Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Iran Tutup Pelayaran Selat Hormuz, Pasokan Minyak Mentah Bisa Terganggu

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:47 WIB
Iran Tutup Pelayaran Selat Hormuz, Pasokan Minyak Mentah Bisa Terganggu
Pasukan Garda Nasional Iran dilaporkan telah menutup akses di Selat Hormuz, jalur ekspor minyak dunia yang sangat penting tidak saja bagi negara-negara penghasil minyak sepert Arab Saudi, Qatar dan Iran tetapi juga bagi negara industri seperti China, Korsel dan Jepang. [Google Maps]
  • Iran menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan gabungan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel, menghentikan pelayaran strategis.
  • Penutupan tersebut menyebabkan kapal tanker menumpuk di dekat pelabuhan seperti Fujairah karena transmisi radio Garda Revolusi Iran melarang melintas.
  • Jalur vital energi dunia ini dilalui 20 persen pasokan minyak global, memicu peringatan navigasi dari AS dan imbauan Yunani.

Suara.com - Iran dilaporkan menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan gabungan yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Penutupan jalur pelayaran strategis tersebut memicu penghentian sementara pengiriman minyak mentah, bahan bakar, dan gas alam cair (LNG) oleh sejumlah pemilik kapal tanker, perusahaan energi besar, serta rumah dagang global.

Salah satu sumber Reuters menyebutkan, negara dengan Ibu Kota Teheran itu telah menghentikan aktivits pelayaran di perairan tersebut.

"Kapal-kapal kami akan tetap berada di posisi selama beberapa hari,” ujar seorang eksekutif senior di salah satu meja perdagangan minyak utama dikutip Reuters, Minggu (1/3/2026).

Kapal tanker minyak melewati selat hormuz (Reuters/Hamad I Mohammed)
Kapal tanker minyak melewati selat hormuz (Reuters/Hamad I Mohammed)

Citra satelit dari pelacak kapal tanker menunjukkan sejumlah kapal menumpuk di dekat pelabuhan-pelabuhan besar, termasuk Fujairah di Uni Emirat Arab, dan tidak bergerak melintasi Selat Hormuz.

Seorang pejabat dari misi angkatan laut Uni Eropa, Aspides, mengatakan beberapa kapal di kawasan tersebut menerima transmisi radio VHF dari Garda Revolusi Iran yang menyatakan bahwa tidak ada kapal yang diizinkan melintasi Selat Hormuz.

Sementara itu, Angkatan Laut Inggris menyatakan bahwa perintah Iran tidak memiliki kekuatan hukum internasional dan menyarankan kapal-kapal untuk tetap melintas dengan kewaspadaan tinggi.

Asosiasi tanker internasional INTERTANKO menyebut Angkatan Laut AS telah memperingatkan risiko navigasi di seluruh kawasan Teluk Persia, Teluk Oman, Laut Arab Utara, hingga Selat Hormuz, dengan memberi tanda tak ada jaminan keselamatan pelayaran.

Kementerian Pelayaran Yunani juga mengeluarkan imbauan kepada kapal-kapal berbendera Yunani untuk menghindari wilayah Teluk Persia, Teluk Oman, dan Selat Hormuz, menurut dokumen penasihat yang dilihat Reuters.

Untuk diketaui, Selat Hormuz merupakan jalur vital energi dunia. Sekitar 20 persen pasokan minyak global dari produsen utama seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Irak, Kuwait, dan Iran melintasi perairan sempit tersebut. Selain itu, volume besar LNG dari Qatar juga dikirim melalui jalur yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan

Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 11:36 WIB

Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri

Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 11:25 WIB

Heboh Perang AS - Israel vs Iran Dikaitkan dengan Hadis Dajjal, Angka 70 Ribu Jadi Sorotan

Heboh Perang AS - Israel vs Iran Dikaitkan dengan Hadis Dajjal, Angka 70 Ribu Jadi Sorotan

Entertainment | Minggu, 01 Maret 2026 | 11:08 WIB

Terkini

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:59 WIB

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan

Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:52 WIB

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:45 WIB

Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman

Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:44 WIB

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:41 WIB

Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI

Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:29 WIB

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:28 WIB

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:05 WIB