RedDoorz Nilai Ada Pergeseran Signifikan Tren Permintaan Hotel di Bandung

Irwan Febri

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:15 WIB
RedDoorz Nilai Ada Pergeseran Signifikan Tren Permintaan Hotel di Bandung
RedDoorz Premium near Ragunan Zoo 2. (Suara.com/Dini Afrianti)
baca 10 detik
  • Permintaan hotel di Bandung bergeser dari musiman menjadi stabil sepanjang tahun karena perjalanan singkat dan kegiatan rutin.
  • Mayoritas pemesanan hotel didominasi kunjungan satu hingga dua malam, dengan 80% pemesanan dilakukan secara mendadak.
  • Faktor seperti kedekatan dengan Jakarta dan infrastruktur Whoosh menopang peningkatan kunjungan serta pendapatan hotel mitra RedDoorz.

Suara.com - Perusahaan teknologi perhotelan, RedDoorz, menilai ada pergeseran tren yang signifikan mengenai permintaan hotel , khususnya di Bandung dalam beberapa tahun terakhir.

Jika sebelumnya tingkat hunian kamar sangat dipengaruhi musim liburan dan akhir pekan panjang, kini permintaan tamu cenderung lebih stabil sepanjang tahun.

Perubahan ini dipicu oleh meningkatnya perjalanan singkat, liburan akhir pekan, kegiatan pendidikan, hingga berbagai acara yang rutin digelar di Kota Kembang. Bandung tidak lagi sekadar destinasi musiman, tetapi menjadi kota yang dikunjungi secara berkala dengan durasi menginap lebih pendek.

“Bandung bertransformasi dari kota liburan menjadi destinasi dengan permintaan rutin," ujar Ronald Tjandra, General Manager Area West & Central Java, RedDoorz.

"Tamu kini datang lebih sering dengan durasi menginap lebih singkat. Bagi hotel, ini berarti okupansi yang lebih stabil sepanjang bulan,” imbuhnya.

RedDoorz mencatat sejumlah perubahan perilaku tamu di Bandung. Sebanyak 96% pemesanan didominasi oleh durasi menginap satu hingga dua malam, sementara 80% pemesanan kamar dilakukan secara last-minute.

Tren ini menunjukkan bahwa Bandung semakin dipilih sebagai destinasi spontan untuk short getaway, bukan lagi hanya sekadar perjalanan liburan panjang.

Bagi para pemilik hotel, pola permintaan yang lebih konsisten membawa dampak positif terhadap bisnis. Sejumlah mitra RedDoorz di Bandung mencatat kenaikan tingkat hunian, pendapatan yang lebih stabil setiap bulan, serta jangkauan pasar yang semakin luas melalui distribusi digital.

Salah satu pemilik hotel yang bergabung dengan jaringan multi-brand RedDoorz melalui Uranview sejak awal 2024 mengaku mengalami peningkatan penjualan kamar sepanjang 2025.

baca juga

Jumlah kamar terjual mencapai ribuan unit dan pendapatan hotel ikut terdongkrak secara signifikan.

Saat ini RedDoorz telah bekerja sama dengan lebih dari 200 hotel independen di Bandung. Pada periode Natal dan Tahun Baru 2025, jumlah pemesanan kamar tercatat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan permintaan yang tetap kuat.

Secara umum, Bandung memiliki daya tarik yang mendukung permintaan berkelanjutan.

Letaknya yang dekat dengan Jakarta, banyaknya institusi pendidikan, agenda acara yang aktif, serta kekuatan di sektor kuliner dan gaya hidup membuat kota ini terus dikunjungi sepanjang tahun.

Perkembangan infrastruktur juga memperkuat tren tersebut. Kehadiran kereta cepat Whoosh rute Jakarta–Bandung mempersingkat waktu tempuh dan meningkatkan mobilitas penumpang. Jumlah pengguna layanan ini terus bertambah, yang berdampak pada naiknya kunjungan ke Bandung.

Ke depan, rencana pembangunan Bandung Intra Urban Toll Road pada 2026 diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan memperlancar pergerakan di dalam kota. Jika akses semakin mudah, sektor pariwisata dan perhotelan diperkirakan akan ikut tumbuh.

Melihat dinamika ini, RedDoorz menilai strategi yang disesuaikan dengan karakter masing-masing kota menjadi kunci.

Dengan memanfaatkan data permintaan, teknologi penentuan harga, serta jaringan distribusi digital, hotel independen dapat meningkatkan daya saing sekaligus menjaga keuntungan dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Umrah Mandiri Makin Diminati: Panduan Lengkap Rencanakan Ibadah Fleksibel dari Visa sampai Hotel

Umrah Mandiri Makin Diminati: Panduan Lengkap Rencanakan Ibadah Fleksibel dari Visa sampai Hotel

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 18:18 WIB

Pemerintah Resmi Ajukan Permohonan Eksekusi Hotel Sultan

Pemerintah Resmi Ajukan Permohonan Eksekusi Hotel Sultan

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 18:41 WIB

Sasar Seminar Hotel Mewah, Maling Berlanyard Ternyata Petakan Kegiatan Sebelum Beraksi

Sasar Seminar Hotel Mewah, Maling Berlanyard Ternyata Petakan Kegiatan Sebelum Beraksi

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:28 WIB

7 Fakta Hotel Borobudur yang Menjadi Lokasi Sidang Isbat, Berapa Biayanya?

7 Fakta Hotel Borobudur yang Menjadi Lokasi Sidang Isbat, Berapa Biayanya?

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 09:56 WIB

Nyamar Pakai Batik dan Lanyard, Pencuri Spesialis Hotel Mewah Jakarta Akhirnya Ditangkap

Nyamar Pakai Batik dan Lanyard, Pencuri Spesialis Hotel Mewah Jakarta Akhirnya Ditangkap

News | Senin, 16 Februari 2026 | 16:33 WIB

Bukan Sekadar Ruang Praktik Biasa: Mengintip Laboratorium Hotel Mewah yang Kini Ada di Dalam Kampus!

Bukan Sekadar Ruang Praktik Biasa: Mengintip Laboratorium Hotel Mewah yang Kini Ada di Dalam Kampus!

Lifestyle | Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:40 WIB

Kenapa Kasur Hotel Selalu Nyaman? Ini Rahasia di Baliknya

Kenapa Kasur Hotel Selalu Nyaman? Ini Rahasia di Baliknya

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:12 WIB

Terkini

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

×