Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Saham TPIA Terjun ke Level Terendah Hingga Isu Margin Call, Manajemen Buka Suara

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2026 | 15:36 WIB
Saham TPIA Terjun ke Level Terendah Hingga Isu Margin Call, Manajemen Buka Suara
PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) telah menjalankan uji coba Co-firing Refuse-Derived Fuel (RDF).
  • PT Barito Pacific Tbk memberikan tanggapan resmi pada 21 Mei 2026 terkait rumor margin call saham anak usahanya, TPIA.
  • Saham TPIA mengalami tekanan jual dan ARB berturut-turut akibat rebalancing indeks global serta arus keluar modal asing.
  • Manajemen menegaskan pengelolaan keuangan tetap dilakukan secara prudent dan terukur untuk memitigasi risiko volatilitas di pasar modal.

Suara.com - Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), memberikan tanggapan resmi guna meredam spekulasi yang berkembang di jagat maya terkait kondisi finansial perusahaan.

Langkah ini diambil menyusul maraknya rumor di media sosial mengenai potensi terjadinya margin call atas saham anak usahanya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), akibat koreksi tajam yang menimpa pos-pos saham Grup Barito belakangan ini.

Narasi liar tersebut terpantau ramai diperdebatkan di berbagai platform digital seperti X (dahulu Twitter) dan Instagram.

Sejumlah akun memperbincangkan pelemahan beruntun saham TPIA—yang beberapa kali menyentuh batas Auto Rejection Bawah (ARB) 15 persen—dan mengaitkannya dengan potensi tekanan pada fasilitas pembiayaan perbankan berbasis jaminan ekuitas.

Terkini, harga saham TPIA berada di angka Rp2.270, yang merupakan ARB saham. Saham ini sendiri mengalami tekanan berjilid-jilid sehingga memicu perdebatan di pasar modal.

Saham Grup Barito PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) kembali terpukul pada Kamis (21/5/2026), memperpanjang tren auto rejection bawah (ARB) selama lima hari berturut-turut di tengah sentimen keluarnya saham tersebut dari indeks MSCI dan potensi arus dana asing keluar hingga triliunan rupiah.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sejak 09.41 WIB, saham TPIA ambles 14,66 persen ke level Rp2.270 per unit, turun ke level terendah sejak sekitar September 2023.

Sementara saham BRPT juga melemah 11% di angka Rp1.530.

Bahkan, terdapat salah satu unggahan spesifik yang menuding bahwa saham TPIA telah diagunkan oleh BRPT dan Prajogo Pangestu kepada sejumlah lembaga keuangan, lengkap dengan analisis spekulatif mengenai batas harga tertentu yang diklaim dapat memicu eksekusi margin call oleh para kreditur.

Manajemen Tegaskan Tata Kelola Keuangan yang Prudent
Menyikapi meluasnya rumor tersebut, pihak Corporate Communication Barito Pacific menegaskan bahwa seluruh struktur permodalan, fasilitas pinjaman, maupun skema penjaminan saham korporasi selalu dikelola dengan prinsip kehati-hatian (prudent) dan terukur.

“Seluruh fasilitas pembiayaan dan penjaminan saham oleh Barito Pacific dikelola secara prudent dengan mempertimbangkan berbagai skenario risiko secara terukur. Penjaminan saham juga mencakup mekanisme dalam memitigasi terjadinya volatilitas pasar,” tulis manajemen dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).

Pihak emiten menambahkan bahwa skema penjaminan saham yang dimiliki perseroan sejak awal telah dirancang untuk menghadapi volatilitas pasar yang ekstrem.

Hingga saat ini, BRPT secara disiplin terus mengawal rasio margin dan menjaga posisi likuiditas internal tetap aman sesuai dengan koridor manajemen risiko yang ketat.

Manajemen juga mengimbau para investor untuk melihat pergerakan harga saham sebagai bagian dari dinamika pasar sekunder yang wajar. Mereka menjamin bahwa situasi di pasar modal tidak merefleksikan kondisi riil perusahaan, karena operasional dan fundamental bisnis Barito Pacific bersama seluruh anak usahanya dipastikan tetap berada dalam kondisi solid serta resilien.

Sebagaimana diketahui, tekanan jual yang masif pada saham-saham afiliasi Grup Barito, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), TPIA, dan BRPT, terjadi di tengah volatilitas pasar finansial yang sedang meninggi.

Kondisi tersebut diperberat oleh adanya arus modal keluar dari investor asing (capital outflow) akibat agenda evaluasi dan penataan ulang (rebalancing) portofolio pada beberapa indeks global terkemuka, seperti MSCI dan pengumuman dari FTSE Russell, yang secara kebetulan bertepatan dengan bergesernya sentimen pelaku pasar terhadap saham-saham sektor konglomerasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:19 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M

Penuhi Free Float, Prajogo Pangestu Lego Saham CUAN Sebesar Rp 467 M

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:59 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB

Mengapa Purbaya Lembek soal Pajak ke Orang Super Kaya di RI?

Mengapa Purbaya Lembek soal Pajak ke Orang Super Kaya di RI?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 16:10 WIB

Terkini

ESDM Siapkan Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG, Begini Skemanya

ESDM Siapkan Gas CNG 3 Kg Pengganti LPG, Begini Skemanya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:14 WIB

Mendag Siapkan Aturan Baru usai BUMN Ekspor PT DSI Dibentuk Danantara

Mendag Siapkan Aturan Baru usai BUMN Ekspor PT DSI Dibentuk Danantara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:06 WIB

Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!

Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:58 WIB

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:24 WIB

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:08 WIB

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:01 WIB

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:33 WIB

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:31 WIB

Ini Alasan Hulu Migas Dikecualikan dari Skema Ekspor DSI

Ini Alasan Hulu Migas Dikecualikan dari Skema Ekspor DSI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:14 WIB

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 13:08 WIB