IIMS 2026: PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, 5.000 SPKLU Tersebar Nasional

Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:19 WIB
IIMS 2026: PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, 5.000 SPKLU Tersebar Nasional
PT PLN (Persero) hadir dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. (Dok: Pos Indonesia)

Suara.com - PT PLN (Persero) menegaskan komitmen dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui keterlibatan aktif di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Dukungan ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia yang kini telah menembus lebih dari 100 ribu unit.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto mengatakan berdasarkan paparan pemerintah dalam pembukaan IIMS 2026 yang disampaikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, jumlah kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai sekitar 103 ribu unit, dengan tingkat pertumbuhan mencapai 150 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Perkembangan ini menuntut kesiapan infrastruktur yang matang. PLN mengambil peran penting untuk memastikan ekosistem kendaraan listrik tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Adi di sela pembukaan rangkaian IIMS 2026.

Sebagai tulang punggung transisi energi di sektor transportasi, PLN terus memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di jalur-jalur padat dan strategis. Hingga awal 2026, jumlah SPKLU yang telah beroperasi tercatat lebih dari 5.000 unit dan tersebar di seluruh Indonesia, termasuk untuk mendukung mobilitas masyarakat saat musim mudik dan libur panjang.

PLN juga mengembangkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile yang kini mengusung slogan baru “PLN Mobile, Your EV Partner.” Aplikasi ini memungkinkan pengguna kendaraan listrik mengakses lokasi SPKLU, memantau ketersediaan daya, hingga melakukan transaksi pengisian secara real time.

PLN menghadirkan layanan SPKLU Mobile sebagai solusi darurat bagi pengguna kendaraan listrik yang mengalami kehabisan daya di perjalanan,sehingga pengguna mendapatkan bantuan pengisian baterai secara cepat dan praktis.

Tak hanya itu PLN menghadirkan layanan PLN EV Charger Mobile sebagai solusi darurat bagi pengguna kendaraan listrik yang mengalami kehabisan daya di perjalanan. Layanan ini dapat diakses langsung melalui aplikasi PLN Mobile, sehingga pengguna mendapatkan bantuan pengisian baterai secara cepat dan praktis.

Adi menegaskan, kehadiran PLN di IIMS 2026 sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong percepatan kendaraan listrik dan pencapaian target Net Zero Emission. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, industri otomotif, dan penyedia infrastruktur energi menjadi kunci keberhasilan transisi energi nasional.

“Kami menyambut baik penyelenggaraan IIMS sebagai ajang strategis penguatan ekosistem kendaraan listrik. PLN siap menjadi mitra utama dalam perjalanan Indonesia menuju transportasi ramah lingkungan dan ekonomi rendah karbon,” kata Adi.

Baca Juga: Pengguna PLTS Atap Meningkat 18 Kali Lipat, PLN Buka Kouta Baru untuk 2026

PLN Mobile Memudahkan Pelanggan
Kehadiran PLN di IIMS 2026 juga dirasakan langsung oleh pengunjung, khususnya pengguna kendaraan listrik yang ingin memahami layanan pengisian daya secara lebih mendalam. Salah satunya, Octavianus. Ia sengaja datang untuk mencari informasi terkait pemasangan home charging.

“Saya ingin tahu soal pemasangan home charging seperti apa. Tadi sudah dijelaskan cara pemasangannya dan ketersediaan merek-mereknya. Buat saya sudah cukup jelas, tinggal pasangnya lewat PLN Mobile,” ujar Octavianus.

Ia menilai aplikasi PLN Mobile semakin memudahkan kebutuhan pengguna kendaraan listrik, baik untuk pengisian daya di SPKLU maupun pengelolaan token listrik dan pengaduan layanan. Respons layanan melalui aplikasi tersebut relatif cepat dan mudah digunakan.

“Sekarang sudah gampang dan user-friendly. Kalau ada gangguan listrik, saya pernah lapor lewat PLN Mobile dan responsnya lebih cepat. Mungkin ke depan bisa dipermudah lagi, tapi sejauh ini sudah cukup baik,” kata Octavianus.

Untuk saat ini kebutuhan utamanya adalah home charging karena penggunaan kendaraan listrik sehari-hari. Ia juga mengakui belum menemui kendala berarti dalam pemanfaatan layanan PLN untuk kendaraan listriknya.

“Support-nya sekarang lebih baik. Keunggulannya jelas, biaya lebih murah dibanding pakai bensin. Untuk sekarang masih aman dan tidak ada kendala,” tutur Octavianus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI