Purbaya Bantah Tudingan Menkes soal Pemerintah Tak Punya Uang Biayai Penerima BPJS Kesehatan

Dicky Prastya

Senin, 09 Februari 2026 | 15:10 WIB
Purbaya Bantah Tudingan Menkes soal Pemerintah Tak Punya Uang Biayai Penerima BPJS Kesehatan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Konsultasi Pimpinan Komisi DPR RI dengan Pemerintah terkait Jaminan Sosial yang disiarkan virtual, Senin (9/2/2026). [Screenshot YouTube]
baca 10 detik
  • Menkeu Purbaya alokasikan dana iuran PBI JKN 2026 sebesar Rp56,4 triliun, sebagian besar sudah di DIPA Kemenkes.
  • Sebanyak Rp10 triliun dana cadangan tersedia, namun memerlukan kebijakan jelas dari Kementerian Kesehatan untuk pencairan.
  • Pemerintah menjamin ketersediaan kas negara meskipun Menkes mengklaim pencairan anggaran program BPJS Kesehatan lambat.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Pemerintah memiliki cukup anggaran untuk membiayai Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) BPJS Kesehatan.

Menkeu Purbaya menyatakan kalau Kemenkeu sudah mengalokasikan anggaran iuran untuk PBI JKN tahun 2026 sebesar Rp 56,4 triliun yang sudah masuk dalam DIPA Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Jadi kita sudah alokasikan iuran untuk PBI JKN tahun 2026 itu sebesar Rp 56,4 triliun, yang Rp 46,4 triliun sudah masuk dalam DIPA Kementerian Kesehatan dan sudah siap digunakan," kata Purbaya saat Rapat Konsultasi Pimpinan Komisi DPR RI dengan Pemerintah terkait Jaminan Sosial yang disiarkan virtual, Senin (9/2/2026).

Sementara Rp 10 triliun sisanya juga sudah ada dalam DIPA Kemenkes. Hanya saja Purbaya mengakui kalau anggaran itu masih diblokir karena belum ada dasar kebijakan penggunaan.

Kendati begitu Bendahara Negara memastikan anggaran bisa disalurkan apabila Kemenkes sudah mengeluarkan dasar aturan untuk kebijakan tersebut.

"Jadi tergantung Kementerian Kesehatan maunya apa, maunya diapain. Ke kita belum clear, mau dipakai dia untuk pembiayaan PBI, atau menaikkan modal iuran, terserah. Tapi sampai sekarang belum putus (diputuskan). Begitu keluar besok saya bayar," timpal Purbaya.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (tangkap layar)
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (tangkap layar)

Tak hanya itu, ia mengatakan kalau Pemerintah sudah menyiapkan alokasi bantuan PBI JKN yang masih dicadangkan dalam pos Bendahara Umum Negara (BUN) sebesar Rp 10 triliun.

Apabila pihak BPJS Kesehatan merasa anggarannya kurang, Purbaya menyarankan untuk meminta tambahan dana ke Kemenkes.

"Mau dipakai apa? Jadi kalau Anda (BPJS Kesehatan) kurang, cepat-cepat minta Kementerian Kesehatan. Biar dibereskan kebijakannya mau diapain. Saya keluarkan secepatnya. Uangnya ada," imbuhnya.

baca juga

Purbaya juga menyinggung soal tudingan Menkes Budi Gunadi Sadikin yang mengklaim pencairan anggaran lambat karena Kemenkeu tidak punya uang. Ia memastikan Pemerintah masih memiliki kas negara.

"Jadi tadi Menteri Kesehatan klaim katanya uangnya lambat gara-gara mereka curiga saya enggak punya uang. Uang saya banyak. Tahun lalu saja Rp 270 triliun cash. Ya bisa dipakai itu. Tapi di luar anggaran ya. Jadi kalau dalam cash, isi cash, enggak ada masalah. Anda minta saya kasih," timpal dia.

Lebih lanjut Purbaya mewanti-wanti pelaksana program BPJS Kesehatan agar membereskan masalah dengan lebih jelas. Ia memastikan Pemerintah mendukung program kesehatan.

"Kami siap mendukung program ini dengan sepenuh hati, asal clear. Jangan sampai saya bayar terus enggak jelas uangnya dipakai apa," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Sentil Dirut BPJS Kesehatan Imbas Gaduh PBI JKN: Image Jelek, Pemerintah Rugi

Purbaya Sentil Dirut BPJS Kesehatan Imbas Gaduh PBI JKN: Image Jelek, Pemerintah Rugi

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 14:42 WIB

Status BPJS Kesehatan 11 Juta Warga Diklaim Aktif Otomatis Pekan Depan

Status BPJS Kesehatan 11 Juta Warga Diklaim Aktif Otomatis Pekan Depan

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 14:17 WIB

Purbaya Ungkap Biang Kerok Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang Diprotes Warga

Purbaya Ungkap Biang Kerok Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang Diprotes Warga

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 14:11 WIB

Geger Data BPJS-PBI Februari 2026, Menkeu: Jangan Bikin Kejutan yang Merugikan

Geger Data BPJS-PBI Februari 2026, Menkeu: Jangan Bikin Kejutan yang Merugikan

News | Senin, 09 Februari 2026 | 14:02 WIB

Cara Mengecek Apakah BPJS PBI Masih Aktif atau Tidak Agar Tetap Bisa Berobat

Cara Mengecek Apakah BPJS PBI Masih Aktif atau Tidak Agar Tetap Bisa Berobat

Lifestyle | Senin, 09 Februari 2026 | 13:49 WIB

Kemensos Temukan Puluhan Juta Warga Miskin Belum Terlindungi PBI JKN

Kemensos Temukan Puluhan Juta Warga Miskin Belum Terlindungi PBI JKN

News | Senin, 09 Februari 2026 | 13:46 WIB

Terkini

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Poret Pendidikan di Pinggiran Kuala Mesuji dalam Novel Anak-Anak Kuala

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:00 WIB

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

Kecewa Diskusi Buku 'Memburu Muhammad' Dibatalkan, Feby: Lagi-lagi Mesti Mengalah karena Ancaman

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

John Herdman Bidik Trofi Perdana di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Cetak Sejarah

John Herdman Bidik Trofi Perdana di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Cetak Sejarah

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:59 WIB

Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!

Menteri PU Tiap Hari Pantau Stadion Sudiang: Bismillah Selesai..!

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 16:55 WIB

Hamza Choudhury Sesumbar Bangladesh Tak Takut Timnas Indonesia: Insyaallah Kami Bisa Menang

Hamza Choudhury Sesumbar Bangladesh Tak Takut Timnas Indonesia: Insyaallah Kami Bisa Menang

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:55 WIB

Infrastruktur Berdampak Bagi Masyarakat, Brantas Abipraya Raih Prominent Awards 2026

Infrastruktur Berdampak Bagi Masyarakat, Brantas Abipraya Raih Prominent Awards 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:51 WIB

Intip Deretan Warna Baru Vespa LX 150 dan Koleksi Helm Resmi Piaggio Indonesia

Intip Deretan Warna Baru Vespa LX 150 dan Koleksi Helm Resmi Piaggio Indonesia

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 16:50 WIB

Ubek-ubek Kantor BPN Mojokerto, KPK Amankan Gepokan Amplop Berisi Uang Pemohon Tanah

Ubek-ubek Kantor BPN Mojokerto, KPK Amankan Gepokan Amplop Berisi Uang Pemohon Tanah

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 16:46 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok, Gavin Lee Tak Ciut Hadapi Tekanan Suporter Garuda

Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok, Gavin Lee Tak Ciut Hadapi Tekanan Suporter Garuda

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:45 WIB

Menkeu, Gubernur BI hingga Danantara Kumpul di DPR, Dasco: Satukan Arah Kebijakan

Menkeu, Gubernur BI hingga Danantara Kumpul di DPR, Dasco: Satukan Arah Kebijakan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:42 WIB

×