Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Tekstil RI Bebas Tarif ke AS, 4 Juta Pekerja Bisa Bernapas Lega

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:08 WIB
Tekstil RI Bebas Tarif ke AS, 4 Juta Pekerja Bisa Bernapas Lega
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Ambassador Jamieson Greer dari USTR. [Kemenko Perekonomian]
  • Produk tekstil Indonesia mendapatkan tarif nol persen dari Amerika Serikat melalui skema Tariff Rate Quota (TRQ) dalam ART.
  • Perjanjian ART ditandatangani Presiden Prabowo dan Presiden Trump, menjadi dasar penguatan ekonomi serta investasi kedua negara.
  • Indonesia menargetkan peningkatan ekspor tekstil dari empat miliar menjadi empat puluh miliar dolar dalam sepuluh tahun.

Suara.com - Industri tekstil dalam negeri bisa bernafas lega. Pasalanya dalam Perjanjian Dagang Resiprokal alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) Amerika Serikat tidak memberikan tarif pada produk tekstil dan garmen Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan fasilitas tersebut diberikan melalui skema Tariff Rate Quota (TRQ) yang telah disepakati dalam dokumen perjanjian kedua negara.

"Khusus untuk produk tekstil dan apparel Indonesia, Amerika akan memberikan tarif nol persen dengan mekanisme TRQ. Ini memberikan manfaat bagi sekitar 4 juta pekerja di sektor ini," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (20/2/2026).

Ia menilai pembukaan akses pasar Amerika Serikat berpotensi memberi dampak luas bagi industri tekstil dalam negeri, mengingat sektor tersebut memiliki keterkaitan dengan jutaan keluarga pekerja.

Pekerja memintal benang di sebuah industri kawasan Cipulir, Jakarta, Senin (30/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja memintal benang di sebuah industri kawasan Cipulir, Jakarta, Senin (30/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kalau kita hitung dengan keluarganya, ini bisa berpengaruh terhadap sekitar 20 juta masyarakat Indonesia," ucapnya.

Selain memberikan fasilitas tarif nol, pemerintah juga menargetkan ekspor tekstil ke Amerika Serikat meningkat signifikan dalam jangka panjang. Airlangga menyebut pasar Amerika jauh lebih besar dibanding pasar domestik Indonesia.

"Pasar Amerika hampir 28 kali lebih besar dari pasar Indonesia. Dengan pembukaan akses ini, Indonesia merencanakan ekspansi industri tekstil dari ekspor sekitar 4 miliar dolar menjadi 40 miliar dolar dalam sepuluh tahun," ucapnya.

Ia menambahkan pembukaan pasar tersebut diharapkan mendorong investasi dan ekspansi produksi industri tekstil nasional agar mampu memenuhi permintaan ekspor yang lebih besar.

Kesepakatan perdagangan Indonesia–Amerika Serikat juga mencakup berbagai sektor lain, termasuk pertanian, energi, serta kerja sama investasi dan industri yang akan dibahas dalam mekanisme lanjutan kedua negara.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang menjadi payung kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara. Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington D.C.

Airlanga mengatakan, penandatanganan dilakukan setelah rangkaian pertemuan bilateral dan forum bisnis Indonesia–AS. Ia menyebut dokumen tersebut menjadi dasar penguatan hubungan ekonomi kedua negara.

"Hari ini tadi pagi Bapak Presiden langsung menandatangani kerja sama Agreement of Reciprocal Trade yang diberi judul 'Toward a New Golden Age for the US-Indonesia Alliance' dan ditandatangani secara bersama baik oleh Presiden Prabowo maupun Presiden Donald Trump," imbuh Airlangga.

Menurutnya, perjanjian ini tidak hanya berfokus pada perdagangan, tetapi juga mencakup investasi serta kerja sama ekonomi yang lebih luas. Ia menilai ART menjadi kerangka baru dalam pengelolaan hubungan ekonomi Indonesia–Amerika Serikat.

Dalam dokumen perjanjian tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi melalui pembentukan forum bersama Council of Trade and Investment. Forum ini akan menjadi mekanisme penyelesaian jika terjadi lonjakan tarif, sengketa perdagangan, atau gangguan neraca ekonomi antara kedua negara.

Perjanjian juga mencakup pengurangan hambatan tarif dan non-tarif, kemudahan perizinan impor, kerja sama di sektor teknologi, kesehatan, dan industri, serta penguatan rantai pasok antara Indonesia dan Amerika Serikat.

"Perjanjian ini membentuk Council of Trade and Investment sehingga seluruh persoalan investasi dan perdagangan antara Indonesia dan Amerika nanti akan dibahas dulu di forum tersebut apabila ada hal yang dianggap mengganggu neraca kedua negara," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun

Negosiasi Dagang Rampung, RI Siap Borong Produk Energi AS Senilai Rp235 Triliun

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:11 WIB

Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun

Perusahaan Indonesia dan AS Teken 11 Kesepakatan Bisnis Senilai Rp648 Triliun

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Loyo ke Rp16.894, Ketegangan Iran dan Spekulasi BI Rate Jadi Beban

Rupiah Loyo ke Rp16.894, Ketegangan Iran dan Spekulasi BI Rate Jadi Beban

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:47 WIB

Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:33 WIB

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:22 WIB

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:11 WIB

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB