Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 23 Februari 2026 | 12:56 WIB
Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar
Ilustrasi Kantor Bukalapak. [Blog Bukalapak]
  • Kreatif Media Karya, pengendali BUKA, menambah 4,49 miliar saham antara 19 hingga 20 Februari 2026.
  • Transaksi investasi jangka panjang ini membutuhkan dana total sekitar Rp674,34 miliar dengan harga Rp150 per saham.
  • Setelah penambahan, porsi kepemilikan Kreatif Media Karya di Bukalapak meningkat menjadi 44,91 persen dari sebelumnya.

Suara.com - Akumulasi saham kembali ditunjukkan oleh pengendali PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). Kreatif Media Karya dilaporkan baru saja menambah porsi kepemilikannya dengan menjaring sekitar 4.495.645.533 (4,49 miliar) lembar saham perusahaan teknologi tersebut.

Transaksi besar ini tercatat dilakukan secara bertahap pada periode 19 hingga 20 Februari 2026.

Terkini, harga saham BUKA pada Senin (23/2/2026) terpantau berada di kisaran Rp148, tidak bergerak jika dibandingkan dengan pembukaan pasar.

Dalam laporan keterbukaan informasi, transaksi penguatan modal ini dieksekusi pada harga Rp150 per saham. Dengan harga pelaksanaan tersebut, Kreatif Media Karya mengalokasikan dana investasi mencapai Rp674,34 miliar.

Manuver ini mempertegas posisi mereka sebagai pemegang saham pengendali yang terus mempertebal portofolionya di Bukalapak.

Kepemilikan Terbaru Pasca-Transaksi

Penambahan aset ini secara otomatis mengubah komposisi kepemilikan saham di dalam struktur perusahaan. Berikut adalah perbandingannya:

Sebelum Transaksi: Kreatif Media Karya menguasai 41,82 miliar lembar saham atau setara dengan porsi kepemilikan 40,55 persen.

Setelah Transaksi: Koleksi saham meningkat menjadi 56,32 miliar lembar. Porsi kepemilikan kini melonjak menjadi 44,91 persen, atau naik sekitar 4,36 persen.

Pihak manajemen Bukalapak menyatakan bahwa tujuan utama dari aksi borong saham oleh sang pengendali ini murni untuk kepentingan investasi jangka panjang.

Meski mendapatkan sentimen positif dari aksi beli sang pengendali, harga saham BUKA di lantai bursa terpantau belum menunjukkan taringnya.

Pada perdagangan Senin (23/2/2026) pagi, saham emiten teknologi ini bergerak stagnan di level Rp148 per saham.

Jika menilik ke belakang, performa saham Bukalapak memang tengah menghadapi tantangan berat. Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, pergerakan harganya lebih sering berada di zona merah.

Tercatat sejak 25 Agustus 2025 yang kala itu berada di posisi Rp183, harga saham BUKA telah menyusut sebanyak 35 poin atau mengalami koreksi sebesar 19,13 persen.


DISCLAIMER: Artikel ini disusun sebagai informasi berita terkait aksi korporasi emiten di Bursa Efek Indonesia per Februari 2026. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca. Pergerakan harga saham sangat dipengaruhi oleh mekanisme pasar dan kondisi ekonomi makro

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukber dan Unggahan Konten di Media Sosial: Silaturahmi atau Ajang FOMO?

Bukber dan Unggahan Konten di Media Sosial: Silaturahmi atau Ajang FOMO?

Your Say | Senin, 23 Februari 2026 | 10:01 WIB

Jadwal Salat Lima Waktu di Jakarta Hari Ini, Buka Puasanya Jam Berapa?

Jadwal Salat Lima Waktu di Jakarta Hari Ini, Buka Puasanya Jam Berapa?

Lifestyle | Senin, 23 Februari 2026 | 09:45 WIB

IHSG Melesat ke Level 8.300 pada Senin Pagi

IHSG Melesat ke Level 8.300 pada Senin Pagi

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 09:14 WIB

Ratusan Saham Masih Belum Penuhi Ambang Batas Free Float IHSG

Ratusan Saham Masih Belum Penuhi Ambang Batas Free Float IHSG

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 07:17 WIB

Buka Puasa dengan Buah Kematian

Buka Puasa dengan Buah Kematian

Your Say | Senin, 23 Februari 2026 | 06:17 WIB

Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin

Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok ke Level Terendah Imbas Sinyal Damai AS-Iran

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:16 WIB

Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu

Jeritan Orang Desa Saat Dolar Tembus Rp17.600, dari Dapur, Pasar, hingga Industri Tahu

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 08:02 WIB

Gaji ke-13 ASN 2026 Cair Mulai Juni: Cek Jadwal dan Daftar Penerimanya

Gaji ke-13 ASN 2026 Cair Mulai Juni: Cek Jadwal dan Daftar Penerimanya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 06:58 WIB

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB