Suara.com - Berikut adalah beberapa tips mengatur THR agar tidak cepat habis dan malah jadi investasi yang bermanfaat.
Lebaran menjadi salah satu momen yang ditunggu, terutama bagi pekerja. Sebab pada momen ini, mereka akan mendapatkan THR dari kantor atau perusahaan mereka
Banyaknya kebutuhan di Hari Raya membuat banyak orang waswas jika uang jatah THR akan digunakan untuk hal yang tidak bermanfaat.
Di bawah ini Suara.com telah merangkum beberapa tips agar anggaran THR tidak cepat habis dan digunakan untuk keperluan lain.
Tips Mengatur THR agar Tidak Cepat Habis
1. Buat Rencana Penggunaan THR Sejak Awal
Jangan tunggu uang masuk baru berpikir mau dipakai untuk apa. Sebelum THR cair, tentukan dulu alokasinya.
- Apa saja kebutuhan wajib menjelang Lebaran?
- Apakah ada cicilan atau tagihan yang harus dibereskan?
- Berapa yang ingin disimpan?
- Dengan memiliki gambaran jelas, kamu tidak mudah tergoda pengeluaran yang tidak direncanakan.
2. Pisahkan Kebutuhan dan Keinginan
- Buat daftar belanja wajib (sembako, kebutuhan keluarga, transportasi mudik).
- Tunda pembelian barang yang tidak mendesak.
- Hindari belanja impulsif hanya karena diskon.
- Ingat, fungsi utama THR adalah membantu kebutuhan hari raya, bukan memenuhi semua keinginan sekaligus.
3. Sisihkan untuk Zakat dan Sedekah di Awal
Agar tidak terpakai untuk hal lain, alokasikan dana zakat, infak, atau sedekah segera setelah THR diterima.

4. Batasi Anggaran Belanja Lebaran
Tidak ada aturan bahwa semua anggota keluarga harus membeli barang baru. Gunakan THR secara proporsional.
Beberapa strategi sederhana yang bisa Anda lakukan agar tidak kalap saat belanja baju dan kebutuhan lebaran lainnya adalah:
- Tentukan batas maksimal belanja.
- Manfaatkan pakaian atau barang yang masih layak.
- Fokus pada momen kebersamaan, bukan gengsi.
5. Sisihkan untuk Tabungan dan Dana Darurat
Salah satu kesalahan umum adalah menghabiskan THR tanpa menyisakan apa pun. Padahal Anda bisa menyisihkan THR menjadi dana darurat.