Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Krakatau Steel Bidik Produksi 4,5 Juta Ton Baja di 2026

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 19 Februari 2026 | 16:22 WIB
Krakatau Steel Bidik Produksi 4,5 Juta Ton Baja di 2026
PT Krakatau Steel Tbk menargetkan total produksi baja mencapai 4,5 juta ton seiring dengan kembali beroperasinya fasilitas pabrik secara penuh.
  • Krakatau Steel bidik 4,5 juta ton baja pada 2026.
  • Produksi naik 1 juta ton berkat efektivitas penuh pabrik HSM 1.
  • KRAS siap penuhi kebutuhan baja PT PAL, konstruksi, dan infrastruktur.

Suara.com - Emiten baja pelat merah, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mematok target ambisius pada tahun 2026. Perusahaan menargetkan total produksi baja mencapai 4,5 juta ton seiring dengan kembali beroperasinya fasilitas pabrik secara penuh.

Direktur Komersial Krakatau Steel, Hernowo mengungkapkan bahwa lonjakan kapasitas produksi ini dipicu oleh kembali normalnya fasilitas Hot Strip Mill (HSM) 1. Fasilitas vital ini sebelumnya sempat terhenti, namun kini siap menyokong output perusahaan secara maksimal.

"Produksi Krakatau Steel setahun tahun ini sekitar 4,5 juta ton baja. Untuk kapal, untuk pipa, untuk konstruksi, untuk semua yang baja itu kira-kira 4,5 juta ton," ujar Hernowo di Cilegon, Banten, Kamis (19/2/2026).

Optimalisasi HSM 1 Hernowo menjelaskan, proyeksi tahun ini menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Kuncinya terletak pada efektivitas pabrik HSM 1 yang telah pulih pasca-insiden kebakaran beberapa waktu lalu.

"Naiknya signifikan. HSM 1 yang kebakaran itu sudah mulai hidup, tahun ini full efektif. Itu kira-kira nambah satu juta ton dibanding tahun lalu," jelasnya lebih lanjut.

Sokong Proyek Strategis Nasional Dengan kapasitas yang mumpuni, Krakatau Steel optimistis mampu memenuhi kebutuhan baja di berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur, proyek pipa, hingga industri perkapalan nasional.

Saat ini, KRAS aktif terlibat dalam berbagai proyek pemerintah. Salah satu fokus utamanya adalah menjadi pemasok utama bahan baku untuk industri maritim melalui PT PAL.

"Negara kan untuk kapal dimandatkan ke PT PAL. Nah PT PAL bahan bakunya dari Krakatau Steel. Yang badan baja, plat-plat itu dari Krakatau Steel," kata Hernowo.

Ia menegaskan bahwa peningkatan produksi ini akan memperkuat posisi perusahaan sebagai tulang punggung industri baja domestik, terutama dalam mendukung kemandirian material untuk proyek energi dan konstruksi nasional.

"Kita siap. Produksi kita lebih dari cukup untuk mensupport proyek-proyek baja di dalam negeri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daya Saing Pariwisata RI Lemah? SDM Harus Adaptif dan Melek Digital!

Daya Saing Pariwisata RI Lemah? SDM Harus Adaptif dan Melek Digital!

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:05 WIB

Xiaomi Pimpin Pasar Smartphone Indonesia 2025, Siap Gas Ekspansi Ekosistem Human x Car x Home

Xiaomi Pimpin Pasar Smartphone Indonesia 2025, Siap Gas Ekspansi Ekosistem Human x Car x Home

Tekno | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:41 WIB

Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) 2026 Hadirkan Kebaruan dengan Tema Sophisticated

Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) 2026 Hadirkan Kebaruan dengan Tema Sophisticated

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB