Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:01 WIB
Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Ilustrasi. Bertempat di Balai Desa Lajer, Kecamatan Ambal, sebanyak 37 pelaku UMKM sektor kerajinan digembleng dalam pelatihan intensif pembuatan produk inovatif berbahan pelepah pisang pada 16-17 Januari 2026. Foto ist.
  • Transformasi pelepah pisang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi di Kebumen.
  • Program Desa EMAS 2026 fokus pada pelatihan, akses pasar, dan inkubasi UMKM.
  • Pemberdayaan perempuan desa sebagai motor penggerak kemandirian ekonomi lokal.

Suara.com - Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 resmi bergulir di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Inisiatif yang dimotori oleh INOTEK Foundation dan Yayasan Indonesia Setara (YIS) ini membidik akselerasi ekonomi kerakyatan melalui hilirisasi potensi lokal.

Bertempat di Balai Desa Lajer, Kecamatan Ambal, sebanyak 37 pelaku UMKM sektor kerajinan digembleng dalam pelatihan intensif pembuatan produk inovatif berbahan pelepah pisang pada 16-17 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi gong pembuka rangkaian pendampingan ekonomi selama enam bulan ke depan.

Founder Yayasan Indonesia Setara, Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah menciptakan peluang pendapatan baru dengan memanfaatkan komoditas yang selama ini terabaikan.

"Harapannya dapat meningkatkan peluang pendapatan bagi masyarakat desa, khususnya Desa Lajer, Pagedangan, dan Sinungrejo," ujar Sandiaga dalam keterangannya, dikutip Sabtu (21/2/2026).

Sandiaga optimistis pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi desa. Menurutnya, intervensi berupa pelatihan dan pembukaan akses pasar adalah kunci agar produk kerajinan Kebumen mampu bersaing di skala nasional.

"Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, program ini dapat menjadi langkah signifikan menuju kemandirian ekonomi desa," tambahnya.

Senada dengan Sandiaga, Kepala Disperindag KUKM Kabupaten Kebumen, Haryono Wahyudi menyambut positif kolaborasi ini. Ia melihat Desa EMAS sangat relevan mengingat Kebumen memiliki 449 desa dengan potensi ekonomi yang besar namun belum tergarap maksimal.

"Kami siap memberikan dukungan penuh melalui kolaborasi dengan Dekranasda dan program inkubasi bisnis untuk sinkronisasi tujuan pemberdayaan ekonomi kerakyatan," tegas Haryono.

Di sisi lain, Ketua Dekranasda Kabupaten Kebumen, Nurjannah Zaeni Miftah menyoroti aspek ekonomi kreatif dan lingkungan. Melimpahnya pohon pisang di Kebumen menjadikan pelepah pisang sebagai bahan baku yang strategis untuk diolah menjadi produk bernilai jual tinggi.

"Program ini strategis untuk mengubah limbah menjadi produk bernilai jual. Selain menciptakan lapangan kerja baru, ini membantu ibu rumah tangga menjadi lebih berdaya secara finansial," pungkas Nurjannah.

Langkah ini diharapkan menjadi pilot project yang dapat direplikasi di desa-desa lain guna menekan angka pengangguran serta memperkuat struktur ekonomi daerah di Jawa Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun

Berulang Tahun, Data Tunggal DTSEN Genap 1 Tahun

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 19:56 WIB

Gegara Intervensi BI, Rupiah Berjaya di Jumat Sore ke Level Rp 16.888/USD

Gegara Intervensi BI, Rupiah Berjaya di Jumat Sore ke Level Rp 16.888/USD

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:13 WIB

BRI Optimistis 2026: 3 Program Dorong Kredit Produktif

BRI Optimistis 2026: 3 Program Dorong Kredit Produktif

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 12:12 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Rupiah Babak Belur ke Rp17.100, BI Siapkan Instrumen Operasi Moneter

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:46 WIB

Lowongan Kerja BRI Terbaru April 2026, Terbuka untuk Semua Jurusan

Lowongan Kerja BRI Terbaru April 2026, Terbuka untuk Semua Jurusan

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:38 WIB

Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

Ekspor Produk Perikanan Capai 6,27 Miliar Dolar AS di 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:36 WIB

Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG

Siapa PT Yasa Artha Trimanunggal? Pemenang Pengadaan Motor Trail Listrik MBG

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:26 WIB

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Dony Oskaria Bocorkan Skemanya

Restrukturisasi Utang Whoosh Rampung, Dony Oskaria Bocorkan Skemanya

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 18:11 WIB

Pengujian B50 di Alat Berat Sukses, Indonesia di Ambang Swasembada Energi

Pengujian B50 di Alat Berat Sukses, Indonesia di Ambang Swasembada Energi

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:58 WIB

Kemenhum Aktifkan Notifikasi Otomatis Perpanjangan Merek HKI Online

Kemenhum Aktifkan Notifikasi Otomatis Perpanjangan Merek HKI Online

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:50 WIB

Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?

Transaksi Kripto RI Anjlok, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:34 WIB

Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol

Ternyata Ini Biang Kerok Atap Terminal 3 Bisa Jebol

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:26 WIB

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Banyak Akses Infrastruktur, Kawasan Park Serpong Mulai Diburu Pelaku Usaha

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 17:22 WIB