WIB