Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Loyo ke Rp16.894, Ketegangan Iran dan Spekulasi BI Rate Jadi Beban

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42 WIB
Rupiah Loyo ke Rp16.894, Ketegangan Iran dan Spekulasi BI Rate Jadi Beban
Nilai tukar rupiah gagal mempertahankan posisinya dan berakhir melemah tipis pada perdagangan Kamis (19/2/2026). Foto Antara.
  • Rupiah melemah tipis 0,06% ke level Rp16.894 per dolar AS pada Kamis (19/2).
  • Tekanan berasal dari penguatan dolar AS dan ketidakpastian konflik AS-Iran.
  • Suku bunga BI ditahan, namun opsi pemangkasan ke depan hambat penguatan rupiah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah gagal mempertahankan posisinya dan berakhir melemah tipis pada perdagangan Kamis (19/2/2026). Sentimen global terkait konflik di Timur Tengah dan spekulasi kebijakan moneter domestik menjadi penahan laju mata uang Garuda.

Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup di level Rp16.894 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,06 persen atau merosot 10 poin dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp16.884 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) mematok posisi rupiah di angka Rp16.925 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebutkan bahwa keperkasaan greenback menjadi faktor utama yang menekan rupiah. Namun, langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas cukup membantu meredam kejatuhan yang lebih dalam.

"Rupiah melemah di tengah penguatan dolar AS, namun langkah BI yang menahan suku bunga berhasil membalikkan sebagian pelemahan," ujar Lukman kepada media.

Meski demikian, Lukman mewanti-wanti bahwa ruang bagi rupiah untuk rebound masih cukup sempit. Pasar mulai mencermati adanya opsi pemangkasan suku bunga oleh BI di masa mendatang. Selain itu, faktor geopolitik, khususnya eskalasi konflik antara AS dan Iran, terus menghantui pasar aset berisiko.

"Terlebih situasi yang tidak menentu di Iran tidak mendukung rupiah. Sehingga rupiah masih berpotensi melemah," tambahnya.

Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga terkapar di zona merah:

  • Dolar Taiwan: Anjlok paling dalam sebesar 0,41%.
  • Ringgit Malaysia: Melemah 0,31%.
  • Peso Filipina: Turun 0,25%.
  • Yen Jepang: Terkoreksi 0,12%.
  • Yuan China & Dolar Singapura: Masing-masing turun tipis 0,05% dan 0,02%.

Di sisi lain, Baht Thailand dan Won Korea Selatan tampil melawan arus dengan penguatan masing-masing sebesar 0,46% dan 0,11%. Di pasar global, Indeks Dolar AS (DXY) terpantau sedikit melandai ke level 97,62 dari posisi sebelumnya di 97,70.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:08 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.922

Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.922

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 09:31 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.282 Triliun, Ini Penjelasan BI

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.282 Triliun, Ini Penjelasan BI

Video | Rabu, 18 Februari 2026 | 22:20 WIB

Terkini

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:39 WIB

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:24 WIB

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:11 WIB

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB