Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 09 Februari 2026 | 18:45 WIB
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) (pakai jaket) di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (9/2/2026). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Perum Bulog meminjam pabrik milik PT Wilmar yang disita polisi untuk mengolah beras SPHP menjadi premium.
  • Beras premium kualitas satu ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan jemaah haji Indonesia sebanyak 2.280 ton.
  • Pengiriman beras dari cadangan pemerintah tersebut direncanakan mulai pada minggu ketiga bulan Februari 2026.

Suara.com - Perum Bulog meminjam pabrik milik PT Wilmar International Limited untuk menampung beras kebutuhan jemaah haji Indonesia. Fasilitas itu sebelumnya disita oleh kepolisian berkaitan dengan kasus beras oplosan. 

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menjelaskan pabrik milik Wilmar akan digunakan untuk mengolah beras  Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog menjadi beras premium kualitas satu. 

"Ini kan berasnya SPHP, tapi diolah, kan ada pabrik yang disegel oleh Polri, yang Wilmar punya. Kita pinjam, Bulog pakai untuk mengolah itu sehingga produksinya premium kelas 1," ujar Zulhas saat ditemui wartawan usai menghadiri rapat di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta pada Senin (9/1/2026).

 Pekerja mengangkut beras saat bongkar muat di gudang Bulog Cabang Cirebon, Jawa Barat, Rabu (6/8/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]
Pekerja mengangkut beras saat bongkar muat di gudang Bulog Cabang Cirebon, Jawa Barat, Rabu (6/8/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]

Rencananya untuk memenuhi kebutuhan pangan jemaah Indonesia, beras yang akan dipasok sebanyak 2.280 ton.

Beras yang akan dikirimkan bersumber dari cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di Bulog. Zulhas menyebut  pada 2026 ini, cadangan beras Bulog akan mencapai 4 juta ton. 

Adapun alasan penggunaan beras dalam negeri, karena rasa dan teksturnya yang sesuai dengan lidah jemaah Indonesia. 

"Karena jamaah lebih suka, beras kita kan pulen. Kalau biasanya pakai beras basmati. Beras basmati itu pera. Orang Indonesia kurang suka biasanya, sukanya itu yang pulen," jelas Zulhas.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut pengiriman beras ke Arab Saudi akan dimulai pada bulan ini. 

"Kami rencanakan minggu ketiga bulan Februari ini sudah kami berangkatkan sesuai dengan permintaan adalah 2.280 ton," kata Rizal.

baca juga

Disebutnya beras yang akan dikirimkan memiliki kualitas premium dengan pecahan di bawah 5 persen dan kadar air di bawah 14 persen.

"Nah, ini pecahan khusus untuk ke Saudi diminta standarnya 5 persen, kadar airnya 14 persen atau bahkan di bawah 14 persen ini," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasok 2.800 ton Beras untuk Jemaah Haji, Bulog Minta Bangun Gudang di Arab Saudi

Pasok 2.800 ton Beras untuk Jemaah Haji, Bulog Minta Bangun Gudang di Arab Saudi

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 16:08 WIB

Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'

Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:41 WIB

Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Merah Masih Naik Tembus Rp 62.000/kg

Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Merah Masih Naik Tembus Rp 62.000/kg

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×