Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 10:33 WIB
Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI
Ilustrasi. Mantan perwira pasukan khusus Jerman ini mulai menekuni dunia properti pasca-runtuhnya Tembok Berlin. Foto ist.
  • Kunci sukses ekspatriat masuk ke pasar properti Asia Tenggara.
  • Regulasi dan ekonomi Indonesia dukung material bangunan inovatif.
  • Keseimbangan keluarga dan tim lokal perkuat penetrasi bisnis global.

Suara.com - Perpindahan penduduk antarnegara bukan sekadar soal mobilitas fisik, melainkan sebuah perjalanan sosiologis yang menuntut "rekayasa sosial". Bagi para ekspatriat dan investor global, kemampuan melebur dengan norma lokal adalah fondasi utama untuk mencapai keharmonisan hidup sekaligus keberhasilan bisnis di tanah baru.

Adaptasi budaya menjadi kunci krusial. Proses ini menuntut individu untuk menyesuaikan diri dengan praktik masyarakat setempat tanpa harus menanggalkan identitas asli. Meski dihantui tantangan culture shock, mereka yang memiliki kecerdasan emosional dan perspektif global biasanya mampu bertahan dan unggul di dunia yang kian terinterkoneksi ini.

Di Asia Tenggara, memahami budaya kolektivitas menjadi "pintu masuk" wajib bagi pendatang asal Barat. Keterbukaan pikiran dalam menghargai kearifan lokal menciptakan sinergi organik antara latar belakang personal dengan tradisi setempat.

Salah satu sosok yang sukses menjalankan proses adaptasi panjang ini adalah Michael Hofmann. Pengembang properti asal Jerman yang kini menetap di Sanur, Bali ini, membawa rekam jejak yang impresif. Mantan perwira pasukan khusus Jerman ini mulai menekuni dunia properti pasca-runtuhnya Tembok Berlin, sebelum akhirnya melanglang buana ke Amerika Serikat dan Timur Tengah untuk mengembangkan pasar Autoclaved Aerated Concrete (AAC).

Bagi Michael, masuk ke pasar baru seperti Indonesia memerlukan perhitungan matang, bukan sekadar intuisi.

"Banyak pertanyaan yang muncul di pikiran saya sebelum masuk ke pasar baru. Apakah produk AAC cocok di wilayah ini? Apakah akan diterima? Apa yang ditunjukkan oleh bangunan-bangunan di sana tentang penggunaan AAC?" ujar Michael dalam keterangannya, dikutip Kamis (19/2/2026).

Keputusannya berlabuh di Indonesia didasari oleh alasan struktural dan potensi ekonomi yang menjanjikan. Menurutnya, Indonesia memiliki pabrik yang mapan dan regulasi bangunan yang memberikan jalur jelas bagi penggunaan AAC sebagai material struktur penahan beban (load bearing).

"Ekonominya mampu mendukung pertumbuhan penggunaan AAC struktural. Selain itu, istri saya berasal dari Indonesia," tambahnya.

Meski telah berkeliling dunia sejak 1994, Michael tak menampik adanya kendala komunikasi, terutama saat berhadapan dengan pekerja lapangan yang tidak menguasai bahasa Inggris. Namun, hal itu disiasatinya dengan membangun tim bilingual yang solid.

Pengalaman tinggal di berbagai negara dengan latar belakang agama dan kebiasaan berbeda membuatnya lebih resilien dalam beradaptasi. Baginya, kunci stabilitas dalam berbisnis di negeri orang adalah keseimbangan antara pekerjaan dan dukungan keluarga.

"Kami selalu memilih tempat yang baik untuk keluarga dan pekerjaan. Keseimbangan yang sehat antara pekerjaan dan keluarga sangat penting," pungkas Michael. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Tawarkan 18 Proyek Hilirisasi Super Strategis ke Pengusaha AS

Prabowo Tawarkan 18 Proyek Hilirisasi Super Strategis ke Pengusaha AS

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 08:20 WIB

Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang

Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:15 WIB

Cerita Inspiratif: Desa Pajambon Harmoni Tani dan Wisata

Cerita Inspiratif: Desa Pajambon Harmoni Tani dan Wisata

Video | Senin, 16 Februari 2026 | 20:25 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB