Impor Cacah Pakaian dari AS Dibuka, Mendag: Bukan untuk Thrifting

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:50 WIB
Impor Cacah Pakaian dari AS Dibuka, Mendag: Bukan untuk Thrifting
Menteri Perdagangan Budi Susanto (Tengah). [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Mendag Budi Santoso menjamin pakaian impor cacahan dari AS tidak akan beredar sebagai pakaian bekas di dalam negeri.
  • Pemerintah menggunakan Laporan Surveyor (LS) sebagai mekanisme pengawasan utama sebelum barang baku industri tiba di Indonesia.
  • Impor ini sesuai kesepakatan ART, yaitu hanya mengizinkan pakaian yang sudah dihancurkan untuk bahan baku daur ulang.

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso menyatakan cacahan pakaian impor dari Amerika Serikat (AS) tidak akan beredar kembali di dalam negeri.

Pemerintah, kata dia, memastikan barang yang masuk benar-benar berupa bahan baku industri dan diawasi ketat sebelum tiba di Indonesia.

Hal itu disampaikan Budi merespons kekhawatiran pelaku usaha terkait impor tekstil cacahan yang dikhawatirkan akan dijual ulang sebagai pakaian bekas.

"Kan gini, kan sebelum impor kan ada LS-nya, Laporan Surveyor. Jadi dipastikan barangnya memang barang untuk bahan baku industri,” ujar Budi di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Gudang penyimpanan pakaian impor bekas di kawasan Pulogebang, Jakarta, Senin (1/8).
Gudang penyimpanan pakaian impor bekas di kawasan Pulogebang, Jakarta, Senin (1/8).

Ia menjelaskan, mekanisme Laporan Surveyor (LS) menjadi instrumen pengawasan utama untuk memastikan kesesuaian barang impor dengan ketentuan. Dengan adanya LS, pemerintah dapat memverifikasi spesifikasi barang sebelum masuk ke dalam negeri.

"Jadi dipastikan nggak ada masalah. Karena sebelum ke sini ada LS, ya. Laporan Surveyor selama ini kan ada. Ya," kata dia.

Diketahui, Indonesia resmi membuka keran impor pakaian bekas yang telah dihancurkan (shredded worn clothing/SWC) asal Amerika Serikat.

Kebijakan itu merupakan bagian dari kesepakatan dalam Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington DC pada 19 Februari 2026.

Pemerintah menegaskan kebijakan tersebut bukan legalisasi impor pakaian bekas utuh. Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menyatakan SWC adalah pakaian yang telah dihancurkan dan hanya dapat digunakan sebagai bahan baku industri daur ulang.

baca juga

Mendag memastikan komoditas tersebut tidak memiliki nilai ekonomi sebagai pakaian siap pakai dan tidak akan merembes ke pasar thrifting. Industri dalam negeri juga disebut telah disiapkan untuk menampung seluruh impor SWC sebagai bahan baku produksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Narasi Swasembada Pangan di Balik Bayang-Bayang Impor Beras Amerika

Narasi Swasembada Pangan di Balik Bayang-Bayang Impor Beras Amerika

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:51 WIB

Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI

Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 09:21 WIB

Toko Perhiasan Impor Kadali Pemerintah Lewat 'Barang Spanyol', Negara Tekor Triliunan Rupiah

Toko Perhiasan Impor Kadali Pemerintah Lewat 'Barang Spanyol', Negara Tekor Triliunan Rupiah

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 13:11 WIB

Terkini

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:52 WIB

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×