Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Meloyo di Sesi Pertama Gegara Defisit APBN, 438 Saham Kebakaran

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2026 | 13:20 WIB
IHSG Meloyo di Sesi Pertama Gegara Defisit APBN, 438 Saham Kebakaran
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG melemah 21 poin (0,25 persen) menjadi 8.374 pada perdagangan Selasa, 24 Februari 2026 akibat sentimen kurang kondusif.
  • Tekanan eksternal berasal dari ancaman kenaikan tarif global oleh Presiden AS serta kebijakan suku bunga Tiongkok yang bertahan.
  • Data domestik menunjukkan defisit APBN Januari 2026 mencapai Rp 54,6 triliun, mencerminkan akselerasi belanja awal tahun pemerintah.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meloyo pada sesi pertama perdagangan, Selasa, 24 Februari 2026. IHSG melemah 21 poin atau turun 0,25 persen ke level 8.374.

Berdasarkan riset Day Break Review Pilarmas Investindo Sekuritas, tekanan terhadap indeks datang dari kombinasi sentimen eksternal dan domestik yang kurang kondusif.

Dari eksternal, bursa Asia bergerak variatif di tengah meningkatnya ketidakpastian perdagangan Amerika Serikat (AS). Pernyataan Presiden AS Donald Trump kembali memicu volatilitas pasar setelah mengancam akan menaikkan tarif global dari 10 persen menjadi 15 persen.

Langkah tersebut disebut sebagai respons atas putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan tarif darurat sebelumnya. Trump juga memperingatkan bahwa negara-negara yang mencoba keluar dari kesepakatan perdagangan baru dengan AS bisa menghadapi bea masuk yang lebih tinggi dari sebelumnya.

IHSG ditutup melemah 94,42 poin atau 1,21 persen ke posisi 7.736,07 pada penutupan perdagangan Senin (1/9/2025). [Antara]
IHSG ditutup melemah 94,42 poin atau 1,21 persen ke posisi 7.736,07 pada penutupan perdagangan Senin (1/9/2025). [Antara]

Di sisi lain, dari Tiongkok, People's Bank of China (PBOC) memutuskan mempertahankan suku bunga Loan Prime Rate (LPR) tenor satu tahun di 3,0 persen dan lima tahun di 3,5 persen. Kebijakan ini dinilai mencerminkan sikap hati-hati otoritas dalam menyeimbangkan dukungan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan.

Sementara dari dalam negeri, pasar merespons data defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Januari 2026. Menteri Keuangan melaporkan APBN mengalami defisit Rp 54,6 triliun atau sekitar 0,21 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) per 31 Januari 2026.

Belanja negara tercatat sebesar Rp 227,3 triliun atau 5,9 persen dari pagu APBN, sedangkan pendapatan negara mencapai Rp 172,7 triliun. Dalam jangka pendek, defisit ini dipandang sebagai strategi akselerasi belanja pemerintah di awal tahun guna mendorong konsumsi dan investasi publik demi menopang pertumbuhan ekonomi kuartal I.

Namun, dalam jangka panjang, pasar tetap mencermati potensi risiko fiskal apabila tekanan terhadap APBN tidak dikelola dengan optimal. Pelebaran defisit di atas target berpotensi meningkatkan risiko terhadap stabilitas fiskal nasional.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 27,25 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 12,66 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,83 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 251 saham bergerak naik, sedangkan 438 saham mengalami penurunan, dan 269 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, AIMS, SKBM, MEGA, TFAS, XPSG, YELO, PPRE, DIVA, KIOS, LPKR, SOFA, MGLV.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, INDS, XISC, APLI, HILL, CANI, XIFE, RMKO, ASLI, KOCI, XIPB, KSIX, PART.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Lanjutkan Tren Positif pada Selasa Pagi, Melesat ke Level 8.400

IHSG Lanjutkan Tren Positif pada Selasa Pagi, Melesat ke Level 8.400

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:16 WIB

Siapa Pengemplang Pajak Rp2,6 M yang Sahammya Diblokir Purbaya?

Siapa Pengemplang Pajak Rp2,6 M yang Sahammya Diblokir Purbaya?

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 09:04 WIB

7 Fakta Menarik Perusahaan IPO Saham Februari 2026

7 Fakta Menarik Perusahaan IPO Saham Februari 2026

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:30 WIB

Terkini

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:02 WIB

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:01 WIB