Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Harga Emas dan Perak Menguat, Sinyal Penguatan Jangka Panjang?

M Nurhadi

Minggu, 15 Februari 2026 | 11:09 WIB
Harga Emas dan Perak Menguat, Sinyal Penguatan Jangka Panjang?
Ilustrasi perak dan emas [Unsplash/Zlaťáky.cz]
baca 10 detik
  • Pasar logam mulia menguat pada Jumat pagi saat investor menanti rilis data penting Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat.
  • Anjloknya harga logam Kamis dipicu kekhawatiran AI, diperparah algoritma trading dan likuidasi paksa investor.
  • Pemerintahan Trump berupaya melonggarkan tarif baja dan aluminium, seiring AS mengirim kapal induk ke Timur Tengah.

Suara.com - Pasar logam mulia menunjukkan tren penguatan pada perdagangan Jumat pagi waktu Amerika Serikat. Investor kini dalam posisi waspada menantikan rilis salah satu indikator ekonomi paling krusial bulan ini, yakni Indeks Harga Konsumen (CPI) AS.

Harga emas untuk kontrak April terpantau naik USD43,20 ke level USD4.992,60, sementara perak kontrak Maret meningkat USD1,688 ke posisi USD77,35.

Fokus utama pasar pagi ini tertuju pada data inflasi Januari. Analis memproyeksikan angka CPI tahunan akan berada di level 2,5%, dengan inflasi "inti" (tidak termasuk pangan dan energi) juga diperkirakan tetap di angka 2,5%.

Sebelumnya, sempat beredar rumor di pasar bahwa data CPI telah bocor dengan angka yang menunjukkan lonjakan inflasi yang tinggi. Namun, kabar tersebut hingga saat ini dinilai tidak mendasar dan hanya merupakan spekulasi pasar.

Dikutip via Kitcoi, analis mulai membedah fenomena jatuhnya harga logam secara mendadak pada Kamis pagi.

Emas, perak, tembaga, hingga platinum sempat anjlok drastis yang diduga kuat dipicu oleh kekhawatiran terkait sektor Kecerdasan Buatan (AI) yang kemudian memicu aksi jual di pasar saham.

Penurunan ini diperparah oleh:

Algoritma Trading: Perdagangan berbasis komputer (algoritma) mempercepat jatuhnya harga saat level teknis tertentu tertembus.

Margin Calls: Menurut Nicky Shiels dari MKS PAMP SA, banyak investor terpaksa keluar dari posisi komoditas mereka untuk memenuhi kebutuhan likuiditas (likuidasi paksa) guna menutupi kerugian di sektor lain.

baca juga

Risk-Off Move: Fenomena ini dikategorikan sebagai langkah penghindaran risiko massal, di mana bahkan aset aman seperti emas dijual saat pasar berada dalam tekanan ekstrem demi mendapatkan dana tunai.

Dari sisi kebijakan luar negeri, pemerintahan Donald Trump dikabarkan sedang berupaya mempersempit penerapan tarif baja dan aluminium.

Langkah ini diambil setelah munculnya komplain dari banyak perusahaan yang kesulitan menghitung skema tarif tersebut, serta adanya permintaan dari Uni Eropa sebagai bagian dari kesepakatan dagang yang sedang berlangsung. Kabar rencana pelonggaran tarif ini langsung berdampak pada penurunan harga aluminium di London.

Sementara itu, terkait ketegangan di Timur Tengah, Presiden Trump mengisyaratkan bahwa negosiasi dengan Iran terkait ambisi nuklir negara tersebut dapat berlangsung selama satu bulan.

"Seharusnya terjadi dengan cepat. Mereka harus setuju dengan sangat cepat," ujar Trump.

Di saat yang sama, AS dilaporkan mengirim kapal induk terbesar di dunia ke Timur Tengah sebagai bentuk tekanan militer agar Iran bersedia mencapai kesepakatan diplomatik.

Kondisi Pasar Luar dan Indikator Ekonomi

Beberapa indikator pasar luar negeri yang memengaruhi perdagangan hari ini antara lain:

Dolar AS: Mengalami penguatan tipis.

Minyak Mentah: Diperdagangkan sedikit melemah di kisaran USD62,50 per barel.

Imbal Hasil Obligasi: Yield obligasi 10 tahun AS saat ini berada di level 4,12 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buyback Jadi Daya Tarik, Emas Tak Sekadar Aksesori tapi Instrumen Aman

Buyback Jadi Daya Tarik, Emas Tak Sekadar Aksesori tapi Instrumen Aman

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 09:43 WIB

Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian

Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 08:04 WIB

Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan

Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:25 WIB

Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal

Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 21:25 WIB

Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram

Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 21:17 WIB

Nasib Tambang Emas Martabe Diumumkan Pekan Depan

Nasib Tambang Emas Martabe Diumumkan Pekan Depan

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:29 WIB

Terkini

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Kabar Baik Persija! Radovan Pankov Hampir Pulih, Shin Tae-yong Siap Turunkan Benteng Serbia

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung

Kaltim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:50 WIB

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Rayakan Kemerdekaan Lewat Modeling, Talenta Muda Tampil Percaya Diri Unjuk Gaya dan Karakter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Plot Twist! Foto Bareng Presiden Prabowo, Marissa Anita Diingatkan Soal Widji Thukul

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas

Awalnya Bantu Korban Kebakaran, Dua Warga Cirebon Malah Gondol Rp47 Juta dan Emas

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:47 WIB

16 Orang Diciduk! Sindikat Meterai Palsu dan Daur Ulang Bikin Negara Rugi Rp1 Triliun

16 Orang Diciduk! Sindikat Meterai Palsu dan Daur Ulang Bikin Negara Rugi Rp1 Triliun

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Fatimah Az-Zahra, Wajah Baru Aktivisme Berbasis Bukti Akademik

Fatimah Az-Zahra, Wajah Baru Aktivisme Berbasis Bukti Akademik

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Tinjau Posko Gempa Maumere, Mendagri Puji Detail Data Pemkab Sikka

Tinjau Posko Gempa Maumere, Mendagri Puji Detail Data Pemkab Sikka

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:41 WIB

5 Bahan Makanan yang Beracun Jika Tidak Diolah Benar, Termasuk Kimpul?

5 Bahan Makanan yang Beracun Jika Tidak Diolah Benar, Termasuk Kimpul?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:38 WIB

×