Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

7 Tanda Keuangan Sehat yang Wajib Disyukuri di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

Agung Pratnyawan | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 12:49 WIB
7 Tanda Keuangan Sehat yang Wajib Disyukuri di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
Ilustrasi keuangan (Pixabay)

Suara.com - Ada beberapa tanda yang bisa menjadi indikator bahwa keuangan Anda sehat. Tanda-tanda keuangan sehat berikut ini patut disyukuri.

Finansial yang sehat atau stabilitas keuangan dapat memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang, dan tidak ada satu cara pun untuk mengukur apakah seseorang memiliki keamanan finansial.

Namun, ada perilaku keuangan tertentu yang dapat menunjukkan kapan Anda berada di jalur yang benar.

Ini termasuk mengikuti anggaran, meningkatkan tabungan, dan hidup sesuai kemampuan daripada menumpuk utang berbunga tinggi.

Ketika seseorang berada dalam keuangan yang sehat, maka artinya Anda tidak hanya mampu bertahan hidup, tetapi juga hidup dengan nyaman.

Survei menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat melek finansial tidak merasa aman secara finansial, dan dapat dimengerti mengapa demikian.

Upah tidak sebanding dengan kenaikan biaya hidup, inflasi masih menekan rekening bank kita, dan perusahaan di berbagai sektor melakukan PHK massal.

Namun jika ditarik dari berbagai kesimpulan para pakar, ada tanda-tanda yang bisa menjadi indikator seseorang berada dalam kondisi keuangan yang sehat.

7 Tanda Keuangan Sehat yang Patut Disyukuri

1. Pengeluaran Anda Terencana dengan Baik dan Sesuai Anggaran

Anggaran adalah dasar dari rencana keuangan Anda. Dengan membuat anggaran, Anda menentukan ke mana uang Anda akan pergi, alih-alih hanya menghabiskan uang tanpa rencana.

Jika Anda belum memiliki anggaran, maka membuat anggaran seharusnya menjadi prioritas utama.

Ketika pengeluaran Anda terencana dengan baik dan selalu sesuai dengan anggaran yang diberikan, maka ini bisa jadi tanda bahwa keuangan Anda stabil.

Ilustrasi keuangan. (Freepik)
Ilustrasi keuangan. (Freepik)

2. Punya Dana Darurat

Kebutuhan mendadak sering kali datang tanpa aba-aba, namun dampaknya bisa diminimalkan dengan menyiapkan dana darurat sejak dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Diprediksi Tembus USD 5.000 di Kuartal I 2026, Ini Penyebabnya

Harga Emas Diprediksi Tembus USD 5.000 di Kuartal I 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 12:04 WIB

Emas antam Mulai Naik Lagi, Kini Harganya Tembus Rp 2,94 Juta/Gram

Emas antam Mulai Naik Lagi, Kini Harganya Tembus Rp 2,94 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 10:14 WIB

Harga Emas Stabil di Pegadaian, Pembeli Bisa Beli Tanpa Antre

Harga Emas Stabil di Pegadaian, Pembeli Bisa Beli Tanpa Antre

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 08:02 WIB

Terkini

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB

Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun

Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:59 WIB

Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK

Seleksi Direksi BEI Berjalan Sesuai Aturan, Ini Bocoran dari OJK

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:46 WIB

TPIA, BREN, DSSA Biang Kerok, IHSG Ditutup Nyaman Berada di Zona Merah

TPIA, BREN, DSSA Biang Kerok, IHSG Ditutup Nyaman Berada di Zona Merah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:19 WIB

Strategi Investasi Usai Rebalancing MSCI: Saatnya Wait and See atau Borong Blue Chip?

Strategi Investasi Usai Rebalancing MSCI: Saatnya Wait and See atau Borong Blue Chip?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:01 WIB

Baru IPO! 95,82 Persen Saham WBSA Ternyata Dikuasai Beberapa Pihak, Bakal Jadi Sorotan MSCI?

Baru IPO! 95,82 Persen Saham WBSA Ternyata Dikuasai Beberapa Pihak, Bakal Jadi Sorotan MSCI?

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:38 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat Jelang Long Weekend, Ini Penyebabnya

Nilai Tukar Rupiah Menguat Jelang Long Weekend, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:21 WIB

Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa

Purbaya Temui Bahlil Siapkan Swasembada Energi dan Listrik Desa

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:13 WIB

Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara

Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:27 WIB

Kemendag Bakal Wajibkan Marketplace Transparan soal Biaya Admin Seller

Kemendag Bakal Wajibkan Marketplace Transparan soal Biaya Admin Seller

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:19 WIB