Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BBRI Segera Lunasi Green Bond Rp879,43 Miliar, Dana Sudah Siap

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:09 WIB
BBRI Segera Lunasi Green Bond Rp879,43 Miliar, Dana Sudah Siap
Gedung Bank BRI. (Dok: BRI)
  • PT BRI telah mencadangkan dana Rp879,43 miliar untuk melunasi Green Bond Seri B yang jatuh tempo pada 20 Maret 2026.
  • Sumber dana pelunasan obligasi tersebut kini ditempatkan pada Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) milik perseroan.
  • Pembayaran utang ini diyakini tidak akan berdampak negatif signifikan terhadap likuiditas operasional BRI secara keseluruhan.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menegaskan kesiapannya untuk melunasi kewajiban keuangan yang akan segera jatuh tempo.

Emiten perbankan plat merah ini telah mencadangkan dana sebesar Rp879,43 miliar guna membayar pokok Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2024 Seri B, atau yang lebih dikenal sebagai Green Bond.

Kewajiban tersebut dijadwalkan jatuh tempo pada 20 Maret 2026. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen memastikan bahwa proses pelunasan ini telah direncanakan dengan matang tanpa mengganggu stabilitas keuangan perusahaan.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa sumber dana untuk pembayaran pokok obligasi tersebut sudah tersedia.

Saat ini, dana tersebut diposisikan pada High Quality Liquid Asset (HQLA) atau aset likuid berkualitas tinggi milik perseroan.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kewajiban kepada pemegang mandat Green Bond dapat dipenuhi tepat waktu.

Dhanny juga menegaskan bahwa pembayaran utang ini tidak akan memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kondisi likuiditas maupun keberlangsungan operasional BRI secara keseluruhan.

Sebagai informasi tambahan, instrumen surat utang ini merupakan bagian dari penawaran umum yang dilakukan pada Maret 2024 dengan total nilai emisi mencapai Rp2,5 triliun.

Saat diterbitkan, obligasi ini berhasil mengantongi peringkat tertinggi idAAA dari Pefindo, yang menunjukkan kemampuan sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang.

Pada saat itu, BRI menawarkan tiga pilihan seri kepada investor dengan rincian sebagai berikut:

Seri A: Senilai Rp1,237 triliun dengan kupon 6,15% per tahun (telah jatuh tempo dalam periode 370 hari).

Seri B: Senilai Rp879,43 miliar dengan bunga 6,25% per tahun dan tenor dua tahun (yang akan jatuh tempo Maret 2026).

Seri C: Senilai Rp382,9 miliar dengan bunga 6,25% per tahun dan masa jatuh tempo tiga tahun setelah penerbitan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Main di GBLA, Federico Barba Pastikan Persib Bandung Siap Pertahankan Tren Positif

Main di GBLA, Federico Barba Pastikan Persib Bandung Siap Pertahankan Tren Positif

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:50 WIB

Harga Saham BULL Tertekan saat Emiten Gencar Ekspansi

Harga Saham BULL Tertekan saat Emiten Gencar Ekspansi

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:41 WIB

IHSG Sesi 1 Terkoreksi ke Level 8.255: BUMI Laris Manis, INDS Anjlok Paling Parah

IHSG Sesi 1 Terkoreksi ke Level 8.255: BUMI Laris Manis, INDS Anjlok Paling Parah

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:23 WIB

Daftar Lokasi Tukar Uang di Bank BRI Jateng Mitra BI, Cek Jadwal Penukarannya

Daftar Lokasi Tukar Uang di Bank BRI Jateng Mitra BI, Cek Jadwal Penukarannya

Lifestyle | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22 WIB

Hadapi Madura United, Federico Barba Tegaskan Mentalitas Persib Bandung

Hadapi Madura United, Federico Barba Tegaskan Mentalitas Persib Bandung

Bola | Kamis, 26 Februari 2026 | 12:49 WIB

Trading Saham Global Kini Bisa 24 Jam Nonstop

Trading Saham Global Kini Bisa 24 Jam Nonstop

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:30 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB