Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Kamis, 22 Januari 2026 | 17:10 WIB
Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang
Ilustrasi uang rupiah. [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat 0,24 pesen pada Kamis, 22 Januari 2026, ditutup Rp 16.895 per dolar AS di pasar spot.
  • Penguatan rupiah dipicu sentimen global risk on terkait harapan pembicaraan seputar Greenland, menurut analis.
  • Prospek penguatan lebih lanjut rupiah terancam oleh sentimen domestik mengenai independensi Bank Indonesia dan defisit fiskal.

Suara.com - Nilai tukar rupiah konsisten menguat pada penutupan, Kamis, 22 Januari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup Rp 16.895 per dolar AS.

Penguatan ini membuat mata uang garuda mulai bangkit. Alhasil, rupiah menguat 0,24 persen dibanding penutupan pada Rabu kemarin yang berada di level Rp 16.936 dolar AS. 

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.902 per dolar AS.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia sebagian menguat. Di mana, peso Filipina berada satu level di bawah rupiah setelah ditutup melonjak 0,2 persen.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Selanjutnya ada ringgit Malaysia yang terkerek 0,1 persen dan rupee India yang terangkat 0,09 persen. Disusul, dolar Taiwan yang ditutup menanjak 0,06 persen.

Lalu ada dolar Singapura yang naik 0,05 persen dan yuan China yang menguat tipis 0,02 persen di sore ini. Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,48 persen.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah menguat terhadap dolar AS dikarenakan sentimen global. Sentimen ini membuat dolar AS semakin melemah.

"Rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on oleh harapan pada pembicaraan seputar Greenland," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun penguatan lebih lanjut mungkin akan sulit. Lantaran, sentimen negatif domestik seputar independensi BI dan defisit fiskal masih membayangi rupiah.

baca juga

"Investor menantikan daa revisi final PDB AS dan inflasi PCE AS malam ini. Range Rp 16.850 - Rp 16.950," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.908

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.908

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 09:51 WIB

Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok

Bos BI Akui Pencalonan Keponakan Prabowo Jadi Sentimen Rupiah Anjlok

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 17:39 WIB

BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:40 WIB

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:29 WIB

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:22 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

×