Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:02 WIB
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
Lembaga pemeringkat internasional, Moody’s Ratings, resmi merevisi prospek (outlook) tujuh perusahaan non-keuangan kakap di Indonesia dari Stabil menjadi Negatif. Foto Alvian-Suara.com
  • Moody’s resmi merevisi prospek (outlook) tujuh perusahaan non-keuangan kakap di Indonesia dari Stabil menjadi Negatif. 
  • Langkah ini menjadi "efek domino" setelah Moody’s lebih dulu menyematkan status negatif pada peringkat surat utang (sovereign rating) Pemerintah Indonesia di level Baa2.
  • Moody’s menekankan bahwa revisi ini bukan semata-mata karena kinerja internal perusahaan, melainkan cerminan dari meningkatnya risiko kredibilitas kebijakan di level negara.

Suara.com - Lembaga pemeringkat internasional, Moody’s Ratings, resmi merevisi prospek (outlook) tujuh perusahaan non-keuangan kakap di Indonesia dari Stabil menjadi Negatif.

Langkah ini menjadi "efek domino" setelah Moody’s lebih dulu menyematkan status negatif pada peringkat surat utang (sovereign rating) Pemerintah Indonesia di level Baa2.

Dalam rilis resminya pada Jumat (6/2), Moody’s menekankan bahwa revisi ini bukan semata-mata karena kinerja internal perusahaan, melainkan cerminan dari meningkatnya risiko kredibilitas kebijakan di level negara.

Moody’s menyoroti adanya penurunan kualitas dalam proses pengambilan keputusan pemerintah serta komunikasi publik yang dianggap kurang efektif selama setahun terakhir.

"Jika tren ini berlanjut, kredibilitas kebijakan Indonesia yang selama ini menjadi fondasi stabilitas makro dan fiskal bisa terkikis," tulis Moody's.

2. Daftar Perusahaan yang Terdampak

Revisi ini menyasar lima entitas yang terkait erat dengan pemerintah (Government-Related Issuers/GRI) dan dua raksasa sektor swasta. Meskipun outlook berubah menjadi negatif, Moody's masih mempertahankan peringkat utang mereka di level Baa1 dan Baa2 untuk saat ini.

Daftar Korporasi dengan Outlook Negatif:

  • PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Baa1
  • PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Baa1
  • PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Baa2
  • PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) Baa2
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Baa2
  • PT United Tractors Tbk (UT) Baa2

Telkom dan Pertamina Ikut Terseret?

Telkom dan Telkomsel sebenarnya memiliki kualitas kredit mandiri yang sangat kuat, sehingga peringkatnya berada satu tingkat di atas negara (sovereign). Namun, ketergantungan mereka terhadap ekosistem ekonomi domestik membuat Moody's tetap menyematkan outlook negatif.

Sementara bagi Pertamina, PHE, dan MIND ID, posisi mereka sangat sensitif terhadap kemampuan pemerintah dalam memberikan dukungan fiskal jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Moody’s menegaskan tidak ada peluang kenaikan peringkat dalam waktu dekat. Status outlook hanya bisa kembali ke Stabil jika prospek peringkat negara Indonesia membaik dan perusahaan mampu menjaga performa keuangan di tengah ketidakpastian makro.

Sebaliknya, jika peringkat negara benar-benar diturunkan atau dukungan pemerintah melemah, maka ketujuh korporasi di atas terancam mengalami penurunan peringkat utang secara nyata, yang berpotensi meningkatkan biaya pinjaman (cost of fund) mereka di pasar internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 19:27 WIB

KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas

KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:12 WIB

21 Hunian Sementara Jadi Titik Awal Warga Aceh Bangkit Pascabencana

21 Hunian Sementara Jadi Titik Awal Warga Aceh Bangkit Pascabencana

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB