Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 19:43 WIB
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
Anak-anak pengungsi di Gampong Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. [Suara.com/Iskandar]
  • Perum Perhutani mendistribusikan madu dan minyak kayu putih sebagai produk andalan untuk pemulihan pascabencana di Sibolga dan Tapanuli Tengah.
  • Bantuan spesifik di Sibolga mencakup 5.000 botol minyak kayu putih dan 480 botol madu disalurkan melalui Pemkot setempat.
  • Penyaluran ini merupakan kolaborasi BUMN dan Pemda.

Suara.com - Perum Perhutani mengerahkan produk andalannya untuk pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra. Salah satunya, mendistribusikan madu dan minyak kayu putih kepada masyarakat terdampak bencana di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.

Produk Madu dan Minyak Kayu Putih dipilih karena merupakan produk unggulan Perhutani yang memiliki manfaat kesehatan, terutama untuk membantu menjaga daya tahan tubuh masyarakat dalam masa pemulihan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perum Perhutani, Natalas Anis Harjanto, penyaluran produk unggulan ini sebagai wujud nyata kolaborasi antara BUMN dan pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana.

Foto udara kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang pascabanjir di Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (23/1/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/bar]
Foto udara kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang pascabanjir di Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (23/1/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/bar]

"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami untuk ikut meringankan beban masyarakat terdampak, melalui pemanfaatan produk andalan Perhutani yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan sehari-hari," ujarnya seperti dikutip, Senin (9/2/2026).

Untuk masyarakat terdampak di Kota Sibolga, Perum Perhutani menyalurkan Minyak Kayu Putih sebanyak 50 dus atau setara 5.000 botol, serta Madu Klengkeng, Madu Bunga Liar, dan Madu Randu sebanyak 40 dus dengan total 480 botol. Seluruh bantuan tersebut disalurkan melalui Pemerintah Kota Sibolga.

Sementara itu, Kabupaten Tapanuli Tengah menerima bantuan dalam jumlah lebih besar, yakni Minyak Kayu Putih sebanyak 200 dus atau 20.000 botol, serta Madu Klengkeng, Madu Bunga Liar, dan Madu Randu sebanyak 156 dus dengan total 1.872 botol.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana.

Melalui kolaborasi ini, Perum Perhutani menegaskan perannya tidak hanya sebagai pengelola sumber daya hutan negara, tetapi juga sebagai BUMN yang memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir bersama pemerintah daerah dalam mendukung pemulihan dan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini sejalan dengan arahan Badan Pengelola BUMN dalam percepatan penanganan pascabencana di berbagai wilayah Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Ubah Peta Perbankan Indonesia

Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Ubah Peta Perbankan Indonesia

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 08:15 WIB

Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi

Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:02 WIB

21 Hunian Sementara Jadi Titik Awal Warga Aceh Bangkit Pascabencana

21 Hunian Sementara Jadi Titik Awal Warga Aceh Bangkit Pascabencana

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:56 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB