Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.525,690
LQ45 644,593
Srikehati 313,693
JII 391,666
USD/IDR 17.685

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:13 WIB
Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan
Ilustrasi pasokan minyak mentah. [Pexels].
baca 10 detik
  • Harga minyak mentah dunia menguat tipis pada 7 Juli 2026 akibat meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
  • Produksi minyak UEA melonjak hingga mencapai level tertinggi sejak April 2020 pasca keluar dari kuota OPEC+.
  • Pasar kini memantau proyeksi permintaan global serta langkah Arab Saudi yang memangkas harga jual resmi minyaknya.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia merangkak naik pada awal perdagangan Selasa 7 Juli 2026. Meski demikian, penguatan ini cenderung terbatas karena para pelaku pasar mulai mengalihkan fokus mereka, dari meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah ke proyeksi lonjakan pasokan serta prospek permintaan global.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent menguat 28 sen atau 0,39 persen ke level 72,29 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI)*l naik 29 sen atau 0,26 persen menjadi 68,84 dolar AS per barel.

Pergerakan ini terjadi setelah harga minyak sempat anjlok pada hari Senin, kembali ke level sebelum konflik dengan Iran pecah.

Pemulihan jalur pasokan dinilai berhasil meredam premi risiko instan di pasar. Namun, para analis mengingatkan agar pasar tidak terlalu terlena dengan stabilitas gencatan senjata saat ini.

"Hubungan antara AS dan Iran yang kerap pasang-surut membuat pasar tetap waspada dan tidak sepenuhnya percaya pada stabilitas yang ada saat ini," ujar Tim Waterer, Kepala Analis Pasar di KCM Trade.

Sentimen ini diperkuat oleh pernyataan Presiden AS, Donald Trump, pada hari Senin. Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat hanya memiliki dua opsi, yakni mencapai kesepakatan baru dengan Iran atau "menyelesaikan tugas" mereka melalui tindakan militer.

Ancaman ini kembali mencuat seiring sikap defensif yang ditunjukkan Teheran pasca-pemakaman mantan Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei.

Saat ini, investor terus memantau dengan ketat jalannya negosiasi antara AS dan Iran terkait keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz, sembari mengawasi pemulihan ekspor minyak di kawasan Teluk.

Di sisi pasokan, produksi minyak mentah Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan melonjak di atas 3,8 juta barel per hari (bpd) pada bulan Juni. 

baca juga

Berdasarkan estimasi Reuters, angka ini merupakan yang tertinggi sejak April 2020 sekaligus melampaui level produksi sebelum perang Iran. Lonjakan ini terjadi setelah UEA memutuskan keluar dari kuota produksi OPEC+ pada Mei lalu.

Selain itu, aliansi OPEC+ (termasuk Rusia) baru saja menyepakati tambahan target produksi sebesar 188.000 bpd yang akan dimulai pada Agustus mendatang. 

Langkah ini melanjutkan tren peningkatan serupa yang sudah berjalan pada bulan Juni dan Juli.

Langkah agresif juga diambil oleh Arab Saudi. Melalui pernyataan resmi Saudi Aramco pada hari Senin, mereka memangkas Harga Jual Resmi (OSP) untuk minyak mentah andalannya, Arab Light, ke pasar Asia sebesar 11 dolar AS dari bulan sebelumnya. 

Harga tersebut kini berada di posisi 1,50 dolar AS per barel di bawah rata-rata Oman/Dubai, yang menandai penurunan harga bulanan tertajam dalam lebih dari dua dekade terakhir.

Dengan melimpahnya sentimen dari sisi hulu, arah pergerakan harga minyak selanjutnya akan sangat bergantung pada seberapa kuat pasar mampu menyerap pasokan tersebut.

Ilustrasi harga minyak. [Freepik]
Ilustrasi harga minyak. [Freepik]

"Kami akan mencermati tanda-tanda awal respons permintaan, khususnya dari China. Sebagian besar kabar positif dari sisi pasokan sudah diantisipasi oleh pasa, sehingga pergerakan harga minyak berikutnya akan ditentukan oleh apakah realitas fisik di lapangan mampu mengimbangi sentimen optimis yang beredar," pungkas Waterer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:56 WIB

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:36 WIB

Terkini

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×