Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Akhirnya Rebound ke Level 8.000, Cek Saham yang Cuan

Achmad Fauzi

Senin, 09 Februari 2026 | 17:03 WIB
IHSG Akhirnya Rebound ke Level 8.000, Cek Saham yang Cuan
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup menguat 1,22 persen mencapai 8.031 pada Senin, 9 Februari 2026, didukung sentimen positif bursa Asia.
  • Kenaikan indeks didukung penguatan harga komoditas dan rupiah yang mencapai Rp16.805 per dolar AS.
  • Keyakinan konsumen domestik naik menjadi 127,0 di Januari 2026, bersamaan peningkatan penjualan motor 3,1 persen YoY.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya kembali ke level psikologis 8.000 pada perdagangan Senin, 9 February 2026. IHSG berakhir di level 8.031 atau naik 1,22 persen.

Mengutip Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG terjadi setelah indeks sempat dibuka melemah akibat sentimen negatif dari penurunan outlook atas peringkat sejumlah emiten.

Namun, tekanan tersebut mampu diredam oleh sentimen positif eksternal, terutama penguatan mayoritas indeks bursa Asia pada perdagangan Senin (9/2).

Selain itu, berlanjutnya kenaikan harga emas, perak, dan tembaga turut menjadi katalis positif bagi pasar saham domestik. Dari sisi nilai tukar, rupiah juga ditutup menguat di level Rp16.805 per dolar AS di pasar spot, seiring penguatan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dan mayoritas investor memilih untuk melakukan aksi jual pada Kamis (29/1/2026). Foto Rina-Suara.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dan mayoritas investor memilih untuk melakukan aksi jual pada Kamis (29/1/2026). Foto Rina-Suara.com

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat adanya penyempitan histogram negatif pada indikator MACD IHSG, sementara Stochastic RSI mengindikasikan potensi reversal di area oversold. Meski demikian, volume perdagangan terpantau relatif rendah karena investor masih cenderung wait and see.

"Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan akan bergerak berkonsolidasi di kisaran 7.800–8.200," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Dari sisi data ekonomi domestik, indeks keyakinan konsumen Indonesia meningkat ke level 127,0 pada Januari 2026, naik dari 123,5 pada Desember 2025. Capaian tersebut menjadi level tertinggi sejak Januari 2025 dan didorong oleh peningkatan pada hampir enam subindeks utama.

Sementara itu, penjualan sepeda motor tercatat tumbuh 3,1 persen secara tahunan (YoY) menjadi 577.763 unit pada Januari 2026. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir, setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam sebesar 14,5 persen pada Desember 2025.

Pelaku pasar juga akan mencermati rilis data penjualan ritel (retail sales) Desember 2025 yang diperkirakan melambat menjadi 5,5 persen, dari 6,3 persen pada November 2025, yang dijadwalkan rilis pada Selasa (10/2).

baca juga

Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan menggelar pertemuan teknis lanjutan dengan MSCI Inc pada Rabu (11/2). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada 2 dan 5 Februari lalu.

BEI bersama SRO akan mengajukan sejumlah inisiatif kepada MSCI seiring dengan delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia yang ditargetkan rampung pada April mendatang.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 38,29 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,81 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,21 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 454 saham bergerak naik, sedangkan 267 saham mengalami penurunan, dan 237 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, PURI, IFSH, ALKA, YELO, LINK, PGUN, LION, BUVA, ZONE, CBRE, CHEM.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, REAL, FITT, SONA, PACK, KJEN, SSTM, NANO, RISE, MLPT, APII, SOTS.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Bongkar Borok UOB saat Antar Perusahaan Melantai Bursa

OJK Bongkar Borok UOB saat Antar Perusahaan Melantai Bursa

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 15:18 WIB

IHSG Rebound ke Level 8.000 di Sesi I, 440 Saham Hijau

IHSG Rebound ke Level 8.000 di Sesi I, 440 Saham Hijau

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 12:54 WIB

OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat

OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 12:32 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB